PASUTRI (Troublemaker)

PASUTRI (Troublemaker)
Bab 176


__ADS_3

Erland yang sedari tadi menyimak cerita dari Maura dengan sesekali ia menimpalinya dengan menganggukkan kepala, kini dirinya kembali angkat bicara, "Apa kalian tadi saling berkenalan dulu?"


Pertanyaan dari Erland itu justru membuat Maura menghela nafas panjang.


"Nah ini nih permasalahannya. Entah aku bodoh atau bagaimana, aku tidak menanyakan siapa nama perempuan yang menemuiku tadi dan siapa nama putri dia. Kalau aku tau namanya kan tanpa aku bertanya kepadamu tadi, aku sudah bertanya kepada Edrea terlebih dahulu. Tapi berhubung aku tidak tau sama sekali dengan dua perempuan itu, aku jadi tidak melakukanya."


"Jadi kalian tadi saling bicara empat mata tapi tidak saling mengenal?" tanya Erland. Kalau memang seperti itu, ia sendiri juga akan bingung mencari tau siapa orang yang sudah menemui istrinya itu. Pasalnya semua CCTV yang ada di rumah mereka tadi Erland malah matikan.

__ADS_1


Maura menggelengkan kepalanya.


"Tidak. Aku tadi sudah keburu kesal sama sikap dia yang kayak tuan rumah. Jadi menurutku tadi, untuk apa juga aku berkenalan dengan dia yang tidak penting untukku. Tapi setelah dia pergi, aku menyesali hal itu. Huh," tutur Maura.


Erland yang melihat wajah Maura tampak kesal, ia tersenyum kecil. Dan sembari mengelus punggung tangan Maura, ia menatap lekat separuh jiwanya itu.


"Tidak, tidak perlu. Penjelasan yang kamu berikan kepadaku sudah sangat cukup. Aku sudah percaya sama kamu, jadi kamu tidak perlu mengumpulkan keluargamu," tolak Maura. Bagaimana ia tak menolak jika dirinya tau kalau keluarga suaminya itu sudah berpencar entah ke kota A ataupun ke negara lain. Dan siapa yang tidak tau sih dengan keluarga Abhivandya yang sangat ambisius itu, jadi tanpa bertanya pun Maura sudah tau jika semua anggota keluarga suaminya itu sangat sibuk yang pasti sangat sulit untuk di kumpulan secara mendadak. Jadi Maura tidak akan menggangu mereka.

__ADS_1


"Kamu yakin kamu sudah percaya denganku?" Maura menganggukkan kepalanya.


"Syukurlah kalau kamu percaya. Terimakasih sayang, terimakasih banyak," ucap Erland dengan memeluk tubuh Maura dengan sangat erat. Tentunya di balas oleh Maura.


Sesaat keduanya saling berpelukan setelah melewati krikil yang menerpa rumah tangga mereka berdua. Tak bisa di pungkiri, saat ini keduanya merasa lega karena bisa melewati cobaan kecil itu. Erland juga sangat bersyukur, permasalahan ini datang saat Maura sudah berubah dan dapat mengontrol emosinya. Jika saja permasalahan ini datang saat usia pernikahan mereka 1 minggu sampai 2 bulan sudah di pastikan jika permasalahan itu berakhir di kantor urusan agama.


...****************...

__ADS_1


Typo tolong di tandai ya manis! Ahhhh iya InsyaAllah kalau tidak ada kendala tanggal 23 saat puasa pertama, aku akan mulai double up atau mungkin crazy up. Biar puasa kalian atau saur kalian ada yang nemenin 🤭 Jadi eps kali ini sampai disini dulu ya. Bye-bye, see you next eps ❤️


__ADS_2