
Episode #18
Sementara itu, di seberang lautan, ribuan kilometer dari Indonesia, di ibukota negara Korea Selatan Seoul, Asyifa Prameswari yang sekarang sudah berganti identitas menjadi HUMAIRA PRAMESTI, sedang tertawa bahagia, menyaksikan video viral yang berasal dari negara asalnya, Indonesia, dia tidak menyangka bahwa keisengannya waktu itu berbuah manis saat ini.
Pagi tadi ketika dia terbangun dari tidurnya, may, nama sapaan dia sekarang, mendapat notifikasi dari Email pribadinya, isi Email itu tentang video CCTV di kamarnya, dimana Ani dan Ami beraksi membongkar seisi kamarnya untuk mencari perhiasannya, walaupun keduanya sudah mencari keberadaan CCTV di ruangan tersebut, mereka tidak menyadari bahwa Asyifa pada waktu itu memasang cctv yang ukurannya sangat kecil, yang di letakkan di lampu ruangan tersebut untuk memata matai Ardi, ternyata sekarang malah sangat berguna.
Awalnya, ketika menonton video tersebut ingin menjadikan video itu viral dengan meminta bantuan seorang hacker yang sangat dia percaya, sebagai seorang CEO dari media hiburan dia harus cepat tanggap membungkam media agar berita berita sampah yang mempengaruhi kinerjanya dan perusahaannya tidak terendus netizen, inilah kenapa PT GARUDA TV NUSANTARA selalu mendapatkan citra bagus bagi masyarakat, karena tidak pernah ada konflik atau sekedar sensasi dari acara atau selebriti dari naungannya, hal ini yang tak di sadari Ardi, sehingga dia pusing dengan jabatannya sekarang.
" You look so happy Miss,! "is there something funny? seorang perawat perempuan bernama song chai mi memasuki ruang perawatannya, untuk mengantarkan obat dan makanan.
( kamu terlihat sangat bahagia nona, apakah ada sesuatu yang lucu?)
" Oh my Rose, it's so funny, there is a video which is going viral in my country, you know? in my country, it is so easy to be viral," jelas may kepada perawat tersebut, seraya meletakkan ponselnya dan mengambil makanan dari gadis perawan tersebut, may lebih suka memanggil song chai mi dengan panggilan Rose, di bandingkan nama internasional perawat tersebut.
( Oh Mawarku, ini sangat lucu, ada sebuah video yang sangat viral di negaraku, kau tahu? di negaraku sangat mudah untuk jadi viral,)
"Really,?" Rose mengeryitkan dahinya heran, di negaranya sangat susah untuk menjadi viral.
( sungguh?)
May, mengangguk dua kali, " yes,..you just create a sensation and let people share it and you will become a famous person,if you are lucky,believe it or not after that sensation many tv stations will give you an invitation,to join their program,besides a lot of people famous singer, artist, actor, comedian or content creator who has a YouTube account to broadcast activities or thoughts, they will invite you to be present in their content," may menjelaskan tentang situasi bagaimana jika seseorang berhasil viral di Indonesia akan banyak menghasilkan keuntungan.
( ya,.. kau cukup membuat sensasi dan biarkan orang orang membaginya dan kau akan menjadi orang terkenal, jika kamu beruntung, percaya atau tidak setelah sensasi itu akan banyak stasiun tv akan memberikan undangan padamu, untuk bergabung dengan program mereka, di samping itu banyak orang terkenal dari, penyanyi, artis, aktor, pelawak atau konten kreator yang memiliki akun YouTube untuk menyiarkan aktifitas atau pemikiran, mereka akan mengundangmu untuk hadir di konten mereka )
" wow, that's amazing,..i never imagined that it's not easy to be famous in your country, to create sensation and people will know you," Song chai mi menanggapi dengan tidak percaya.
( wow, itu menakjubkan,.. aku tidak pernah membayangkan bahwa tidak mudah untuk menjadi terkenal di negaramu, untuk membuat sensasi dan orang orang akan mengenalmu )
" that's true,.. but you have to differentiate sensation and a feat, we talked about sensation, so,..."
( itu benar,.. tetapi kamu harus membedakan sensasi dan sebuah prestasi, kita membicarakan tentang sensasi ,jadi...")
Belum sempat may menyelesaikan ucapannya song chai mi sudah langsung memotong " it's very negative,.. someone will do something weird, stupid or annoy society,"
( itu sangat negatif,.. seseorang akan melakukan sesuatu yang aneh, bodoh atau membuat masyarakat jengkel )
" hahahaha,.. you can catch the point, if compared to here it's very different, people who commit these acts will be avoided by society and even they will be made fun of too,..right,?"kekeh may, membandingkan kelakuan warga +62 dengan warga pengguna oplas tersebut.
__ADS_1
(hahahaha,.. kamu dapat menangkap intinya, jika di bandingkan dengan di sini itu sangat berbeda, orang yang melakukan perbuatan perbuatan tersebut akan di hindari oleh masyarakat dan bahkan mereka akan di olok olok juga,.. benarkan,?" )
Song chai mi hanya mengangguk pelan, dia membenarkan tebakan dari pasiennya, Humaira Pramesti.
" Ok dear,.. It's time to rest, see you later," song chai mi berpamitan undur diri.
( ok sayang,..ini waktunya istirahat,.. sampai jumpa," )
May hanya menganggukkan kepalanya dan melambaikan tangannya, song chai mi langsung keluar ruangan dan menutup pintu pelan.
Setelah kepergian suster song chai mi, Humaira Pramesti atau Asyifa Prameswari, kembali menonton video viral tersebut, dia masih tertawa terpingkal pingkal ketika menontonnya, dia merasa tidak sia sia menguping pembicaraan Ani dan Ami waktu itu.
flashback on.
