Luka Yang Kau Beri

Luka Yang Kau Beri
Bab 77 "Buktikan kalau kamu bisa"


__ADS_3

Melihat kekhawatiran Kasih membuat Dini memberi tahu apa yang terjadi pada Kasih setelah kecelakaan.


"Tenang saja dek bayi kamu selamat, dan sedang di rawat karena ia lahir prematur. Untung saja ada orang baik yang nolongin kamu tadi, kalau tidak mbak gak bisa bayangin nasib kamu dan ponakan mba." ucap Dini.


Setelah mendengar cerita kakak iparnya itu, Kasih ingin bertemu dan mengucapkan terima kasih kepada orang yang menolongnya.


"Terus dimana orang yang sudah menolong Kasih mbak, aku mau ngucapin terima Kasih." ucap Kasih .


"Kata mas Rian mereka sudah pulang, dan satu lagi mereka membayar biaya pengobatan mu. Sebenarnya mas Rian dan Riko ingin mengembalikan biaya pengobatan kamu, tapi apa boleh buat mereka tidak tahu alamat dan nomor Ponselnya, mas mu hanya tahu nama asistennya." ucap Dini.


Tak lama pintu kamar rawat Kasih terbuka yang di susul masuk oleh Sari, Dokter, beserta seorang perawat.


Dokter tersebut segera memeriksa Kasih apa kondisinya sudah lebih baik atau tidak.


Setelah selesai ia memberitahu kalau kondisi Kasih sudah baik dan hanya butuh pemulihan saja.


Setelah Dokter dan perawat pergi, Kasih meminta kepada Kakak iparnya agar ia di bawa untuk bertemu putranya.


"Mbak aku ingin bertemu putraku." pinta Kasih.

__ADS_1


"Besok saja ya, kamu dengarkan kata Dokter tadi kalau kamu belum boleh banyak gerak. Percaya sama mbak kalau anak kamu baik-baik saja karena tadi mbak sudah melihatnya." ucap Dini.


"Bang Rian dan bang Riko kemana mbak? apa mereka ada bercerita tentang mas Raka." tanya Kasih yang teringat kalau tadi ia meninggalkan Abang iparnya di hotel dengan suaminya.


Mendengar pertanyaan Kasih membuat Sari dan Raka saling menatap.


"Iya tadi Mereka yang memberi tahu kalau kamu disini dan untuk soal Raka mba minta kamu harus kuat ya dek" ucap Dini.


Kasih yang mengingat kejadian di hotel membuat hatinya sakit lagi.


"Mbak, apa yang harus aku lakukan mbak? mas Raka sudah berkhianat mba, dia selingkuh dengan teman Kantornya bahkan kami memergoki mereka sedang melakukan hal menjijikkan itu di dalam kamar hotel." Aduh Kasih yang sudah menangis.


"Benar apa yang dikatakan mba Dini Kas, kamu jangan terlalu memikirkan lelaki bajingan itu, kamu harus kuat dan sehat supaya ada yang menjadi tempat berlindung anak-anakmu, karena bapaknya sudah tidak waras lagi, Dan satu lagi jangan merasa kamu minder dengan wanita itu, karena kamu jauh lebih cantik, terhormat dan segalanya emang dasar si Raka saja yang brengsek dan perempuan murahan itu yang kegatalan. Kamu gak usah pikirkan laki-laki seperti itu mereka memang cocok, kamu gak pantas bersama dengan laki-laki seperti itu, mbak yakin suatu saat nanti Allah akan mengirim pasangan yang menyayangi kamu dan anak-anakmu." tutur Sari yang sudah naik darah melihat kelakuan adik iparnya itu.


"Sari kamu ngomong apa sih, Siapa tahu Raka mau berubah, jangan gegabah mengambil keputusan ada anak-anak yang di pertaruhkan masa depan dan kebahagiannya. Mungkin Raka khilaf dan ia mau berubah." Ucap Dini yang tidak mau Sari memberi pemikiran untuk Kasih berpisah dengan Raka.


