
Setelah kepergian Raka, Kasih hanya duduk termenung di kamarnya. Ada rasa yang aneh melepas kepergian suaminya kali ini, hati Kasih tidak tenang ia merasa suaminya sedang menyembunyikan sesuatu.
Kasih yang sibuk dengan pikirannya sendiri tiba-tiba terganggu dengan suara ketukan pintu kamarnya.
"Siapa?" tanya Kasih.
"Sarti mba, di luar ada tamu mba." Ucap Sarti memberitahukan majikannya.
"Tunggu sebentar Sar, sebentar lagi aku keluar." Teriak Kasih dari dalam kamarnya.
Mendengar Jawaban majikannya Sarti segera meninggalkan pintu kamar Kasih, ia melangkah ke dapur untuk mempersiapkan minuman untuk tamu majikannya itu.
Setelah merapikan sedikit penampilannya Kasih bergegas keluar kamar, ia tidak mau tamunya menunggu terlalu lama.
Apalagi ia penasaran siapa yang datang menemuinya padahal ia tidak ada janji hari ini dengan siapapun.
Ketika sampai di ruang tamu Kasih terkejut dengan kedatangan nenek Murni dan seorang wanita paruh baya yang masih kelihatan cantik dan modis.
__ADS_1
"Nenek apa kabar? Kenapa nenek tidak mengabari Kasih kalau mau mampir ke sini?" Tanya Kasih sembari mencium tangan nenek Murni.
"Nenek mau buat kamu kaget saja, habis nenek kesepian. Makanya nenek datang kesini bersama menantu nenek. Nenek mau mengajak Kalian jalan-jalan. Kalian mau kan, kamu tidak sibukkan sayang? kenalkan ini menantu nenek." ucap nenek Murni.
"Kenalkan Tante saya Kasih" ucap Kasih menjulurkan tangannya untuk bersalaman dengan mama Risma.
Kemudian mama Risma dengan senang hati menjabat tangan Kasih dan memperkenalkan namanya.
"Tapi Dara hari ini ulang tahun nek, aku sudah janji membawanya ke kebun binatang." Jawab Kasi jujur.
"Mama kita pergi ke kebun binatangnya lain kali saja, hari ini turun hujan, nanti kita basah kena hujan mama." Ucap Dara
"Dara bagaimana kalau kita jalan-jalannya ke Mall saja dengan nenek nanti kita pergi ke tempat bermain anak di sana dara bisa main sepuasnya. Kalau di mall kita tidak akan kehujanan sayang." Ucap nenek Murni mulai membujuk Dara.
Tanpa pikir panjang Dara mengiyakan ajakan nenek Murni tersebut.
"Ok nenek, kapan kita pergi nek? ucap Dara antusias.
__ADS_1
"Sekarang sayang, kamu sama mama kamu siap-siap sekarang." Suruh nenek Murni.
...*****...
Sesampai di mall mereka langsung mencari tempat makan yang ada tempat bermain anak.
Sehingga mereka tetap bisa bersantai menikmati makanan sedangkan Dara anteng karena sudah berada di tempat favoritnya.
Tak terasa mereka sudah satu jam berada di tempat makan tersebut, Nenek murni dan mama Risma sangat menikmati waktu mereka dengan Kasih. Apalagi mama Risma yang semakin nyaman bersama Kasih memang benar apa yang di katakan mertuanya bahwa Kasih adalah sosok yang sangat ideal untuk di jadikan mantu, tapi sayang Kasih sudah jadi istri orang.
Ketika sedang asyik bercerita tiba-tiba mata Kasih melihat seseorang yang ia kenal.
"Itukan bang Anton kok bisa disini apa dia gak jadi ikut ke Surabaya?" tanya Kasih dalam hati.
Melihat Kasih yang menatap seseorang dengan kening yang berkerut membuat mama Risma bertanya.
"Kenapa kamu menatap pria yang ada di sana nak, apa kamu mengenalnya?" tanya mama Risma penasaran
__ADS_1