Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 68 "Kehancuran hati Kasih"


__ADS_3

Seminggu telah berlalu, semenjak kejadian Anton yang menyindir Raka di kantor. Raka sudah tidak pernah datang ke apartemen Sheila apalagi peringatan yang diberikan oleh istrinya membuat nyalinya menciut.


Sedangkan Sheila selalu uring-uringan dengan sikap Raka yang terkesan menjaga jarak dengannya , Mereka hanya berkomunikasi melalui ponsel itupun hanya bertukar pesan, karena Raka tidak leluasa menggunakan ponselnya ketika di rumah.


Kasih selalu berada di samping Raka, bahkan pernah sekali Raka ketahuan sedang menghubungi Sheila tapi untung Raka bisa mengelak, tak tahan dengan keadaan seperti itu Sheila segera masuk ke dalam ruangan Raka tak lupa ia membawa beberapa berkas yang di jadikan alasan menemui atasannya itu.


"Mas aku gak bisa begini terus, aku tidak bisa menahan rindu. kenapa kamu tidak mau lagi datang ke apartemen ku mas, aku sangat merindukanmu." rengek Sheila yang sudah duduk di pangkuan Raka.


"Shei kamu harus ngerti dong dengan posisi aku, semua orang sudah curiga sama kita apalagi Abang aku sudah tahu tempat tinggal kamu, akan bahaya kalau aku nekat datang ke apartemen kamu. Cari mati itu namanya shei." Tutur Raka.


"Jadi gimana dong honey, aku sudah sangat merindukan kamu, bagaimana kalau kita ke hotel saja." Usul Sheila.

__ADS_1


Setelah Raka berpikir tidak ada salahnya mengikuti ide Sheila, lagi pula ia sudah tidak tahan untuk tidak menyentuh wanita di depannya itu.


"Baiklah kita ke hotel saja, Kapan kita ke hotel? Aku sudah tidak tahan untuk bercinta dengan kamu honey." Rayu Raka yang sudah mulai mengendus leher Sheila.


Mendapat sinyal dari Raka membuat hasrat Sheila naik, dan mulai mendekatkan bibirnya ke bibir Raka, ketika bibir mereka sudah hampir bersentuhan tiba-tiba pintu ruangan Raka di ketuk membuat keduanya buru- buru bersikap layaknya atasan dan bawahan. bahkan Raka pura-pura memarahi Sheila.


Setelah mendengar Raka mempersilahkannya masuk. Nadia berjalan menghampiri Sheila dan Raka.


"Saya hanya ingin memberikan berkas yang bapak suruh saya kerjakan." Ucap Nadia.


"Ya sudah, letakkan di meja ini dan kembalilah ke meja kerjamu dan kamu juga Sheila kerjakan kembali berkas ini jangan sampai salah lagi." Suruh raka agar Nadia tidak curiga.

__ADS_1


*


*


Kini Kasih sedang berada di rumahnya nenek Murni, mereka sedang berkumpul membicarakan tentang bukti yang sudah ada di tangan papa Arman.


"Kamu sudah melihatnya nak, suamimu memang benar berselingkuh, om sudah membantu kamu mengumpulkan bukti dan sekarang kami menyerahkan semua kepadamu, keputusan ada di tangan kamu nak." Tutur papa Arman.


"Kamu yang sabar sayang, kamu harus kuat nenek yakin kamu pasti melewati cobaan ini." Ucap nenek Murni menenangkan Kasih yang sudah terisak.


Hati perempuan mana yang kuat melihat bukti perselingkuhan suaminya, mulai dari video suami dan selingkuhannya berada di minimarket sedang membeli kondo*, di tambah bukti video cctv hotel yang menunjukkan Raka dan Sheila berjalan dengan mesra menuju kedalam satu kamar. Raka memang sudah menyiapkan semuanya bahkan Raka cek in di hotel atas nama Sheila agar tidak mudah di lacak. tapi Tuhan memang baik mempermudah Kasih dalam mengungkap perselingkuhan suaminya.

__ADS_1


"Kamu seharusnya bersyukur nak, karena Tuhan masih sayang sama kamu, makanya dia memperlihatkan kebusukan suamimu dengan cepat dari pada kamu tahu ini setelah bertahun-tahun, jadi kamu tidak perlu menangisi pria seperti itu." Ucap mama Risma yang ikut menenangkan Kasih.


__ADS_2