"Camilla, gua nemu jam tangan di kamar mandi ini, gua taro di lemari lu ya,. ?" teriak Asyifa ketika dia berkunjung ke apartemen Camilla beberapa bulan sebelum dia kecelakaan.
Camilla yang tidak fokus dengan pendengarannya karena sedang live Instagram hanya berseru " Oke !"
Camilla memang memiliki kebiasaan untuk live streaming ketika dia sedang bersama Asyifa, tentu saja dia ingin para netizen tahu bahwa mereka adalah bestie dan mengurangi kecurigaan jika suatu saat nanti ada perselisihan yang akan terjadi.
Sedang beberapa saat setelah tujuannya ke apartemen Camilla telah tercapai, yaitu, meletakkan jam tangan Ardi yang di temukan di kamar mandi Camilla, Syifa pun berniat untuk pamit undur diri.
" Kok cepet sekali beb, masih kangen,..!" seru Camilla seraya memeluk tubuh berisi Asyifa dan mencium pipi kiri dan kanan.
Asyifa menyambut rangkulan Camilla, tapi dia tidak membalas cipika cipiki yang Camilla lakukan sebelumnya, sejujurnya Asyifa merasa jijik untuk menyentuh dan berhubungan apapun dengan Camilla, tetapi dia tekan sepenuhnya.
Setelah adegan perpisahan yang begitu manis tadi, Camilla kembali ke aktifitas live streaming nya, beberapa komentar manis dari para netizen membuatnya semakin tersenyum dan merasa puas.
{ Seneng banget deh, punya bestie yang selalu ada }
{ mbak Asyifa dan mbak Camilla sahabatnya awet terus ya,. ?}
{ ter love- love deh dengan persahabatan kalian }
{ Sahabat apanya,.. pagar makan tanaman aja bangga ! }
"Deg,.."
__ADS_1
Camilla merasa tersindir dengan komentar terakhir dari netizen, dia hanya tersenyum membacanya, tidak mungkin dia menunjukkan sifat aslinya dengan meneriaki atau memaki, bagaimanapun masyarakat mengenal Camilla adalah sosok yang anggun dan tak pernah membuat sensasi, karena inilah banyak masyarakat yang mengidolakannya dan menjadikan dia sebagai salah satu role model.(panutan)
{ pagar makan tanaman apaan, sok tau loh,. ngiri bilang boss,. "} bela salah'satu netizen yang nge -fans banget dengan Camilla.
Camilla hanya tersenyum membaca para komentar tersebut yang kebanyakan membelanya, walaupun begitu, jauh di sudut hatinya dia penasaran dengan sosok tersebut, " Apa dia kenal aku dan tahu sepak terjangku ya,.?" Camilla bertanya tanya dalam hati.
****
Sementara itu Asyifa melajukan mobilnya ke salah satu perumahan, kemanusiaan lagi kalau bukan ke rumah mertuanya, walaupun ibu mertua dan adik iparnya, Ami, tidak tulus sama sekali, tapi dia tidak bisa mengabaikan ayah mertua Andreas dan Adik ipar bungsunya Tia, yang sangat menyayangi nya, dia berencana menemui Ami dan memberikan beberapa job, sesuai dengan jurusan yang sedang di tempuhnya di perguruan tinggi.
Sesampainya di perumahan, Asyifa memarkirkan mobilnya tak jauh dari rumah mertuanya, dia sengaja memarkirkan agak jauh biar tidak memutar terlalu jauh, ketika hendak mengucapkan salam dan mengetuk pintu, samar samar dia mendengar percakapan serius.
" Mah,. lihat dulu deh katalog ini, perhiasannya bagus bagus banget,! kalau di bawa keundangan, pesta atau arisan semua pasti iri deh lihat desain nya,!" suara Ami jelas terdengar.
" Bagus sih,.. tapi jika di bandingkan dengan perhiasan Asyifa si Babon bulet itu, ini tidak ada apa apanya, kalah jauh, punya si Babon bulet itu lebih elegan dan berharga, tapi sayang yang punya tidak ada elegan- elegannya sama sekali, menang kaya aja, sangat berbeda jauh dengan Camilla yang tidak malu maluin kalau di bawa ke acara acara," timpal Ani tidak mau kalah.
" Memangnya mama pernah lihat, koleksi perhiasan si Babon itu,?" tanya Ami serius.
" Sering,. malah mama sering pake,! jadi kalau mama ke rumah mereka, begitu mereka kerja mama langsung masuk ke sana dan melihat lihat perhiasannya, jadi mama pakai saat itu juga," jelas Ani.
Asyifa yang di belakang pintu menguping begitu terkejut hal ini menjelaskan, kenapa letak barang barang di kamarnya sedikit mengalami pergeseran, tak sadar dia mengepalkan tangannya.
" Kenapa gak coba mama ambil,?" ami bertanya.
" Hahahaha, kamu pikir mama bodoh,.. mama sering kesana, kalau ada yang hilang, siapa lagi yang di curigai, " oon," ani menjitak kepala Ami.
Setelah itu mereka mengganti topik pembicaraan, Asyifa sudah tidak tertarik lagi dan langsung menuju mobilnya, karena hal itulah Asyifa memasang cctv di kamarnya dan mengganti semua perhiasannya dengan yang imitasi.
flashback off.
****
Mohon di maafkan ya,.. kalau ada kesalahan dalam penempatan dan tulisan yang kurang jelas 🙏
__ADS_1
thanks juga buat google translate penerjemah sudah membantu, hehehe.😀