
"Sheila" Ucap Raka.
Laki-laki itu terkejut dengan kehadiran istrinya, seperti dejavu ini adalah kedua kalinya ia tertangkap basah oleh istrinya. Jika dulu Kasih sekarang Sheila yang memergokinya.
Sheila menatap pakaian yang berserakan di lantai, sudah dipastikan Raka dan perempuan itu sudah selesai melakukan perbuatan tidak senonoh. Sprei yang berantakan menambah bukti perbuatan bejat suaminya.
Dengan langkah cepat Sheila mendekati laki-laki yang berstatus suaminya itu. Wanita itu tidak peduli dengan larangan wanita yang sedari tadi mencoba menghentikannya. Bak seperti orang kesetanan dengan mudahnya Sheila mendorong Anggun agar tidak menghalanginya.
Plak....plak....
Terdengar suara nyaring tamparan Sheila di kedua pipi laki-laki yang dicintainya itu.
"Apa ini kelakuanmu selama ini di belakangku? Apa perempuan murahan ini yang membuatmu berubah mas? Dasar laki-laki brengsek, aku sedang mengandung anakmu, tapi kamu asyik bermain dengan ****** ini." Teriak Sheila memukuli Raka dengan membabi buta.
__ADS_1
"Aku sudah katakan, kita sudah tidak cocok. Aku ingin bercerai tapi kamu selalu menolak." Teriak Raka tak mau kalah.
"Ayah macam apa kamu. Apa kamu tidak memikirkan nasib anak yang ada dalam perutku, dengan mudahnya kamu membuangku setelah apa yang telah ku korbankan. Aku bahkan rela menerima semua cacian dari orang-orang dengan sebutan pelakor asalkan bisa bersamamu. Tapi hanya karena wanita sialan ini kamu mencampakkan aku dan anakmu." Sheila sangat murka atas pengkhianatan suaminya itu.
Anggun yang tidak tahan mendengar mulut pedas dari istri partner ranjangnya itu menjawab ucapan Sheila.
"Jaga mulut dan sikapmu, kamu sedang berada di dalam apartemenku. Aku bisa melaporkan dirimu atas perbuatan tidak menyenangkan." Ancam Anggun dengan wajah angkuhnya.
Sheila kini mendekati wanita yang menjadi penyebab rumah tangganya hancur. Sheila bahkan mencekik leher Anggun.
Mendengar ancaman Sheila membuat Raka dan Anggun Takut. Raka mendekati Sheila agar melepaskan Anggun yang nampak kesakitan.
"Sheila hentikan, kamu bisa membunuhnya." Raka berusaha melepaskan tangan Sheila dari leher Anggun.
__ADS_1
"Aku akan melepaskan wanita ini jika kamu mengurungkan niat untuk menceraikan aku dan tinggalkan wanita murahan ini." Ucap Sheila sembari menekan lebih kuat leher Anggun.
"Aku tidak bisa Sheila, Aku tidak mencintaimu. Selama ini yang aku rasakan kepadamu bukanlah cinta melainkan nafsu dan rasa bosan dengan rumah tanggaku dulu. Hubungan kita sudah salah dari awal dan menyakiti banyak orang. Jika dipaksakan baik aku dan kamu tidak akan bahagia, mengertilah shei." Bujuk Raka.
"Aku tidak peduli, yang aku inginkan hanya bersamamu. Kamu tidak bisa menyingkirkan ku begitu saja, setelah nama baikku rusak hanya demi bisa bersamamu." Sheila semakin marah mendengar pengakuan suaminya.
Sheila semakin kuat mencekik leher Anggun, hingga wanita itu sulit untuk bernapas.
"Dasar wanita gila" maki Raka.
Kali ini Raka berhasil menjauhkan Sheila dari Anggun. ."Anggun memegangi lehernya yang masih terasa sakit.
"Dasar wanita gila, kamu pantas mendapatkan semua ini. Karena kamu juga merebut Raka dari mantan istrinya. Kamu mencuri suami orang. Kamu pelakor, lalu apa bedanya kamu dan aku, kamu juga murahan jadi jangan sok suci, ini adalah karma untukmu." Ejek Anggun.
__ADS_1
Mau lanjut?
Silahkan like, komentar, vote dan hadiahnya agar author lebih semangat.Terima Kasih.