Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 167 "Mawar merah"


__ADS_3

Setelah mendapatkan pesanan istrinya Arkan dan Rendy singgah di sebuah cafe untuk memesan kopi untuk di bawa ke rumah sakit sesuai saran Arkan tadi, walau sedikit kesal Rendy hanya mematuhinya dari pada gajinya di potong bos edannya itu, lebih baik menurut dan sedikit memuji bosnya itu agar dapat bonus bulan ini begitulah kira-kira isi otak Rendy.


"Sudah semuanya bos, apa ada lagi yang ingin di beli?" Tanya Rendy sebelum ia menjalankan mobil kembali.


Mendengar pertanyaan asistennya itu membuat Arkan berpikir dan muncullah ide di dalan otaknya untuk membuat Kasih semakin klepek-klepek kepadanya.


"Singgah sebentar di toko bunga, aku ingin memberikan istriku bunga." Ucap Arkan dengan enteng.


Sesuai perintah kini Rendy sedang memarkirkan mobil di depan toko bunga dan membiarkan Arkan memasuki toko tersebut sedangkan ia menunggu di mobil sembari meminum kopi yang tadi mereka beli.


"Selamat sore pak, ada yang bisa saya bantu?" Tanya pemilik toko bunga tersebut.

__ADS_1


"Sore mbak, saya ingin membeli bunga tapi tidak tahu bunga yang mana." Ucap Arkan yang bingung melihat banyaknya jenis bunga.


"Boleh saya bantu, bapak ingin memberi bunga untuk siapa?" tanya pemilik toko itu dengan ramah.


"Untuk istri saya mbak. Saya ingin dia tahu saya sangat mencintainya." Jawab Arkan sembari tersenyum memikirkan istrinya itu.


Setelah mengetahui untuk siapa bunga itu di berikan, sang pemilik toko menawarkan bunga mawar merah kepada Arkan.


"Bagaimana kalau bapak memberi mawar merah saja untuk istri bapak." Saran pemilik toko tersebut.


Dengan sabar pemilik toko memberitahu arti bunga mawar merah tersebut kepada Arkan.

__ADS_1


"Bunga mawar merah merupakan simbol dari keromantisan. Kemudian bunga mawar merah pun lebih dikenal atau populer dibanding dengan bunga mawar warna lainnya. Warna merah adalah simbol dari keberanian dan keinginan kuat untuk menjaga pasangannya. Biasanya orang yang ingin mengungkapkan perasaan sayang dan cinta kepada pasangan akan menggunakan rangkaian bunga mawar merah untuk menyatakan rasa cintanya." Tutur pemilik toko menjelaskan.


"Oke, saya pesan ini saja mbak, buatlah secantik mungkin agar istri saya bahagia." Pesan Arkan kepada pemilik toko.


Arkan keluar dari toko bunga tersebut dengan wajah bahagia, lelaki itu memegang buket bunga mawar yang sudah di rangkai dengan indah. Dengan cepat ia memasuki mobil tersebut dan menyuruh asistennya menjalankan mobil.


"Sudah selesai, apa bosku yang bucin ini ingin membeli perhiasan atau barang-barang branded kegemaran perempuan mungkin!" Seru Rendy.


"Tidak usah, ini saja sudah cukup."


"Katanya ingin membuat istrinya bahagia, masa cuma di kasih sate Padang dan seikat bunga mawar doang. Malu bos uang banyak tapi gak mau beliin istri ini itu. Oh iya aku lupa wanita pasti suka dengan bunga apalagi bunga bank" ucap Rendy tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"Istriku berbeda ren, dia tidak seperti wanita lain yang sibuk dengan perhiasan dan barang-barang branded. Kamu tidak usah mengajariku, bukannya aku tidak ingin memberikan Kasih semua itu, nanti setelah Kasih sehat aku akan mengajaknya langsung untuk berbelanja, dia bebas memilih apa yang ia inginkan, bukannya uangku juga uang istriku." Ucap Arkan yang di angguki Rendy.


Jangan lupa like, komentar, vote, dan hadiahnya agar author banyak up


__ADS_2