
Sesampai di apartemennya, Sheila turun dari mobil Raka dan kemudian menawarkan pria itu untuk mampir. Tapi langsung di tolak oleh Raka karena dia sudah terlambat pulang.
"Terima Kasih ya mas, sudah mau mengajari aku dan mengantar aku pulang." Ucap Sheila.
"Sudah tugas saya sebagai atasan kamu untuk mengajari kamu bila ada yang tidak kamu pahami shei." Ucap Raka.
"Mas gak mampir dulu?" tawar Sheila.
" Gak usah Shei, lain kali saja. Mas sudah terlambat nih, kasihan mba mu sendirian di rumah sakit." Jawab Raka.
"Ya udah, lain kali mampir ya mas. Kalau gitu hati-hati di jalan mas." ucap Sheila.
Setelah itu Raka langsung meninggalkan apartemen Sheila, dia mengemudikan mobilnya dengan tenang sampai terdengar suara dering ponselnya.
"Mas, kok lama sih baliknya. kata mama mas udah balik kok sampai 2 jam gini belum nyampe. Memang mas dari mana, mas udah gak ingat ya sama aku. Aku sendirian Lo mas disini, mama udah pulang setelah tadi nelpon kamu. Kata mama kamu bentar lagi nyampe,sampe sekarang gak nongol." Ucap Kasih sambil terisak.
Mendengar istrinya yang menangis membuat Raka merasa bersalah, memang dia yang salah sampai lupa waktu. Tadi setelah mamanya menelpon, dia berkata akan pulang tapi karena keasyikan ngobrol dengan Sheila dia bablas sampe 2 jam.
__ADS_1
"Maafin mas sayang, tadi ada pertemuan dengan client makanya mas pulang terlambat" Ucap Raka berbohong.
Kalau dia jujur terlambat karena keasyikan ngobrol dengan Sheila, bisa-bisa Kasih ngambek, makanya dia memilih untuk berbohong.
"Ya udah, sebagai permintaan maaf mas kepada istri tercinta mas, kamu pengen di beliin apa? biar mas sekalian mas beliin." Rayu Raka.
"aku pengen mie ayam mas sama batagor mas" ucap Kasih.
" Ok, mas belikan tapi bumil mas yang paling cantik sedunia jangan ngambek ya. sebentar lagi mas sampai sayang." Ucap Raka.
"Baiklah mas" jawab Kasih.
Sedangkan Sheila yang sedang dalam mood yang baik, melangkahkan kaki ke unitnya.
sesampai di apartemennya dia langsung bergegas ke dalam kamar dan membuka bajunya.
Sheila ingin segera berendam air hangat untuk menghilangkan penat di badannya.
__ADS_1
Setelah setengah jam berendam dia segera membersihkan tubuhnya, kemudian bergegas memakai pakaian tidurnya. Di depan meja riasnya kini Sheila sedang duduk sambil mengaplikasikan skincare rutinnya, kemudian dia mengambil ponselnya berniat mengirimkan pesan kepada Raka.
"Malam mas, apa mas sudah sampai?" tanya Sheila.
Raka yang sudah sampai di rumah sakit berjalan kearah ruangan istrinya sambil menenteng pesanan Kasih, kemudian terdengar suara ponselnya tanda ada pesan masuk. Raka membuka pesan tersebut yang ternyata dari Sheila.
"Malam juga Sheila, ini mas sudah sampai." Balas Raka.
"baiklah kalau begitu mas, mas jangan lupa makan dan jangan telat tidurnya." Tulis Sheila sok perhatian.
"Ok shei" balas Raka singkat.
Setelah itu Raka langsung memasukkan ponselnya ke saku celananya, dan melanjutkan langkahnya ke ruangan sang istri.
Sesampai di ruangan istrinya dia melihat Kasih sudah tertidur, Raka langsung meletakkan pesanan kasih di meja kemudian bergegas masuk kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah selesai mandi dan berganti baju barulah Raka berniat untuk membangunkan istrinya.
Raka memberikan ciuman di kening Kasih, tapi wanita itu tidak terusik ,kemudian Raka melanjutkan aksinya dengan mencium bibir sang istri.
__ADS_1
Jangan lupa like dan Comentnya teman-teman, supaya author semangat up-nya