
Semuanya sibuk dengan tugas masing-masing, papa Arman bertugas mengawasi renovasi kamar anaknya sedangkan mama Risma dan nenek Murni sedang sibuk memilih apa yang mereka butuhkan untuk mengisi kamar anak dan menantunya, bahkan kdua wanita itu menyuruh pegawai toko memperlihatkan model keluaran terbaru yang mereka miliki. Bayu hanya menghela napasnya karena sedari tadi ia sudah bosan mengikuti kedua wanita itu.
"Bayu kita pergi ke mall dulu, ada beberapa yang barang yang belum Tante beli." Ucap mama Risma.
Bayu hanya pasrah mengikuti kemauan tantenya itu dalam hati Bayu berjanji "Cukup kali ini aku mau menemani wanita berbelanja, rasanya kakiku sudah mau patah tapi belum selesai juga, apa mereka tidak lelah? padahal umur Tante dan nenek lebih tua dari aku."
Setelah selesai memarkirkan mobil, Bayu berlari mengejar kedua wanita itu agar tidak ketinggalan. Mama Risma da nenek Murni sangat bersemangat keluar masuk toko mencari apa yang mereka cari, jika kedua wanita itu menyunggingkan senyumnya berbeda dengan Bayu yang menampilkan wajah cemberutnya. Bagaimana tidak cemberut ia sudah lelah mengikuti kedua wanita itu keluar masuk toko dan lebih parahnya ialah di jadikan kedua wanita itu sebagai jasa angkat barang.
Kedua tangan Bayu menenteng belanjaan yang sudah di beli kedua wanita yang berbeda usia itu, Sedangkan mama Risma dan nenek Murni berjalan dengan Anggun tanpa ada rasa bersalah kepada lelaki tampan itu.
__ADS_1
"Tunggu sebentar, kita harus masuk ke toko ini." Ajak mama Risma ketika ketiganya melewati toko yang menjual perlengkapan wanita.
Mata Bayu membola melihat isi toko tersebut, lelaki itu sangat malu karena yang di pajang di dalam toko itu hanya barang yang berbau wanita mulai dari berbagai model pakaian dalam dan jangan lupa baju lingerie seksi yang dapat meruntuhkan imannya seorang lelaki.
"Tante, nenek sepertinya Bayu tunggu di sana saja ya, soalnya Bayu sudah haus sekali." Tunjuk Bayu ke arah Cafe yang ada di depan toko itu.
Kedua wanita itu menyetujuinya dan pergi memasuki toko dengan tidak sabarnya, sementara Bayu langsung melangkahkan kakinya ke dalam cafe dan berniat menunggu Tante dan neneknya di sana. Wajah Bayu yang tadi sudah loyo kini bersinar kembali setelah ia meminum minuman dingin yang ia pesan.
"Sepertinya sudah cukup ma, Aku takut kalau kita borong semuanya, Kasih tidak akan bisa berjalan akibat ulah Arkan." Ucap mama Risma , membuat keduanya tertawa.
__ADS_1
Setelah mendapat semua yang mereka mau barulah kedua wanita itu menghampiri Bayu yang sedang Asyik dengan ponselnya.
"Bayu ayo kita pulang, masih banyak pekerjaan yang harus kita bantu di rumah, Kasian ommu di sana." Ajak nenek Murni.
Sesampai di rumah ketiganya langsung menghampiri papa Arman yang sibuk mengawasi para pekerja, sampai-sampai papa Arman tidak menyadari kedatangan mereka.
"Sudah selesai man?" Tanya nenek Murni yang membuat lelaki itu terkejut.
"Astaga ibu, Arman kaget Bu. Kalian sudah pulang, apa semuanya sudah di beli?" tanya papa Arman.
__ADS_1
"Sudah pa, sebentar lagi pasti mereka akan sampai mengantar barang-barang yang sudah kita beli."
Jangan lupa like, komentar, vote, dan, hadiahnya, agar author lebih semangat dan rajin up-nya terimakasih atas.