Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 139 "Gelisah galau mereka"


__ADS_3

Tidak terasa sudah seminggu setelah perdebatan terakhir sepasang suami istri itu, tapi hubungan mereka masih belum membaik. Arkan sudah berusaha untuk membangun komunikasi dengan sang istri tapi Kasih masih tetap pada pendiriannya. Wanita itu tidak mau baikan selama Arkan belum bisa melupakan masa lalunya dan Kasih memberi peringatan jika Arkan tidak bisa melupakan masa lalunya dalam waktu dua Minggu, maka Kasih akan mengajukan gugatan ke pengadilan.


Peringatan sang istri membuat Arkan semakin ketakutan dan pusing, belum lagi pekerjaan di kantor menumpuk membuat lelaki itu harus pintar mengatur waktu, agar semuanya tidak bertambah kacau.


Sedangkan Bayu dan Kasih sudah semakin akrab dengan Kasih, sesuai dengan skenario yang sudah di rencanakan keluarga Arkan. Bahkan hari ini Kasih di jemput oleh Bayu di toko kue dan mereka berencana ingin berbelanja di supermarket karena mama Risma mengatakan dia tidak bisa pergi belanja dengan alasan tidak mau meninggalkan nenek Murni yang sedang sakit.


Sore itu Arkan pulang ke rumah lebih cepat dari biasanya, maksud hati ingin membujuk sang istri sampai di rumah dia malah mendapat kabar dari sang mama kalau istrinya belum pulang, Arkan kembali melangkahkan kaki keluar ingin menjemput istrinya ke toko kue.


"Kamu mau kemana?" Tanya mama Risma yang melihat anaknya keluar rumah.

__ADS_1


"Menjemput Kasih ma." Jawab Arkan.


"Tidak perlu, mama sudah menyuruh Bayu untuk menjemput istrimu." Ucap mama Risma memberitahu Arkan.


Arkan seperti tersambar petir Kala mendengar ucapan mama Risma, bagaimana tidak panik saat mengetahui istrinya di jemput oleh Bayu yang jelas-jelas mengatakan akan mengantikan dirinya jika tak mampu membahagiakan Kasih.


"Ma, kenapa membiarkan bayu yang menjemput istriku, biasanya ada pak sopir yang selalu menjemput Kasih, kenapa sekarang jadi Bayu?" Tanya Arkan yang kesal terhadap mamanya.


Setelah mendengar perkataan sang mama, Arkan kembali memasuki rumah dan langsung memasuki kamarnya. Lelaki itu akan membersihkan diri dan beristirahat sembari menunggu kedatangan istrinya.

__ADS_1


...*****...


Sedangkan di supermarket Bayu dan Kasih sedang sibuk mencari barang yang tertulis di kertas yang di berikan mama Risma.


Setelah selesai berbelanja Bayu mengajak Kasih untuk makan malam di luar karena Bayu sudah mendapat pesan dari mama Risma agar mengulur kepulangan mereka agar Arkan semakin gusar dan tidak tenang. Bayu tidak hanya berdua saja tapi ada baby Ardi dan mba Sarti yang ikut bersama mereka sehingga Kasih menerima ajakan makan malam Bayu. Wanita itu berpikir tidak apa-apa makan malam dengan Bayu terlebih Arkan juga tidak akan marah karena tidak ada cinta untuknya, lagi pula mereka tidak berdua saja.


Arkan juga jam segini pasti sedang di kantor, Lelaki yang kini menjadi suaminya itu bisa di hitung jari pulang tepat waktu ke rumah karena Arkan selalu beralasan lembur jika Kasih bertanya.


Jika Kasih sedang menikmati makan malam di resto mewah dengan sajian yang memanjakan lidah, tapi di dalam sebuah kamar, kini seorang laki-laki sedang sibuk mondar-mandir seperti setrikaan karena sudah lama menunggu tapi yang di tunggu hingga kini belum menampakkan batang hidungnya, sehingga membuat Arkan gelisah galau merana.

__ADS_1


Jangan lupa like, komentar, vote, dan, hadiahnya agar author lebih semangat dan rajin up-nya terimakasih teman-teman.


__ADS_2