
"Jangan bercanda kamu, Jio," ucap Mommy Della.
Zico mendengus dan dengan menegakkan kepalanya yang tadi tersandar di bahu Vivian, ia menatap kearah Mommy Della.
"Jio gak bercanda Mom. Apa yang Jio katakan tadi benar adanya. Kalau Mommy gak percaya tanya saja sama baby sitternya sendiri." Semua orang yang berada di ruangan itu dengan seketika mengarahkan pandangannya menatap ke seorang perempuan cantik yang menggunakan dress panjang bermotif bunga-bunga itu. Yang di tatap tampak gerogi sehingga ia memperlihatkan cengiran di bibirnya.
"Kamu baby sitternya sweetie kan?" tanya Mommy Della yang diangguki oleh perempuan itu.
"Kalau begitu apa yang dikatakan oleh putra saya tadi benar jika sweetie kabur kesini jalan kaki?" tanya Mommy Della tadi.
"Benar Nyonya. Nona Sweetie pergi kesini jalan kaki. Tapi untungnya tadi saat saya dan tuan Zico mencari keberadaan nona Sweetie kita menemukannya di lampu merah yang jaraknya setengah dari perjalanan menuju ke sini," jelas perempuan itu yang membuat semua orang disana hanya bisa menghela nafas panjang. Mau menyalahkan baby sitter Anya pun juga percuma karena semua itu tidak murni kesalahan baby sitter itu sendiri. Memang benar jika sang baby sitter sedikit meleng menjaga Anya sehingga anak itu bisa kabur begitu saja. Tapi jika di lihat-lihat lagi, Anya yang akhir-akhir ini sangat-sangat berbeda dengan Anya yang sebelumnya, mereka akan memaklumi baby sitter Anya itu. Perlu di ketahui saja, Anya bukan lagi anak yang super dingin kala bertemu dengan orang asing seperti sebelumnya, ia justru berbanding terbalik dengan dirinya dulu. Dirinya saat ini sangat-sangat ramah dan tentunya Anya sangat nakal juga jahil. Buktinya sudah hampir 20 kali Anya ganti baby sitter karena kebanyakan dari mereka tidak betah dengan kejahilan Anya. Mungkin perubahan Anya ini ada sangkut pautnya dengan Maura. Karena selama ia kenal Maura, setiap hari anak itu meminta menemui Maura walaupun semenit saja. Jadi mungkin pengaruh Maura membawa dampak besar bagi Anya entah dari hal positif ataupun negatif sekalipun.
Tentunya hal tersebut membuat Zico harus banyak-banyak bersabar menghadapi putri semata wayangnya itu.
"Waahhh kayak boneka! Pipinya kayak bakpao." Celetukan tiba-tiba dari Anya membuat semua orang mengalihkan pandangannya kearah Anya yang saat ini sudah berada di depan Daddy Aiden yang tengah menimang baby boy dengan posisi duduk sehingga Anya bisa melihat jelas wajah bayi merah itu. Tak hanya itu saja, jari telunjuk Anya menusuk-nusuk pipi baby boy membuat Daddy Aiden langsung menangkap tangan Anya.
__ADS_1
"Sweetie, tidak boleh seperti itu. Sweetie boleh menyentuh baby tapi tidak dengan cara seperti tadi. Sweetie tau, kalau sweetie menyentuh dengan cara seperti tadi, sweetie bisa melukai baby dan pastinya kalau baby terluka Uncle Erland sama aunty Maura marah sama sweetie. Nah kalau sweetie ingin menyentuh baby, sentuh dengan cara mengelus dengan lembut. Sweetie paham?" jelas Daddy Aiden tentunya dengan lembut.
Anya tampak terdiam sesaat, memproses ucapan dari Daddy Aiden tadi sebelum ia mengangguk-anggukkan kepalanya dengan senyum lebar.
"Tentu sweetie paham," ujar Anya kemudian tangannya kini bergerak mengelus lembut lengan baby boy tadi.
Semua orang yang melihatnya tampak tersenyum. Apalagi saat Anya mengeluarkan celotehannya sepertinya ia tengah mengajak bayi merah itu berbicara.
Saat semua orang tengah anteng menikmati interaksi antara Anya kepada bayi merah tersebut, tiba-tiba orang yang menjadi objek penglihatan mereka menghentikan celotehannya dengan bibir yang tertutup rapat yang membuat semua orang saling pandang satu sama lain sebelum...
Erland tampak mengelus dadanya untuk menetralkan debar di dadanya.
"Iya, Er. Nama anak kami siapa? Dari tadi lho kita disini tapi kamu tidak kasih tau siapa nama dia," timpal Yola ikut penasaran siapa nama keponakan barunya itu.
Erland tampak menolehkan kepalanya kearah Maura, meminta persetujuan dari istrinya tersebut. Apakah dirinya boleh memberitahunya sekarang atau tidak.
__ADS_1
Maura yang paham arti tatapan dari Erland pun ia tersenyum sembari menganggukkan kepalanya, arti jika ia mengizinkan Erland untuk memberitahu mereka semua tentang nama putra mereka.
Erland yang melihat anggukan itu, ia ikut tersenyum dan dengan tangan yang menggenggam erat tangan Maura, Erland mulai menjawab.
"Baiklah aku akan memberitahu nama putra kita. Nama baby boy adalah Dalton Brylee Nicholas Abhivandya. Artinya anak laki-laki yang berhasil tumbuh dengan baik, mulia, dan hidup dalam kemenangan," ucap Erland memperkenalkan nama putranya.
"Namanya sangat bagus. Semoga, kamu tumbuh seperti arti nama kamu ya Nak," ujar Mommy Della dengan mengusap lembut pipi tembam baby Dalton. Sedangkan semua orang mengangguk setuju dengan ucapan dari Mommy Della tadi. Besar harapan mereka supaya putra dari pasangan Erland dan Maura ini menjadi sosok anak laki-laki sama seperti arti namanya yaitu hidup dalam kemuliaan, kebaikan dan kemuliaan. Aamiin.
...~END~...
Yuhuuuuuu akhirnya cerita ini selesai juga. Dan aku ucapkan terimakasih banyak kepada para readers yang setia membaca cerita yang sangat banyak kekurangan ini, terimakasih sudah memberikan support ke diriku ini. Dan maaf karena aku jarang balas komen kalian satu persatu. Tapi tenang aja komen kalian tetap aku baca kok dan selalu aku pantau🤭
Dan untuk cerita babang Zico, sepertinya akan aku upload tanggal 3 atau 5. Awalnya mau aku upload besok di tanggal satunya. Tapi setelah aku baca lagi, aku kurang srek gitu. Jadi aku rombak habis-habisan. Kalian gak papa kan kalau nunggu tiga atau lima hari lagi? Dan akan aku umumin disini kalau udah aku upload.
Nah selagi nunggu cerita Babang Zico rilis, kalian bisa baca ceritaku yang lain. Tinggal pencet profilku nanti ada lumayan banyak cerita disana. Ah satu lagi ada satu ceritaku yang masih on going juga lho. Yukkk ramaikan. Cerita yang udah tamat juga gak kalah seru lho. Yuk buruan yang belum baca, baca gih🤭
__ADS_1
Sekali lagi aku ucapkan banyak-banyak terimakasih untuk kalian semua yang udah setia sama ceritaku yang ambruk adul ini. Sayang kalian banyak-banyak. Love love love ❤️❤️❤️ See you di cerita lainnya. Bye 👋