
Sedangkan di kediaman Buminegara.
Seorang laki laki tampan baru saja membuka matanya, tentu nya setelah ia lelah perjalanan Australia Jakarta, dan juga menyambangi rumah Velia, walaupun hanya lihat dari luar saja.
"Shitttt!!! gue telat!!"
Bara yang baru bangun, karena matahari sudah masuk ke jendela kamarnya, segera menyibakkan selimut dan juga melihat ke arah jam di dinding nya.
"Sial!! kenapa pula Bagas tidak menelepon ku!!"
Ia yang kesiangan, masih saja menyalahkan orang lain, kalau tidak Bara, siapa lagi orang nya.
Bara bergegas turun, ia langsung ke kamar mandi dan buru buru untuk mandi, padahal masih jam tujuh pagi, dan kulihat juga nanti jam delapan, tetapi Bara seperti nya punya niat lain sebelum ke kampus.
"Ah Bagas sial!!"
Bara terus mengumpat asisten nya, padahal tadi pagi ia juga tidak berpesan kepada Bagas untuk membangunkan nya, apalagi orang rumah.
Bahkan tidak ada yang tau kalau Bara sudah pulang, dan tentunya ia memiliki kunci rumah utama hingga dapat keluar masuk dengan bebas.
Mungkin hanya satpam depan yang tau, itupun tadi jam enam sudah ganti yang berjaga.
Bara mandi kilat, tetapi tidak mengurangi tingkah ketampanan nya. Keturunan dari Daddy Brylli dan Mommy Cherry ini memang begitu sempurna di mata kaum hawa.
Bukan hanya wajahnya yang tampan, tetapi juga otaknya yang tidak bisa diragukan lagi, dan tentunya kekayaan nya, yang membuat perempuan perempuan di luar sana langsung bertekuk lutut dan menginginkan menjadi bagian dari Keluarga Buminegara.
Mungkin saat SMA otak Bara belum berkembang sempurna, tetapi setelah masuk kuliah .... ia menunjukkan kemampuan nya, dan berhasil memimpin perusahaan di usia yang masih muda.
Jadi sambil kuliah, Bara juga memimpin perusahaan. Jika sedang kuliah, ada asisten yang siap membantu nya di Perusahaan.
Bara yang sudah rapi dan wangi, tak lupa menyemprotkan parfum mahal yang baru saja di belinya di Australia. Yah ... Bara dari dulu hingga sekarang memang hobi mengoleksi parfum mewah yang tentunya wanginya sangat khas.
Dirasa sudah siap dan tentu nya sempurna, Bara mengambil ponsel dan memandangi foto Velia yang digunakan sebagai wallpaper di ponselnya itu.
__ADS_1
"Kita akan bertemu sayank....Miss u...."
Cup
Bara sudah seperti orang gila, dua tahun menunggu saat saat seperti ini, dimana dirinya bertemu dengan Veli dan mengungkapkan apa yang ada di dalam hatinya, apa yang mengganjal di benaknya.
Dan tentu nya selama dua tahun ia berjuang, akhir nya .... ia akan bertemu dengan pujaan hatinya, meskipun sudah menjadi kekasih orang lain.
Tidak masalah, sebelum janur kuning melengkung. Kalau sudah melengkung pun bisa di tegakkan lagi, atau sekalian dipatahkan, biar tidak jadi.
Tetapi, Bara tentunya tidak menyerah, karena ia yakin...Velia adalah jodoh nya, dan ia akan berusaha mendapatkan Velia kembali, apapun caranya.
Apalagi Bara mempunyai sesuatu yang bisa mendesak Velia, tentunya dengan mengungkit perjodohan yang di rahasiakan darinya.
Ceklek
Bara keluar dari kamarnya, melihat ke samping kanan dan kiri, yang merupakan kamar milik Beryl, tetapi tidak ada suaranya, bahkan lantai atas sudah sepi.
Ah Bara memang bodoh, Bery pasti sudah berangkat sekolah, ini saja sudah jam tujuh lebih.
"Ckkk mau dijadikan toko bunga apa gudang??", gerutu Bara yang tidak paham dengan hati seorang wanita.
