Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 215 " Mengikuti "


__ADS_3

Dokter Keluar dari ruangan dimana Kasih sedang di tangani, melihat Dokter keluar membuat Arkan menghampirinya.


"Bagaimana keadaan istri dan kandungannya dok?" Tanya Arkan penasaran.


"Pasian baik-baik saja, kandungannya juga baik, jatuh di awal kehamilan tidak cenderung menyebabkan keguguran selama cideranya tidak parah. Selama trimester pertama kehamilan, dinding rahim yang tebal dan tulang panggul akan melindungi janin dengan baik dari cedera, volume cairan ketuban yang melimpah akan melindungi janin dari cedera dan mungkin ketika pasien terjatuh tidak terlalu kuat sehingga tidak membahayakan janin. Pasien juga tidak mengalami pendarahan, kami juga sudah memeriksa seluruhnya dengan menggunakan USG untuk mengetahui apakah janin baik-baik saja. Jadi bapak tidak perlu khawatir karena kondisi ibu dan janin baik-baik saja. Hanya perlu istirahat beberapa hari saja." Tutur Dokter tersebut.


...*****...


Sheila mengikuti Raka, wanita itu menggunakan taksi karena takut ketahuan kalau ia memakai mobilnya. Beruntung tadi ada taksi menurunkan penumpang di apartemennya sehingga ia tidak kehilangan jejak suaminya.


"Pak ikuti mobil yang ada di depan kita ya, jangan sampai kita kehilangannya." Ucap Sheila kepada sopir taksi.


"Baik Bu." Jawab sopir tersebut.


Sheila terus mengikuti suaminya hingga ia melihat mobil Raka masuk ke dalam sebuah apartemen mewah.

__ADS_1


"Inikan daerah apartemen om Dodi, ngapain mas Raka ke sini?" Ucap Sheila, karena setahu Sheila Raka tidak mempunyai teman di daerah itu. Tidak mungkin Raka berkunjung ke rumah omnya, karena Raka tidak terlalu dekat dengan omnya walau om Sheila termasuk mempunyai jabatan tinggi di perusahaan mereka.


Mobil Sheila di berhentikan oleh pihak keamanan apartemen karena apartemen tersebut tidak bisa di masuki sembarang orang.


"Ibu ingin bertemu siapa?" Tanya pihak keamanan.


"Saya ingin bertemu dengan om saya yang bernama pak Dodi." Jawab Sheila.


Pihak keamanan langsung menghubungi keluarga omnya menanyakan apa benar mereka mengenal Sheila, setelah mendapat jawabannya barulah Sheila di perbolehkan masuk.


"Deg....."


Sheila mematung menyaksikan suaminya berciuman dengan mesra dengan seorang perempuan yang berpakaian seksi. Sheila terbakar emosi, hatinya terasa sakit melihat apa yang di lakukan suaminya.


"Oh.... Jadi seperti ini kelakuanmu di belakangku mas, jangan harap aku akan membiarkan seorang benalu hidup dalam rumah tangga kita. Ternyata ini yang membuatmu berubah, dasar sialan. Lihat saja aku akan membasmi wanita itu." Guman Sheila dengan wajahnya yang sudah memerah.

__ADS_1


Sheila mondar mandir tidak jauh dari unit apartemen yang dimasuki Raka, Sudah hampir setengah jam ia berdiri memikirkan bagaimana caranya bisa masuk ke dalam.


Ditengah kebingungannya tiba-tiba ponselnya berbunyi yang ternyata panggilan dari omnya.


"Ya om ada apa?" Tanya Sheila.


"Kamu dimana dari tadi om dan Tante sudah menunggumu. Pihak keamanan bilang kamu datang berkunjung. Kenapa sampai sekarang kamu belum sampai ke apartemen om?" Tanya pak Dodi.


"Maaf om, Sheila lupa mengabari tiba-tiba tadi suami Sheila telepon menyuruh Sheila segera pulang karena mertua Sheila datang berkunjung ke apartemen Sheila on. Maaf ya om Sheila lupa mengabari om." Bohong Sheila.


Setelah selesai berbicara dengan omnya Sheila melihat pengantar makanan online menuju unit apartemen dimana suaminya berada.


Mau lanjut lagi ?


Jangan lupa like komentar vote dan hadiahnya agar author lebih semangat dan rajin up-nya terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2