
Episode terakhir #150
Pak HAMDAN bergerak cepat, keesokan harinya, Dia menyerahkan semua bukti yang dia kumpulkan kepada pihak kepolisian, Diantara bukti tersebut, ada rekaman salah satu cctv di kafe, di luar kota, dengan adegan Ami yang memajukan botol air mineralnya, foto dan video pertama kali Asyifa di selamatkan, foto dan video selama Asyifa menjalani perawatan, baik di Indonesia maupun di rumah sakit Korea, Seoul, hasil tes pengecekan darah, dimana banyak kandungan obat tidur di sana, video perselingkuhan Ardi dan Camilla, serta video terakhir pengakuan keduanya tentang rencana pembunuhan Asyifa.
Semua bukti sudah terkumpul, kini polisi bergerak cepat, tak perlu menunggu waktu lama, surat penahanan langsung keluar, polisi segera terbagi dalam dua kelompok, kelompok satu, langsung ke PT GARUDA TV NUSANTARA, untuk menangkap Ardi, dan kelompok lainnya menangkap Camilla ke apartemennya.
Kedatangan polisi di kantor, bukan hal yang mengejutkan bagi para staff kantor, ada beberapa acara yang di haruskan mengundang polisi sebagai Nara sumber, Sesampainya di sana, pak polisi menanyakan ruangan CEO alias ARDIANSYAH, pada resepsionis, tanpa rasa curiga sedikitpun resepsionis langsung mengantarkan pak polisi ke ruangan sang CEO.
Ferdinand yang sedang mengerjakan laporan, sedikit terkejut, Dengan kehadiran polisi di kantornya, Dia benar benar tidak habis pikir, dengan kecepatan kerja mereka, baru kemarin dia memberikan video pengakuan keduanya, kepada pak Hamdan Hutapea, dan polisi sudah bergerak cepat, " Kuasa pak Hamdan Hutapea bebar benar di luar nalar,"batinnya, segera dia mencari lokasi yang cocok untuk meletakkan ponselnya, mode video sudah bisa di gunakan.
Dua polisi itu sudah masuk kedalam ruangan Ardi, Ardi sedikit terkejut, dengan ketenangan yang dia miliki, dia bertanya sopan," Apa ada yang bisa saya bantu pak?"
Seorang polisi segera mengeluarkan surat perintah," Anda di tahan, atas kasus pembunuhan Nyonya Asyifa Prameswari, tolong kerja samanya!"
"DUAR!" langit serasa runtuh di kepala Ardi, dia ingin kabur, tetapi langsung di bekuk oleh seorang polisi, dia mengeluarkan borgol dan kemudian memborgol tangan Ardi.
" Lepasin!" " Lepasin!" Ardi memberontak.
"Mohon kerja samanya pak! segalanya bisa anda jelaskan nanti di kantor polisi!" jawab seorang polisi, datar.
Ardi dengan tangan di Borgol menuju ke mobil polisi, di depan kantor, Semua staff kantor langsung berdesakan melihatnya, kerumunan pun tercipta, puluhan kamera langsung membidik kearah Ardi, banyak juga yang menjadikan itu story di WhatsApp dan Instagram, bahkan WhatsApp group kantor heboh dengan penangkapan Ardi.
Sementara itu, Camilla yang, hendak pergi menemui Glenn Yaw, untuk menjelaskan langsung perihal kesalah pahaman kemarin, mendengar bunyi bel dia heran," Siapa kira kira yang bertamu di jam segini?" ,
Dengan langkah sedikit kesal, Camilla membuka pintu, dia sangat terhenyak ketika membuka pintu," Ada yang bisa saya bantu pak?" tanyanya sopan.
Seorang polisi langsung mengeluarkan surat penahanan, " Anda di tahan, dalam kasus percobaan pembunuhan saudari Asyifa Prameswari, silahkan kerjasamanya, anda bisa jelaskan di kantor polisi!"
" DUAR!" bagai petir di siang bolong, pernyataan itu segera menghantam kesadaran Camilla yang paling dalam, sekarang hanya ada satu kata dalam otaknya," Kabur"
Camilla segera berlari menuju lift, seorang polisi pun segera mengejarnya, kecepatan lari Camilla sudah seperti lari olimpiade, " Mampus!"umpat Camilla.
Polisi segera mengambil pistol dan menembakkannya ke udara sebagai peringatan.
"DOOR!"
__ADS_1
Camilla tidak peduli, dia terus berlari, bahkan larinya semakin kencang.
Polisi tidak ada pilihan lain, dia menarik pelatuk dan seketika, "Door!" tembakan mengenai betis Camilla, dan dalam hitungan detik Camilla terjatuh.
