Perjodohan Rahasia

Perjodohan Rahasia
Kenalan Dulu


__ADS_3

Suasana di dalam kamar terasa begitu panas, tentu saja dua insan yang ada di dalam nya sama sama mempunyai pemikiran yang berbeda beda.


Bara yang harus mengendalikan diri, karena tidak ingin gegabah yang nanti nya akan berbuntut panjang.


Begitu juga dengan Velia, gadis cantik itu memilih untuk mencari cara bagaimana bisa keluar dari tempat ini. Ia tau kalau saat ini dirinya benar benar terancam.


Sudah tidak ada lagi jalan untuk keluar dari kamar Bara, karena bukan hanya pintu saja, bahkan jendela nya juga sudah di kunci otomatis oleh laki laki itu.


Bara yang sudah menghapus darah yang keluar dari bibir nya, kemudian mendekati Velia lagi...


Ia tak kalau Vee sudah ketakutan dan berusaha untuk mencari cara agar keluar, tetapi...Bara yang pintar dan licik, sudah menyiapkan semua nya, sudah memastikan dan mengunci rapat rapat semua pintu yang bisa untuk keluar.


"Bar...aku mohon lepaskan aku!!"


Vee menggeleng, manakala Bara kembali mendekati nya, sedangkan ia masih berada di depan pintu dengan wajah yang sudah merah ..dan tentu saja panik.


"Aku akan melepaskan kamu, setelah kamu menerima benih dari ku, itu saja hanya sebentar...karena setelah itu aku akan mengikat mu untuk menjadi istri ku, aku mencintaimu sayank, dan benar benar mencintai mu, aku melakukan ini karena tidak ingin kehilangan kamu, kamu hanya milik sekarang dan selamanya..."


"Jangan gila Bar, mungkin aku dulu mencintai mu, tetapi...sakarang cintaku sudah untuk Gery, tolong mengertilah Bar...aku teman mu sejak kecil dan jangan sakiti aku...."


Vee masih ingin bernegosiasi dengan Bara, dan tentu saja ia tidak mau melakukan hal yang bertentangan dengan agama, lagipula ia juga sudah tidak mencintai Bara.


Bara tidak perduli, meskipun Velia menangis dan memohon kepada nya, tetapi... Bara tidak akan melepaskan nya.


Sekali ia melepaskan Velia, ia akan kehilangan Vee untuk selama lamanya, dan Bara tidak tau


Bara akui, kalau apa yang akan dilakukan nya ini salah, tetapi...hanya itu yang akan dilakukan oleh Bara, supaya Vee menjadi milik nya.


"Jangan Bar....aku akan membenci mu kalau kamu melakukan itu.."


"Aku tidak perduli, dan aku akan membuat kamu mencintai ku .. apalagi kamu sudah mencintai ku dulu, jadi tidak sulit untuk membuat kamu kembali mencintai ku."


Happ


Tangan Bara sudah memegang pinggang Velia, ia begitu erat memeluk tubuh indah Velia dan menghirup aroma wangi khas dari tubuh gadis cantik itu.


"Bara....aku mohon lepaskan aku, kamu akan menyesal Bar....."


Air mata Velia sudah jatuh membasahi pipi nya, tetapi. Bara tidak perduli.

__ADS_1


"Jangan menangis...aku akan bertanggung jawab, karena aku sangat mencintai mu, mari kita lakukan dengan senang hati dan suka rela..."


"Tidak!! jangan sentuh aku...lepas Bar!!"


Vee memberontak, ia juga mendorongnya dada Bara dan juga menginjak kaki Bara...


Hingga ia kembali bisa terlepas dari Bara, dan menjauh dari laki laki yang sudah dengan n@fsu yang tidak bisa dikendalikan.


"Velia sayank..... mendekatlah.....aku mencintaimu Vee..."


Bara tersenyum, ia masih menggumamkan kata cinta untuk Velia, tetapi ...Velia tidak luluh hanya dengan ungkapan cinta dari Bara, apalagi dengan sikap Bara yang seperti ini.


"Sayank...."