Suara langkah kaki Bara menuruni anak tangga terdengar oleh Mommy dan Daddy Brylli yang baru saja mau sarapan pagi, dan tentu nya mereka mendongakkan wajahnya ke atas melihat siapa yang turun dari tangga.
Pasalnya, anak ketiganya Beryl sudah turun dari tadi, bahkan sudah berangkat sekolah. Mommy dan Daddy juga tidak melihat kalau Beryl kembali lagi, apalagi ke atas, dan..... asisten rumah tangga juga tidak sembarang bisa ke atas, karena memang dari Bara maupun Beryl tidak suka jika kamarnya di masukkin oleh orang lain, kecuali Mommy dan Daddy.
"Bara!!!"
Teriak Mommy Cherry yang terkejut mendapati putra sulung nya ada di depan mata, dan beliau langsung meletakkan sendok nya dan menghampiri putra sulung nya yang nakal dan meresahkan. Tetapi juga ngangenin.
"Bara!!"
Berbeda dengan Mommy Cherry yang heboh dan langsung menghampiri putranya, Daddy Brylli malahan menepuk keningnya sendiri, ini adalah masalah yang besar, karena Bara datang dengan tiba tiba dan di saat Velia sudah bertunangan kemarin.
__ADS_1
'Aku curiga, tidak mungkin Bara tidak tau mengenai Velia, Apalagi Vee posisi sudah di Jakarta, dan tentunya baru kemarin melangsungkan pertunangan dengan Gery, aku jadi curiga...atau jangan jangan Bara mempunyai maksud terselubung.', batin Daddy Brylli.
Daddy Brylli tentunya resah, karena ia tau sedikit banyak sifatnya turunan dari dirinya. Apalagi kalau soal wanita, jangankan masih pacaran, ataupun tunangan, sudah menikah pun bisa beliau rebut paksa. (Ingat cerita Daddy Brylli dengan mantan kekasih nya yang sudah bersuami, Daddy dengan terang terangan ingin merebut kembali mantan kekasihnya. Baca di Sang Casanova).
"Mommy...."
Bara memeluk Mommy nya, tidak dipungkiri ia rindu dengan wanita yang sudah melahirkan nya, dan menemaninya di saat suka dan duka, apalagi selama dua tahun ini, meskipun Mommy kadang menyebalkan karena selalu menjodohkan dirinya dengan anak kolega dari Daddy Brylli dan juga anak teman arisan Mommy, tetapi... Mommy lah yang memberikan semangat dan ada di saat Bara terpuruk dua tahun silam.
"Anak nakal. Kenapa enggak ngasih tau Mommy kalau sudah pulang??"
Bara melepaskan pelukan nya, dan menatap Mommy yang usianya tidak muda lagi tetapi masih sangat cantik dan menarik.
"Kejutan Mommy ku sayank..."
"Hmmm bukannya masih tiga atau empat hari lagi pulang nya??", ujar Mommy Cheryy yang tidak percaya dengan apa yang dilihat nya saat ini. Bahkan putra nya itu yang mengatakan kalau akan pulang sekitar tiga atau empat hari lagi, tetapi nyata nya ...kini sudah ada di depan mata.
"Mommy enggak seneng aku pulang?? kalau begitu aku pergi lagi aja.!"
"Eh..."
Tangan Mommy Cherry menjewer telinga Bara, dan membuat anak nakal itu meringis kesakitan, padahal tidak sakit.
"Sakit Mommy. Bara sudah besar, jadi jangan di jewer lagi, apalagi Bara mau nikah Mom...lepas deh!!"
"Nikah??"
Mommy dan Daddy Brylli kaget, tidak ada hujan tidak ada badai, putra yang baru datang dari Australia mengatakan akan menikah. Dnegan siapa??
"Iya, Bara mau nikah muda."
Mommy dan Daddy saling pandang, setelah mereka sama sama terkejut.
"Dengan siapa?? apa kamu menemukan bule Australia di sana nak??", tanya Mommy Cheryy.
__ADS_1
Bara menggeleng dengan senyuman, tentunya bukan bule ataupun wanita cantik yang sudah ia temukan.