
"Tidak....Vee tidak pergi dengan Gery, bahkan Vee sendiri tidak Inging bertemu dengan Gery, ia hanya pergi sendiri ke suatu tempat...di mana tidak ada orang yang tau, termasuk Papah.....katanya Vee seperti itu."
Ada sedikit kelegaan di hati Bara, mendengar ucapan dari Papah Cesa, ia tau kalau calon mertuanya itu tidak membohongi nya.
"Sebaiknya kamu pulang, dan percaya sama Papah dan Vee kalau semua pasti baik baik saja, dan Vee hanya ingin menenangkan diri sebentar saja."
Papah Cesa menepuk pundak Bara, ia pun memberikan pengertian pada calon menantu nya itu, meskipun Papah Cesa sendiri tidak tenang dengan keadaan Vee saat ini yang jauh dari nya, dan hanya mengirimkan kabar tadi setelah sampai di tempat tujuan.
"Mana mungkin aku bisa tenang Pah, sementara aku tidak tau di mana calon istri ku berada saat ini..."
Dan memang benar, Bara terlihat gelisah....bukan nya hanya memikirkan Vee jika bertemu dengan Gery lagi, tetapi....ia juga memikirkan jika Vee tiba tiba menghilang untuk selama nya dan membatalkan rencana pernikahan yang sudah di depan mata.
__ADS_1
"Papah tau apa yang kamu rasakan...tapi percayalah, semua pasti akan baik baik saja."
Bara akhirnya mengangguk pasrah, ia lalu meninggalkan Papah Cesa untuk mencari tau di mana Vee berada...ia juga akan menghubungi beberapa anak buah nya untuk mencari di mana Vee berada...tidak tenang jika belum mendapatkan kabar tentang Velia.
Berbeda dengan Bara, dua gadis cantik saat ini masih asik di sama kamar. Tentu saja malam ini baik Vee maupun Brisa ingin menghabiskan waktu di dalam kamar saja, baru besok akan jalan jalan menikmati hidup tanpa ada seorang pun yang mengganggunya.
"Bara sudah tau Vee kalau kamu kabur??"
Vee menggeleng, "Kalau dia tau mana mungkin aku bisa sampai di sini, tapi sepertinya malam ini dia sudah tau kalau aku pergi tetapi...percuma saja....dia juga tidak bisa menemukan kita....."
"Aku tau Ca, tapi....semua akses yang berhubungan dengan kita sudah aku tutup, jadi...Bara tidak mungkin bisa melacak nya ", jawab Velia.
__ADS_1
Brisa mengangguk, "Jadi, apakah kamu sudah mencintai Bara???"
"Ha??"
Pertanyaan konyol macam apa yang di berikan oleh Brisa, bisa bisanya Brisa mengatakan seperti itu, apa tidak tau kalau di dalam hati Vee hanya ada nama Gery saat ini??? dan Untuk nama Bara, Vee sudah menghapus nya dua tahun yang lalu....
"Lucu....kalaau kamu tanya itu sebelum dua tahun yang lalu, aku pasti akan menjawab iya?? tapi. . kamu telat tanya nya Ca???"
"Aku bukannya telat, tapi sengaja memang...kalau dulu..aku sudah tau kamu cinta sama Bara, dan memilih untuk mengalah saja, tapi saat ini...apa tidak ada cinta untuk Bara di hatimu??"
"Entahlah..aku sendiri juga tidak tau....hatiku rasanya sudah hancur dan seperti nya memang tidak ada rasa cinta untuk siapa pun juga,....."
__ADS_1
"Termasuk Gery??", tanya Brisa lagi.
"Mungkin. Karena...mau tidak mau...aku harus mengeluarkan nama dia dari dalam hatiku, dan menghapus semua kenangan dengan dia... meskipun itu sangat sulit, tapi harus aku lakukan...harus....."