
Raka terkejut dan bertanya-tanya ada apa bosnya itu memanggilnya.
"Pak Arkan memanggil aku, ada urusan apa fit?" Tanya Raka penasaran.
"Ya, mana aku tahu. Aku hanya menyampaikan pesan, kemarin-kemarin waktu kamu cuti pak Arkan mencari kamu. Apa kamu buat masalah atau kesalahan?" Tanya Fitri pura-pura tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Aku gak buat kesalahan kok." Jawab Raka.
"Jangan-jangan ini berhubungan dengan kasus perselingkuhan kamu lagi. Aduh Raka Raka, kenapa sih kamu gak ada kapok-kapoknya. Dulu kamu di grebek Kasih sekarang istri pelakormu itu yang menangkap basah kamu dengan wanita lain. Apasih yang kamu cari, apa kamu tidak pernah puas dengan satu wanita. Kalau kamu mencari yang lebih cantik, gak akan ada habis-habisnya. Kemana Raka yang dulu sangat mencintai keluarganya, kamu banyak berubah. Sekarang aku gak kenal lagi sama kamu Raka. Kamu pasti akan menyesal Raka, bertaubatlah sebelum terlambat. " Ucap Fitri yang kesal dengan rekannya itu.
__ADS_1
Raka kini sedang berhadapan dengan Arkan dan Rendy, melihat raut wajah Arkan sepertinya akan terjadi sesuatu yang buruk.
"Permisi pak, Fitri menyuruh saya menghadap sama pak Arkan. Apa ada kerjaan saya yang kurang bagus pak?" Tanya Raka memberanikan diri.
" Lihat....saya tidak menyangka bahwa kamu tega menggelapkan uang perusahaan. Saya mengangkat kamu jadi manager keuangan karena selama kamu bekerja prestasi kamu bagus, tapi saya tidak menyangka kamu berbuat curang. Apa gaji yang saya beri masih kurang?" Arkan melemparkan bukti-bukti penggelapan uang yang di lakukan Raka.
Raka terkejut dan takut, ia tidak menyangka kalau perbuatannya itu di ketahui Arkan. Raka hanya tertunduk dan diam saja, mau membela diri juga tidak akan berguna, karena adanya bukti-bukti yang di miliki Arkan.
"Enak saja kamu, setelah membuat rugi perusahaan saya kamu berkata seperti itu. Aku tidak akan percaya dengan pengkhianat sepertimu." Ucap Arkan dengan emosi.
__ADS_1
"Saya janji pak, saya akan mengembalikan uangnya tapi beri saya waktu. Saya menyesal pak, saya khilaf. Saya mohon jangan bawa kasus ini ke meja hijau. Ampuni saya pak.
Arkan sebenarnya sangat ingin menjebloskan laki-laki di hadapannya itu, tapi di lain pihak ia berpikir jika Raka di penjara, kasihan dengan Dara dan Ardy karena ayah kandungnya akan menjadi mantan narapidana, Arkan tidak ingin kedua anak sambungnya itu cacat di mata teman-temannya nanti yang bisa berakibat membuat keduanya tidak percaya diri atau di bully. Lagi pula uang yang di gelapkan Raka tidak sampai merugikan perusahaannya dan jumlahnya juga tidak terlalu besar. Arkan juga teringat dengan jasa Raka yang mendonorkan darahnya untuk Kasih, karena jika saat itu Raka tidak mendonorkan darahnya, Arkan tidak tahu apa yang terjadi dengan Kasih karena golongan darah sang istri sangat langkah.
"Baik saya tidak akan membawa kasus ini ke pengadilan tapi sebagai sanksinya saya akan memberhentikan kamu secara tidak hormat. Saya tidak ingin memperkerjakan orang yang tidak bisa di percaya seperti kamu. Mulai hari ini kamu tidak perlu lagi bekerja di sini, kamu saya berhentikan secara tidak hormat." Tutur Arkan.
Bagi Arkan ini sudah cukup sebagai hukuman untuk Raka, karena dengan di berhentikan secara tidak hormat, Raka akan sangat sulit bekerja di perusahaan lain, karena perusahaan Arkan adalah perusahaan besar.
Jika seseorang berhenti dari perusahaannya karena di berhentikan tidak hormat itu berarti orang tersebut melakukan kesalahan fatal.
__ADS_1
"Jangan di hujat ya teman-teman karena Raka tidak di penjara, tenang saja Sheila kan sudah melaporkan Raka dengan tuduhan perselingkuhan, Arkan tidak memenjarakan Raka karena memikirkan nasib anak-anak sambungnya dan balas Budi juga.
Jangan lupa like, komentar vote dan hadiahnya ya teman-teman.