Pembalasan Istri Gendut Yang Di Sia-sia Kan

Pembalasan Istri Gendut Yang Di Sia-sia Kan
Bertemu Glenn Yaw


__ADS_3

Episode #64


  Mobil Amar kemudian berhenti di sebuah rumah tua, seperti rumah tua lainnya di Britania raya, rumah ini mempunyai arsitektur klasik yang indah.


Seperti rumah klasik kebanyakan, rumah ini memiliki jendela jendela besar dengan kaca patri, dinding nya terbuat dari bata dan lantainya terbuat dari kayu, terasnya juga nampak terlihat indah dengan taman di sekitarnya.


Amar dan Asyifa kemudian turun dari mobil, keduanya berjalan menuju pintu masuk yang besar.


  " Ini bukan penginapan, ya?" tanya Asyifa.


" Bukan!" Amar menggelengkan kepalanya" Ini milik keluarga temanku, kau juga kenal dia, kok!"


  Asyifa mengeryitkan dahinya," siapa?" tanyanya lagi.


  " Sudah, nanti juga kau lihat orangnya!" Amar kemudian menyeret koper Asyifa, yang kebanyakan isinya adalah bahan makanan, hanya beberapa helai pakaian yang dia bawa.


  Amar kemudian mengetuk pintu, Sementara Asyifa di belakangnya.


  " Tok! Tok! Tok!"


  Seseorang kemudian membukakan pintu," Hai, akhirnya kalian sampai juga, Aku sudah begitu lama menunggu kalian, bahkan Aku sampai lumutan!"


  " Glenn Yaw!" seru Asyifa.


" Halo, Nona Asyifa, kita bertemu lagi, syukurlah kalau kau sudah bertemu dengan si pembuat onar ini!" Glenn Yaw menundukkan pandangannya, dia tersenyum ramah.


Amar mendengus," Untung teman, kalau tidak kau sudah merasakan jurus maut ku, huh!"


  " Ucapan saya memang terbukti kan, Nona! lihat sendiri, bagaimana tingkahnya!" Glenn Yaw tersenyum.


  " Bilang sekali lagi, kata kata yang menyudutkan Aku, Aku tidak akan mengijinkan mu makan rendang, ayam geprek dan sambel terasi, buatan Asyifa!" Amar mendongakkan kepalanya.


  " Walaupun Amar terkenal sebagai pembuat onar, percayalah, dia adalah sosok yang baik hati dan rajin menabung!"Glenn Yaw memuji Amar.

__ADS_1


  " Haissh! pujian seperti apa itu, aku tak butuh pujian mu! Ayo syif, kita masuk!"Amar menggenggam tangan Asyifa dan mengajaknya masuk.


  " Silahkan masuk Nona syifa, dan selamat datang!" Glenn Yaw mempersilahkan masuk dan membuka pintu.


  Asyifa masuk kedalam rumah itu, rasa hangat seketika menjalar, ternyata di ruang keluarga ada perapian di sana.


  " Ayo syif, aku akan menunjukkan kamarmu dan kamar mandi, kau bisa membersihkan dulu dirimu, disini memang kamar mandinya terpisah, karena si pemilik tidak ingin melakukan perombakan rumah, dan tetap mempertahankan ciri khas, seperti pertama kali di bangun beberapa abad yang lalu!' Amar menjelaskan.


  Asyifa hanya mengangguk saja dan mengikuti Amar.


  " Aku akan mempersiapkan makan malam!" Teriak Glenn Yaw seraya memanaskan makanan yang Asyifa bawa.


  Setengah jam berlalu, Asyifa sudah selesai membersihkan diri, ketiganya sudah berada di meja makan.


  " Ayo, kita mulai saja makannya ya, Aku sudah sangat lapar sekali!"Glenn Yaw langsung menyendok kan nasi kedalam piringnya.


  Begitu pula dengan Amar, dia mengambil beberapa centomg, Nasi.


  Asyifa hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah keduanya, " Kalian bisa makan dengan normal tidak sih, kalau tidak mau, aku tidak mau memasak makanan ini lagi!" Asyifa mengancam keduanya.


    " Uhuk! Uhuk!" keduanya tersedak, keduanya langsung mengambil gelas Air putih dan meminumnya hingga tandas.


  Merasakan kegarangan Asyifa, keduanya pun makan dengan normal, bahkan cara makannya berubah, , dari cara bar bar sekarang elegan layaknya bangsawan.


  Asyifa ingin sekali tertawa, tapi dia menahannya.


    " Besok beneran di Masakin lagi ya, Nona syifa, Aku akan menyiapkannya bahan bahannya!" Glenn Yaw memohon.


  Amar kemudian menutup mulut Glenn Yaw dengan sepotong timun.


***


  Sementara ketiganya menikmati makan malam yang hangat, seseorang di kediaman Jhonson sedang meradang, dia marah sekali.

__ADS_1


    " Siapa perempuan bernama Asyifa itu?" Tanyanya kepada menejernya, ketika dia memperlihatkan sebuah foto, dimana Amar sedang di jewer oleh Asyifa di stasiun Manchester piccadily.


  " Aku sudah mengikuti keduanya, tetapi aku kehilangan jejak keduanya, mereka hanya berputar putar di sekeliling kota Manchester!"jawab menejernya tersebut di seberang telepon.


  " Bodoh!" Rebecca kemudian mematikan teleponnya.


  Sementara itu, setelah makan malam, Amar keluar sebentar dengan Glenn Yaw di teras, sementara Asyifa beristirahat di kamar karena kelelahan.


  " Kau yakin ada yang mengikutimu dari stasiun?" tanya Glenn Yaw.


Amar mengangguk," Benar!" Setelah jeda beberapa saat, Amar melanjutkan," Karena itu, aku mengajak Asyifa berkeliling kota terlebih dahulu, ketika dia lengah, kita langsung menuju kesini, menurutmu, siapa mereka?"


  " Gampang, Kalau bukan Molly ya, Rebecca, mulai sekarang kau harus melindungi nona Asyifa diam diam, ingat, mereka itu sangat licik! Kau harus lebih berhati-hati kedepannya!" Glenn Yaw memperingatkan.


" Baiklah, Aku mengerti!"jawab Amar.


****


" Hay, para pembaca novel pembalasan Istri gendut yang di sia siakan atau Asyifa Prameswari. Author punya kabar gembira nih!"


  Telah rilis Novel terbaru Author nih dengan cerita yang tidak kalah serunya.


Novel terbaru author dengan judul " Bangkitnya istri yang tersakiti"


Jangan lupa ya,..?" Like dan komentar kalian author tunggu!"


Mohon juga dukungannya, Maaf jika author belum sempat membalas komentar kalian.


terima kasih untuk semua pembaca novel Author 👉 M@RI@👈


Thanks you so much.


I love you all❤️

__ADS_1


__ADS_2