Bara mendekati Vee, mungkin memang ia harus bermain sedikit kasar untuk bisa mendapatkan Velia, tetapi...tidak menyakiti nya.


"Bara .. Lepaskan!!"


Vee memukul punggung Bara, manakala Bara sudah menggendong nya dan membawa ke atas ranjang.


"Nikmati saja sayank....."


"Jangan Bar....aku mohon... Lepaskan aku...aku akan mengikuti apa mau kamu asalkan kamu melepas kan aku."


Tangan Bara sudah menjelajah wajah Velia, ia pun tersenyum.


"Mau ku adalah memiliki mu dan menikahi mu, itu saja sayank....dan pastinya aku tidak akan melepaskan kamu."


Wajah Bara sudah mulai mendekat, dengan tangan satunya yang mengangkat tangan kiri Vee ke atas, dan..


Cup


Bara mencium bibir Velia, meskipun Vee tidak membalas nya, tetapi...Bara akan tetap memakan habis bibit manis Vee.


Bara melu_mat bibir Vee kemudian memainkan dengan rakus bibir itu, hingga Bara yang sudah diliputi g@irah, menggigit bibir bawah Velia,...


"Au....sa.....mphhhhh."


Dengan rakus nya , Bara memperdalam ciuman nya, dengan lidahnya yang ia masukkan kedalam mulut Vee, dan menelisik semua yang ada di dalam mulut gadis cantik itu.

__ADS_1


Sedangkan Velia, gadis itu masih saja terdiam, ia bahkan sama sekali tidak membalas pagu_tan bibir dari Bara, malahan air mata nya yang terus mengalir.


Bara sendiri sebenarnya tidak tega, tetapi..hanya inilah satu satu cara sesatnya agar bisa mendapatkan Velia sepenuhnya dan selamanya.


"Bara...kamu jahat...aku benci kamu!! meskipun kamu mendapatkan tubuh ku, aku tidak akan memaafkan mu."


Ucap Vee dengan nafas yang terengah-engah setelah Bara melepaskan bibir nya.


"Aku tau, tetapi aku juga tidak akan meminta maaf, karena aku melakukan ini dengan sengaja untuk mendapatkan kamu seutuhnya, jadi berhentilah menangis sayank....."


"Kau!!"


Tangan Vee memukul dada Bara, bahkan kedua kakinya pun ikut beraksi untuk menyingkirkan tubuh Bara.


Bara hanya tersenyum, kendati dirinya sudah sangat menginginkan Velia.


"Kamu tidak akan pernah bisa lari sayank....."


Srekkk


Bara menarik baju yang melekat di tubuh Vee, hingga membuat gadis itu melotot dan seketika tangan nya reflek menutup dada nya karena baju yang ia kenakan sudah sobek parah.


"Jangan Bar!!"


"Jangan di tutup sayank.... tubuh kamu begitu indah....aku akan menjadi laki laki paling beruntung karena mendapatkan kamu yang masih segel..."


Vee menggeleng, otak nya sudah buntu karena tidak lagi bisa berpikir....teriak itu juga percuma, karena tidak mungkin di dengar orang lain.


Vee pasrah, sekalipun ia memberontak... Bara tidak akan melepaskan nya


'Gery...maafkan aku ...Gery tolong aku!!'


Vee memejamkan matanya, berharap Gery atau siapa saja akan menolong, atau mungkin Bagas datang ke sini, dan menggagalkan rencana Bara.


Tangisan Vee semakin pecah, bahkan ia tidak berani membuka matanya, manakala tangan Bara kembali menarik baju yang masih melekat di tubuh nya, begitu juga dengan penutup gunung kembar nya


"Sayank ... indah banget!!"


Bara begitu terpana, manakala melihat tubuh bagian atas Vee yang putih bersih dan tanpa bisa sedikit pun, apalagi dengan gunung kembar Vee yang terlihat menantang dan masih berwarna pink, tanda kalau belum pernah di sentuh.

__ADS_1


Tangan Bara memberanikan diri untuk mengusap lembut gunung kembar Vee, pengenalan dulu sebelum ke tahap berikutnya.


__ADS_2