Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 214 "Pembalasan Arkan"


__ADS_3

Kasih kini sedang di periksa oleh Dokter, Arkan dan Rendy menunggu di luar, Rendy duduk di kursi tunggu sedang Arkan hanya mondar mandir tidak jelas di depannya.


"Bos duduk dulu, apa bos tidak lelah dari tadi mondar mandir seperti setrikaan, saya pusing melihatnya bos." Tegur Rendy, entah keberanian dari mana lelaki itu berani menegur atasannya.


Mendapat teguran dari asistennya, Arkan memberi tatapan tajam menandakan ia tidak suka dengan ucapan asistennya itu.


"Kamu tidak tahu rasanya, karena yang ada di dalam sana bukan istrimu. Kamu tahu ren, istriku terjatuh akibat di dorong oleh wanita ****** itu. Aku tidak akan memberi ampun kepada-nya. Lihat saja aku akan membalasnya, sudah cukup aku berbalik hati kepadanya. Dia masih bisa bekerja di perusahaan karena aku tidak menyangkut pautkan masalah pribadi dalam pekerjaan, selama dia dapat bekerja dengan baik tidak Masalah. Tapi dia seperti lupa daratan, aku harus menyadarkannya dimana posisi yang pantas untuknya." Tutur Arkan, laki-laki itu kembali emosi mengingat apa yang terjadi kepada istrinya.


"Maksud bos?" Tanya Rendy yang memang belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


"Kamu ingat karyawan kita yang bernama Sheila dari divisi keuangan, istri Raka manager keuangan kita. Kamu tahu kalau Raka adalah mantan suaminya Kasih, dan kamu juga tahu kalau penyebab mereka bercerai adalah karena Raka yang berselingkuh dengan Sheila. Wanita sialan itu berani menyentuh istriku hanya karena cemburu. Ternyata Raka masih belum move on dari istriku. Rendy masukkan laporan ke kantor polisi atas tuduhan penganiayaan dan pencemaran nama baik, jangan lupa ambil bukti cctv kantor sebagai bukti, kita juga akan melakukan visum terhadap istriku nanti. Hubungi segera pengacara keluargaku. Aku ingin wanita itu segera membayar apa yang sudah ia lakukan kepada istriku." Suruh Arkan.


"Baik bos" Ucap Rendy.


Kemudian keduanya kembali diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing, jika Arkan sibuk memikirkan nasib istri dan anaknya berbeda dengan Rendy yang tidak menyangka Sheila punya nyali menyentuh istri seorang Arkan.


...*****...


"Dasar wanita gila, terserah kamu mau mendengar aku atau tidak. Dengar ya Sheila, aku sudah mengingatkanmu agar jangan macam-macam dengan Kasih karena itu sama saja kamu membuat hidupmu menderita. Jika kamu masih keras kepala. terima akibatnya." Ucap Raka memperingati istrinya sekali lagi.

__ADS_1


"Aku bersumpah akan membuat wanita itu menderita, aku tidak akan puas sebelum melihatnya menangis." Ucap Sheila dengan sinis.


"Dasar gila." Ucap Raka.


Tiba-tiba ponsel Raka berbunyi "Iya sebentar lagi aku ke sana, ada sedikit urusan tadi." Jawab Raka. Setelah mematikan panggilan tersebut Raka segera keluar dari dalam apartemen tersebut karena sudah tidak tahan menghadapi Sheila. Lagi pula ia sudah berjanji akan bertemu Anggun. Seperti biasa ia butuh wanita itu untuk melampiaskan hasratnya, dan tentu saja Anggun menyetujuinya, karena ia sudah candu dengan permainan laki-laki itu.


Sheila yang curiga segera mengambil tasnya dan mengikuti Raka. Sheila ingin mengetahui kemana saja suaminya pergi selama ini.


Jangan lupa like komentar vote dan hadiahnya agar author up lagi

__ADS_1


__ADS_2