Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
bab 96 "Kedatangan keluarga Arkan"


__ADS_3

"Jangan nakal ya nak, nurut dan jangan jauh-jauh dari paman dan bibimu." ucap Kasih kepada Dara.


Pagi tadi mantan Kakak ipar Kasih datang untuk menjemput keponakannya itu untuk membawa Dara jalan-jalan.


Karena bertepatan hari ini adalah hari Minggu makanya mereka sekalian mengajak Dara untuk bermain, Dini dan Rian tahu kalau keponakannya itu jarang jalan-jalan karena kesibukan Kasih. Mereka juga tidak menyalahkan Kasih karena wanita itu kerja keras untuk menghidupi kedua keponakannya, tadinya Kasih juga ingin ikut bersama mereka tapi tiba-tiba Kasih mendapat kabar kalau ada yang ingin bertamu di rumahnya.


"Mba aku titip Dara ya, maaf bangat gak bisa ikut." Ucap Kasih.


"Gak apa-apa dek, kamu gak usah khawatir kami akan menjaga keponakan kami yang paling cantik ini." Jawab Dini.


"Ya sudah kami berangkat dulu ya Kas, nanti sore Abang balikin Dara." Ucap Rian.


Mereka segera menaiki mobil dan berlalu dari kediaman Kasih.


Rian dan Dini berniat membawa Dara dan anak-anak mereka ke salah satu mall, di sana sudah pasti anak-anak akan betah karena banyak tempat bermain anak, selain itu Dini dan Rian ingin membelikan Dara dan baby Ardy baju dan mainan.

__ADS_1


Walaupun Kasih sudah bercerai dengan adiknya tapi hubungan mereka dengan Kasih masih baik bahkan tidak berubah sedikitpun, justru hubungan mereka dengan Raka yang jadi buruk.


Sesampai di mall Rian dan Dini membawa anak-anaknya dan keponakannya ke tempat bermain anak dulu, mereka ingin membuat anak-anak senang dulu setelah puas bermain di sana barulah mereka pergi berbelanja seperti yang telah di rencanakan.


...*****...


Siang harinya Arkan dan keluarganya sudah sampai di rumah Kasih, mereka sedang bersantap siang bersama-sama.


Kasih yang mendapat telepon dari nenek Murni tadi pagi dan mengatakan kalau mereka sekeluarga ingin bertamu nanti siang.


Tapi satu yang membuat kasih terkejut ketika keluarga nenek Murni sampai di rumahnya, ia tidak menyangka kalau Arkan juga ikut serta hadir.


Ada sejuta tanya dalam hati wanita itu, kenapa seorang Arkan mau capek-capek ikut berkunjung ke rumahnya, ada apa ini sebenarnya pikir Kasih.


"Wah masakan enak sekali nak, om sampai nambah dia kali." Puji papa Arman.

__ADS_1


"Benar pak, masakan mba Kasih memang selalu enak. makanya selama kerja dengan mba Kasih badan saya jadi subur begini." Tambah Sarti yang membuat semua orang tertawa.


"beruntung sekali nanti yang jadi suaminya kamu nak, bisa di masakin masakan enak tiap hari." Pancing mama Risma.


"Tante bisa saja, Kasih gak kepikiran ke sana tante. Zaman sekarang mana ada Laki-laki yang mau dengan janda anak dua Tante, yang penting Kasih bisa membesarkan anak-anak dengan baik tante." Tutur Kasih.


"Pasti ada, mau nenek jodohkan? di jamin dia akan sayang sama anak-anak kamu dan kehidupan kamu dan anak-anak akan terjamin." Ucap nenek Murni terang-terangan.


"Ah nenek bisa saja, mana ada laki-laki yang menambah bebannya dengan kehadiran anak-anak kasih nek, lagian apa nanti laki-laki itu bisa mencintai dan menyayangi anak-anakku seperti anak kandungnya sendiri." Ucap Kasih.


"Saya sanggup." Ucap Arkan.


Jangan lupa like, komentar, vote dan hadiahnya agar author lebih semangat dan rajin up-nya.


Terima kasih teman-teman.

__ADS_1


__ADS_2