Pembalasan Istri Gendut Yang Di Sia-sia Kan

Pembalasan Istri Gendut Yang Di Sia-sia Kan
Sebuah kebenaran


__ADS_3

Episode #55


  Sementara itu di dalam apartemen Asyifa.


  Asyifa dan Amar masih sedikit canggung, Akibat kehadiran Ferdinand yang tiba tiba.


  " Aku tak menyangka, kau membawa dia ikut serta denganmu!" Amar mencoba mencairkan suasana.


  Asyifa mengangguk," Banyak pertimbangan, kenapa akhirnya aku mengajak dia, dia adalah seorang jawara silat Cimande, jadi bisa jadi pengawal, terlebih lagi aku juga butuh keahliannya dalam meng hack sesuatu di masa depan, selain itu, yang paling penting adalah, dia jomblo, jadi tidak ada yang memberatkan langkahnya untuk aku ajak kesini,"


  Amar mengangguk beberapa kali kemudian berkomentar, " Itu masuk akal!"


  " Sekarang jelaskan padaku, apa rencanamu sebenarnya? Kenapa hingga di saat terakhir kamu tidak mau menghubungi ku, baik secara langsung maupun secara Maya," Asyifa sudah menyesap tehnya.


    " Maafkan Aku sweetie, semua itu aku lakukan untuk kebaikanmu sendiri," Amar menatap Asyifa dengan sangat lembut.


  " Kebaikanku sendiri?" Asyifa tampak bingung.


    " Iya, Bagaimanapun ini London, bukan negara kita, saat ini, dengan mengungkit kembali perjodohan yang telah gagal di masa lalu, banyak pihak yang ingin mengambil keuntungan, untungnya, siapa cucu dari keluarga Jhonson yang di jodohkan denganku masih di rahasiakan, atau lebih tepatnya, belum di putuskan!" Amar mulai menjelaskan.


    " Aku kurang mengerti, Apa Maksudmu, coba kau jelaskan lebih detail?"pinta Asyifa.


  " Begini,.." Amar menjelaskan lebih jauh, dia menatap Asyifa dengan tatapan teduh dan penuh kelembutan, sehingga membuat pipi Asyifa kemerahan.

__ADS_1


" Banyak pihak yang menginginkan perusahaan Stewart, perusahaan milik keluarga Stewart, semenjak berakhirnya perang dunia semakin meraksasa dan sekarang sudah hampir menguasai pasar setiap segmen pasar Eropa, itulah sebabnya perusahaan Syaputra di Indonesia tidak pernah di ganggu oleh perusahaan manapun, karena ada Stewart di belakangnya,"


  " Terus!" Asyifa Sudah tidak sabar ingin mengetahui lebih jauh.


  " Beberapa orang tahu, jika aku adalah pewaris dari perusahaan itu, karena aku merupakan cucu kandung dari Adam Stewart, dari anak tunggalnya, Elysa Stewart, ibuku, Sementara, Wilson memang anak tertua, tapi dia adalah anak adopsi ibuku dengan suami sebelumnya, Jacob Smith, jadi bukan keturunan Stewart!" Amar menjelaskan lebih jauh.


  sekarang Asyifa paham, kenapa prof Wilson dan Amar bersaudara.


  " Setelah berita pertunangan ini, tiba tiba cucu tuan Jhonson yang lain menampakkan diri, Dia adalah Molly, Cucu dari anak perempuannya Lady Jhonson, yang selama ini menghilang, dia begitu mirip denganmu, sebelum kecelakaan itu bukan?" Amar menghela nafasnya.


  " Ulangi, Siapa anak dari tuan Jhonson yang hilang?" Asyifa berseru keras.


  Amar bingung dengan sikap Asyifa, tetapi dia juga langsung menjawab," Kalau tidak salah namanya Lady Jhonson!"


  Amar panik, dia heran, kenapa tiba-tiba Asyifa menangis.


  Amar pun langsung memeluknya, dia mengelus pucuk kepalanya,dia berusaha menenangkan Asyifa.


  Setelah merasa tenang, Asyifa melepaskan dirinya dari pelukan Amar, " Lady Jhonson itu adalah nama asli dari mendiang mama Amar, Nama asli mama adalah lady bukan flora, sebentar, Aku ambilkan buktinya," Asyifa berdiri dan masuk kedalam kamarnya.


    Amar tertegun, pikirannya kacau," Apa betul, Asyifa adalah anak dari mendiang Tante Lady? jika benar, dia tak perlu lagi membatalkan pertunangan itu bukan? malah dia akan senang hati menerimanya! Tapi bagaimana dengan orang-orang itu?"


  Asyifa sudah kembali dari dalam kamarnya, dia membawa sebuah paspor dari kerajaan Inggris," Ini lihatlah, Tante Helena memberikan itu padaku, katanya itu milik mama yang tertinggal di kopernya, ketika mereka sama-sama kuliah di London!" Setelah mengatakan itu, Asyifa duduk kembali di kursinya.

__ADS_1


  Amar melihat, dan membukanya, dia terkejut sekali, " Jadi Tante flora adalah anaknya tuan Edmund Jhonson?"


  " Di halaman belakang ada foto keluarganya, coba kau lihat!" Asyifa memberitahukan.


Amar kemudian membalik halaman paspor itu, dan melihat dua buah foto lama, di foto pertama, ada enam orang yang berfoto, dua pria dewasa, dua wanita dewasa, seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan, sementara itu, di foto kedua hanya ada empat orang yang sedang berfoto.


Amar sedikit terkejut, tangannya gemetar, " Syif, Aku pernah melihat foto ini di album tua keluargaku," Ini adalah kakek Edmund, ini nenek Patricia dan ini pasti Darren, dan anak perempuan itu pasti tante Lady, Amar menghela nafas sejenak, kemudian melanjutkan,"Sementara laki laki ini adalah kakek nenek ku, Adam Stewart dan marry,"


Asyifa menutup mulutnya, dia nampak shock.


Berarti, Molly adalah cucu palsu yang menyamar menjadi dirimu?" Amar mengambil kesimpulan.


Wajah Asyifa memucat.


Berarti posisimu dalam bahaya syif, Jika ada yang mengetahui kebenaran ini, nyawamu benar benar terancam, jika Tante Lady saja bisa keluar dari negara asalnya dan mengganti identitasnya, berarti ini sudah benar-benar serius!" wajah Amar nampak tegang.


" Awalnya Aku tidak ingin berhubungan apapun denganmu dulu, karena Aku takut jika keberadaanmu tercium oleh mereka, yang ingin mengambil keuntungan darimu, kau tahu sendiri, Bagaimana mengerikannya berhubungan dengan kaum bangsawan, Mereka sangat lihai sekali beraksi, kalau tidak, mereka tidak akan eksis hingga jaman ini! Mereka bisa saja menjebakmu dan menjadikan mu pesakitan di negeri ini, kasus seperti ini sudah sering terjadi, jika menyinggung seorang bangsawan," Amar menghela nafasnya.


Amar menatap Asyifa lebih dalam," Sekarang kau harus berhati-hati lagi Sweet heart, jangan pernah tunjuknya ke publik tentang identitasmu yang sebenarnya, pelan pelan kita cari cara, agar mampu membuka kedok Molly, dan semua kroni kroni nya, tetaplah berpura-pura menjadi mahasiswa Pascasarjana, jangan mencolok!"


Asyifa mengangguk, dia membenarkan apa yang di katakan oleh Amar.


****

__ADS_1


__ADS_2