"Laki-laki kalau sudah sekali berselingkuh akan ada yang kedua, ketiga dan seterusnya. Kalau soal anak-anak mereka awalnya memang sedih dengan perpisahan orang tuanya tapi lama kelamaan mereka akan melupakannya apalagi Dara dan si baby masih kecil, nanti ketika mereka sudah besar dan tahu apa yang terjadi antara kedua orangtuanya mereka pasti setuju dengan keputusanmu untuk berpisah. Bahkan mungkin nanti mereka akan mendapatkan sosok ayah sambung yang tulus menyayangi mereka seperti anak kandungnya. Kalau dia menyesal dia sekarang pasti sudah berada di sini dan memohon maaf, sampai sekarang saja dia tidak menampakkan batang hidungnya. Bahkan dengan sadar ia memilih selingkuhannya dari pada istrinya, dan dengan tidak tahu dirinya ia malah mengakui kalau dia sudah tidak mempunyai rasa cinta untukmu, jadi untuk apa di pertahankan yang ada kedepannya kamu yang akan makan hati melihat kelakuannya. Buktikan kalau kamu bisa berjuang menghidupi dirimu dan kedua anakmu tanpa dia, mba yakin suatu hari nanti ia akan nangis darah karena sudah melepasmu." Ucap Sari panjang lebar.


...*****...

__ADS_1


Sedangkan di apartemennya Sheila sedang mengobati luka lebam yang ada di wajah Raka.


"Mas apa yang kamu lakukan selanjutnya semua keluarga kamu dan istrimu sudah mengetahui hubungan kita. Apa kamu akan meninggalkan aku dan kembali ke istrimu itu?" Tanya Sheila dengan wajah sedihnya.


"Mas tidak akan meninggalkan kamu dan tidak akan melepaskan Kasih." Jawab Raka.


"Maksud mas apa? " tanya Wanita itu.


"Mas akan nikahin kamu, Kasih harus siap di poligami kalau dia tidak mau mas akan menceraikannya. Mas sudah tidak bisa berpisah lagi denganmu Honey, mas rela kehilangan Kasih, anak-anak mas bahkan keluarga besar mas yang pasti akan membenciku karena perbuatan kita asal tetap bersamamu. I love you honey." Ucap Raka sambil memeluk wanita yang membuatnya rela melepas segalanya demi bersama wanita itu.


(Author yakin kalian pasti jijik dengan kata-kata yang keluar dari mulut Raka, jangankan kalian teman-teman author saja jijik. hehehe)


Mendengar penuturan Raka membuat Sheila tersenyum senang karena sekarang ia sudah benar-benar sepenuhnya di hati lelaki tersebut.


"Sekarang saatnya mempengaruhi otaknya mas Raka agar ia tidak memberikan apapun kepada Kasih kalau mereka bercerai, enak saja kalau nanti mas Raka memberi mereka sebagian harta mas Raka, Aku gak mau mengulang dari nol lagi" Ucap Sheila dalam hatinya.


Sheila dengan cepat bergelayut manja kepada Raka, bahkan Sheila sesekali mencium bibir lelaki itu, sedangkan Raka kini sudah kembali merasakan hasratnya dengan segera melanjutkan kegiatan mereka yang tadi sempat tertunda gara-gara di grebek Istri dan abangnya.


Setelah sibuk merenggut kenikmatan itu kini kedua pasangan selingkuh itu berbaring di tempat tidur sembari berpelukan. Raka sedang menghisap rokoknya untuk sekedar menghilangkan stresnya untuk menghadapi keluarganya apalagi orang tuanya. Sedangkan Sheila kini sedang berpikir bagaimana caranya meracuni pikiran Raka agar mau menuruti semua perkataannya termasuk soal harta Raka dan Kasih.

__ADS_1


"Mas kalau kamu cerai dengan Kasih pasti akan ada pembagian harta gonogini honey, itu artinya harta kalian akan di bagi dua dong." Ucap Sheila memulai pembicaraan mereka.


__ADS_2