
Mendengar ucapan Dokter tersebut membuat Arkan merasakan bahagia dan takut. Bahagia karena akhirnya ia akan memberikan penerus keluarga yang selalu di impikan oleh keluarganya, bahagia karena sebentar lagi ia akan menjadi ayah dari darah dagingnya sendiri, tapi di saat bersamaan lelaki itu juga merasakan takut dan gamang akan keselamatan sang istri.
Kasih meneteskan air matanya dikala sang Dokter memberitahu di dalam rahimnya kini sedang tumbuh buah cintanya dan sang suami. Rasa bahagia menyeruak di dalam hati wanita itu, karena sebentar lagi ia akan memberikan keturunan yang di impikan oleh keluarga suaminya.
"Ya Allah, tolong lindungi hamba dan janin yang ada di dalam kandungan hamba. Berikan hamba dan janin ini kesehatan sampai hamba bisa melahirkannya ke dunia ini dengan selamat. Permudah hamba selama mengandung buah hati hamba kali ini ya Allah." Kasih berdoa dalam hati, sesungguhnya ia juga sedikit takut dengan kehamilannya kali ini. Tetapi rasa bahagianya lebih besar daripada rasa takutnya, sehingga wanita itu yakin kalau ia bisa melahirkan bayinya dengan sehat dan selamat.
Setelah USG selesai, Arkan dan Kasih kini kembali duduk di hadapan Dokter kandungan itu. Keduanya menanyakan seputar kehamilan , Keduanya sangat antusias terlebih Arkan. Walau ini bukan anak pertamanya tapi baru kali ini Arkan ikut melakukan kontrol kandungan karena dulu ketika Rena mengandung anaknya, Arkan hanya sesekali ikut karena jadwal pekerjaannya yang padat.
Ketika ia sedang menemani Rena untuk memeriksa kandungan, lelaki itu tidak banyak bertanya karena pada waktu itu kehamilan Rena baik dan kandungannya kuat, tidak seperti sekarang, kasih masih berisiko jika mengandung sebelum usia Ardy dua tahun.
__ADS_1
Membuat Arkan mencecar Dokter tersebut dengan berbagai pertanyaan, memastikan kalau istrinya akan aman ketika mengandung buah cinta mereka.
"Seperti yang saya katakan tadi, kandungan ibu sudah empat Minggu. Kondisinya sejauh ini baik dan sehat. Janinnya juga kuat jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan ya Bu." Ucap Dokter tersebut menjelaskan.
"Apa kehamilan istri saya kali ini aman Dokter, karena istri saya sebelumnya melahirkan dengan cara operasi Caesar dan belum genap dua tahun. Saya tidak ingin keselamatan istri saya terancam karena saya tidak ingin istri saya kenapa-kenapa Dokter?" Tanya Arkan yang masih kwartir dengan keselamatan istrinya.
"Memang sebaiknya hamil setelah melakukan operasi Caesar harus berjarak 18-24 bulan ya pak, karena di khawatirkan luka jahitannya belum sembuh total, ketika nanti rahim semakin membesar ditakutkan terjadi robekan pada bekas jahitan. tapi karena ibu Kasih sudah positif hamil tidak apa-apa, asal ibu Kasih rajin periksa kandungannya, dan menjaga asupan gizi. Ibu Kasih juga tidak boleh terlalu capek ,jangan mengangkat yang berat dan harus istirahat cukup. Ini kehamilan ke berapa ya Bu?" tanya Dokter tersebut.
"Apa ketika anak pertama lahirannya Caesar juga?" Tanya Dokter kembali.
__ADS_1
Kali ini Arkan diam, membiarkan istrinya yang menjawab pertanyaan tersebut, karena dia tidak pernah bertanya apa Dara lahirnya normal atau Caesar.
"Anak pertama saya normal Dok, anak kedua baru Caesar Dokter." Jawab Kasih.
"Usia anak kedua sekarang berapa?"
"Satu tahun dua bulan Dokter." Kali ini Arkan yang menjawab.
"Oh, kalau begitu jika ibu Kasih menginginkan persalinan normal nanti itu sudah bisa karena baru sekali melakukan operasi Caesar, dan jaraknya ketika nanti saat melahirkan sudah lebih dari 18 bulan. Tapi jika nanti ada masalah atau hal-hal yang tidak terduga terpaksa harus Caesar lagi ya Bu." Tutur Dokter.
__ADS_1
Jangan pelit like, komentar, vote dan hadiahnya biar author up lagi, kadang author jadi gak semangat karena sepi jadi gak semangat mau up.