
Setelah sampai di lantai dua Kasih langsung mendekati tamunya "Maaf ya Tante, nek Kasih tidak bisa menemani dan sudah merepotkan nenek dan Tante." Ucap Kasih merasa tidak enak.
"Tidak apa-apa nenek tidak repot, malah nenek senang kalau anak-anak ke rumah jadi lebih rame, nanti kalau kamu sibuk telepon nenek saja biar kami menjemput anak-anak. Kalau disini Kasihan apalagi Sarti pasti kewalahan menjaga mereka berdua." Ucap nenek Murni.
Dara yang sedang sibuk bermain dengan om gantengnya melihat mamanya sudah ada di sana segera berlari " Mama...." Teriak Dara.
"Anak mama yang cantik, tadi tidak nakalkan di rumah nenek?" Tanya kasih sambil memeluk putrinya itu.
"Dara gak nakal kok ma, tadi di rumah nenek asyik sekali. Dara main sama Kakek dan om ganteng." Aduh bocah itu.
Kasih yang tidak menyadari kehadiran Arkan di sana mengernyitkan keningnya " Om ganteng?" Tanya Kasih masih bingung.
Dara menganggukkan kepalanya " Om ganteng mengajak Dara berenang di kolam renang nenek ma, om ganteng baik bangat kata om ganteng kalau Dara datang ke sana lagi Dara akan di ajak om ganteng berenang lagi ma." Ucap Dara menceritakan kepada mamanya.
"Om ganteng siapa nak?" Tanya Kasih sekali lagi.
__ADS_1
"Itu ma, ganteng kan?" Tunjuk Dara ke arah Arkan.
Kasih langsung mengikuti arah jari putrinya dan melihat seorang laki-laki yang sedang duduk salah tingkah karena Dara menyebutnya om ganteng.
Sedangkan yang lain tersenyum melihat Arkan yan salah tingkah. Mama Risma yang mengetahui kebingungan Kasih dengan kehadiran Arkan segera memperkenalkan putranya kepada Kasih.
Kasih dan Arkan berjabat tangan dan saling berkenalan.
"Kas, tadi tante bawa makanan untuk kita makan sama-sama jadi kamu gak perlu masak lagi." Ucap mama Risma memberi tahu.
Setelah selesai dengan makan malam dan berbincang sebentar barulah keluarga Arkan berpamitan.
"Namanya juga cewek ya cantiklah ma, kalau ganteng bahaya itu." Jawab Arkan.
"Ditanya serius malah becanda, Kasih tipe kamu gak?" tanya Mama Risma kepo.
__ADS_1
"Gak, tipe aku hanya ada pada Rena ma." Jawab Arkan.
"Arkan kamu harus move on dong dari Rena, kasihan yang akan jadi istri kamu nanti yang harus menahan cemburu kepada orang yang sudah tidak ada, kamu harus bisa belajar mencintai istri kamu nanti " Tutur mama Risma.
"Sudah, sudah, jangan ribut lagi. Arkan nenek mau tanya sama kamu sekali lagi, kamu mau kalau Kasih jadi istri kamu dan bisa menerima kedua anaknya, menyayangi dan memperlakukan mereka seperti anak kandung. Jika nanti kamu memiliki anak dengan Kasih berjanjilah jangan pernah membeda-bedakan mereka." tanya nenek Murni.
"Arkan janji nek." Ucap Arkan.
"Ya sudah, nanti kalau Kasih sudah selesai masa Iddahnya kita bicarakan pelan-pelan, kamu juga usaha dong dekatin Kasih. Jangan dingin kayak kulkas." Tutur nenek Murni.
...*****...
Hari terus berganti hari, Minggu berganti Minggu, bulan berganti bulan kini usia baby Ardy sudah memasuki 7 bulan, kehidupan Kasih mulai membaik begitu juga dengan usaha toko kuenya yang semakin sukses.
Seperti hari ini Kasih harus menyiapkan Snack untuk perusahan Arkan yang sedang mengadakan acara, Kasih juga terpaksa ikut mengantarkan Snack tersebut, padahal ia sangat malas ke sana.
__ADS_1
Kasih tahu dia akan bertemu dengan Mantan suami dan pelakor itu .
Jangan lupa like, komentar, vote dan hadiahnya. Agar author lebih semangat dan rajin up-nya. terimakasih teman-teman.