Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 111 "Azab pasangan selingkuh"


__ADS_3

Raka yang semakin emosi mendengar ucapan bosnya itu hanya dapat menahan emosinya, ingin rasanya ia menonjok wajah bosnya itu, tapi apalah daya kalau itu terjadi dapat di pastikan dia akan menjadi pengangguran. Dengan tersenyum palsu Raka menjabat dan memberi ucapan selamat kepada bosnya itu, setelah itu berganti memberi selamat kepada mantan istrinya itu " Semoga kamu bahagia dengan pernikahan kamu ini, jangan lupa kebahagian anak-anak yang paling utama, kalau tidak aku akan mengambil mereka." Ancam Raka.


"Kamu seharusnya bercermin dulu sebelum menuduh orang, siapa di sini yang menghancurkan kebahagiaan anak-anak, bukannya kamu yang melakukan itu. Kamu yang membuat mereka kehilangan sosok ayah dan istri kamu itu yang membuat putrimu membencimu. Jadi jangan mengajariku tentang membahagiakan anak karena aku tahu apa yang terbaik untuk anak-anakku." Balas Kasih tak kalah menohok.


Arkan yang melihat istrinya tersulut emosi segera merangkul pinggang Kasih, menunjukkan bahwa sekarang ialah yang jadi pemilik wanita itu "Pak Raka tenang saja tidak usah khawatir, jangan terlalu memikirkan tentang anak-anak karena saya sudah menggantikan posisi anda, dan saya pastikan anak-anak akan lebih bahagia dan mendapat banyak cinta dan kasih sayang sehingga dia lupa terhadap rasa sakit yang ayah kandungnya torehkan. Lebih baik sekarang pak Raka khawatirkan istri baru bapak itu, yang kini sedang mengincar salah satu laki-laki kaya di sini." Tambah Arkan melihat ke arah di mana Sheila sedang berbincang dengan seorang laki-laki.

__ADS_1


Raka dan Kasih serentak mengikuti arah pandang Arkan dan terkejut melihat istrinya itu sedang asik tertawa dan terlihat akrab dengan pria itu. Raka langsung pergi dari pelaminan dan mendatangi istrinya itu, dengan emosi laki-laki itu menarik tangan Sheila keluar dari ruangan itu, Raka bahkan tidak mendengar umpatan yang Sheila katakan karena sudah mempermalukannya di acara tersebut.


"Mas kamu apa-apaan sih, main kasar gini. Aku malu dengan kelakuan kamu tadi." Ucap Sheila memeriksa pergelangan tangannya yang sudah memerah karena di genggam Raka terlalu kuat.


"Bukannya Sadar tapi malah marah-marah, ngapain kamu sok akrab dengan pria tadi ? Apa dia sedang kamu incar, dasar wanita murahan." umpat Raka yang semakin emosi.

__ADS_1


Raka yang bertambah emosi dengan ejekan abangnya itu langsung menyuruh Sheila masuk ke dalam mobil, lelaki itu sudah tidak mood menghadiri pesta pernikahan mantan istrinya "Masuk" bentak Raka kepada istrinya.


"Aku gak mau, aku masih ingin disini." tolak Sheila.


Berani kamu "Plaak...." suara tamparan itu sangat keras mendarat di pipi Sheila

__ADS_1


Jangan lupa like, komentar, vote dan hadiahnya agar author lebih semangat dan rajin up-nya terimakasih teman-teman.


__ADS_2