" AAARGH!" Camilla memekik kesakitan.
Penghuni apartemen pun langsung keluar, setelah mendengar dua kali suara tembakan dan satu kali suara jeritan, ponsel dalam mode video sudah di aktifkan, semua penghuni apartemen berlomba-lomba menggugah video tersebut dalam story mereka, bahkan menautkan nya pada akun Camilla.
Polisi bergegas kearah Camilla, dan memborgol tangan Camilla, kemudian Camilla di papah menuju mobil polisi.
Berita penangkapan Ardi dan Camilla merebak di internet, Mereka menjadi trending topik di semua platform sosial media.
Ani, ibunya Ardi yang sedang membuka sosial medianya, kaget, melihat anak sulungnya di borgol polisi.
" ini,.. ini Ardi? kenapa di borgol polisi?" sebelum dia mengklik berita itu, sebuah berita di televisi muncul.
" Selamat siang pemirsa, Berita kali ini, datang dari CEO PT GARUDA TV NUSANTARA, yang di tangkap polisi pada pukul sembilan pagi ini, dia di tangkap karena terlibat dengan pembunuhan berencana terhadap Asyifa Prameswari, istri sekaligus CEO terdahulu, PT GARUDA TV NUSANTARA, keadaan serupa juga terjadi pada istrinya yang sekarang, Camilla, dia di tangkap di apartemen mereka, karena kasus serupa, berikut cuplikannya!"
Cuplikan video penangkapan Ardi dan Camilla, segera muncul di televisi, Ani yang melihat berita tersebut, langsung sesak nafas dan jatuh pingsan.
Sesampainya di sana, dia selaku orang tua ardi di ijinkan membesuk Ardi,
Ardi yang keluar dan melihat papanya langsung menggigil, tatapan tajam Andreas seolah mengoyak jiwanya.
Tendangan dan tinju dari Andreas langsung menghantam tubuh Ardi, dia tersungkur, organ dalamnya terasa sakit, seteguk darah keluar dari mulutnya, kekuatan Andreas mampu merontokkan tulang tulangnya.
" Sudahlah, jangan di perpanjang lagi, biarkan hukum yang berbicara!" pak HAMDAN Hutapea tiba tiba datang dan memberikan nasihat.
Andreas langsung memeluk Hamdan Hutapea dan menangis sesenggukan.
Hati Ardi sakit untuk itu, ini pertama kalinya sang ayah menumpahkan air mata karena dia.
Setelah melepaskan pelukannya, Andreas mengusap mata basahnya, " Apa dia baik baik saja? Apa dia membenciku?"
Hamdan Hutapea menepuk pundaknya, " Dia baik baik saja, dia juga sudah tahu, jadi dia tak pernah bisa membencimu tentang kita, dia sangat menyayangimu!"
__ADS_1
" Apa Aku boleh bertemu dengannya?" Andreas berharap.
" Tentu saja boleh, hanya saja, sekarang dia tidak berada di sini, dia akan muncul ketika di persidangan!" Hamdan Hutapea menjelaskan.
Berita tersebut menghebohkan satu negara, banyak para warga net yang berspekulasi tentang hubungan Camilla dan Ardi di belakang Asyifa.
Ardi pun di pecat secara tidak hormat, ketika rapat dengan para pemegang saham.
Keluarga Kusuma terkejut bukan main, terutama Helena, Angga dan tuan Wijaya Kusuma, hanya Rio yang bersikap biasa saja.
****
Persidangan pun akhirnya tiba.
Asyifa pun akhirnya muncul di depan publik, semuanya terkejut, bahwa Humaira adalah Asyifa, itu di buktikan dengan tes DNA, serta foto foto selama operasi dan pemulihan.
Semua pihak terkejut, Ardi dan Camilla tidak pernah menduga ini sebelumnya.
Helena dan Angga sangat senang, karena orang yang selama ini dekat dengan mereka adalah Asyifa, bahkan Angga berjanji pada dirinya sendiri untuk menjaga Asyifa dari cengkraman kakeknya sendiri.
" Aku tak pernah menyangka, bahwa kamu dan Asyifa pernah menjadi keluarga, dia yang meyakinkan aku untuk menerimamu!" Song chai mi memeluk suaminya, Arif.
Setelah beberapa kali persidangan, hakim memutuskan, menjatuhkan hukuman seumur hidup pada, Ardi, Camilla dan Ami.
Putusan tersebut membuat Ani struk berat, hari harinya hanya berada di atas kursi roda.
Tamat
****
Untuk season ini selesai ya?"
Nantikan season kelanjutannya, Dengan judul " ASYIFA PRAMESWARI"
__ADS_1
Terima kasih karena sudah setia menemani author,..I love you so much 😍