Perjodohan Rahasia

Perjodohan Rahasia
Pejamkan Mata


__ADS_3

"Kenapa?? Mommy tidak pernah melihat kamu seperti ini??"


Yah Mommy Cheryy tidak pernah melihat putra sulungnya seperti ini, seperti nya ada sesuatu yang di sembunyikan, atau ada sesuatu yang mengganjal.


"Bara enggak tau Mom."


Mommy duduk di kursi, "Kemarilah nak!!"


Bara mengangguk, ia kemudian duduk di samping Mommy nya dan bersandar di pundak Mommy. Mungkin sudah lama dirinya tidak manja dengan ibu yang melahirkan nya itu.


"Cerita sama Mommy."


"Entah lah Mom. Seperti nya ada sesuatu yang mengganjal di hatiku. Bara rasa ada yang nyesek di dalam hati, entah itu apa."


Mommy Cherry tersenyum, bukan ia mau membatalkan rencana pertunangan putranya tetapi, memang ada yang perlu sedikit di luruskan di sini.


"Kamu ragu dengan Meli??"


Bara menggeleng, "Bara tidak sama sekali ragi dengan Meli."


'Tisak ragu dengan Meli, lalu apa??? apa aku mencoba memancing Bara saja tentang Vee.'


"Apa ada seseorang yang membuat kamu gundah dan gelisah seperti ini?"


Bara terdiam, memang kalau sudah didepan Mommy nya, Bara tidak bisa berbohong lagi, apalagi Mommy nya itu selalu punya cara untuk membuat anak anak nya jujur, apapun masalah yang dihadapi nya.


"Entahlah Mom. Mungkin aku rasa iya."


"Siapa??"


Mommy Cherry seakan akan antusias sekali saat menanyakan siapa yang membuat putra nya itu resah dan gelisah.

__ADS_1


"Velia."


'Sudah aku duga, pasti suatu saat kamu merasakan apa yang harus kamu rasakan.', batin Mommy Cheryy.


"Entah mengapa Bara merasa ada yang berubah dari Vee Mom, apa itu hanya perasaan Bara saja atau memang benar adanya. Sejak Bara memutuskan untuk melamar Meli, tiba tiba saja Vee berubah begitu saja."


"Tetapi, ada yang aneh. Mengapa akhir akhir ini aku selalu memikirkan dia."


Hufffh


Bara masih menempel kan kepala nya di pundak Mommy Cherry, kalau Daddy Brylli tau, pastinya akan ngamuk seketika.


"Apa yang kamu rasakan dengan Cheryy??"


Bara diam sesaat, mencoba mencerna apa yang ditanyakan oleh Mommy nya, dan juga mencoba menyelami dirinya, menanyakan pada lubuk hatinya yang paling dalam, tentang sesuatu yang rasanya sangat mustahil itu.


"Bara enggak tau. Tetapi...setiap Bara melihat Vee dengan Gery, rasanya hati Bara sakit, Bara seperti cemburu bila melihat keduanya tertawa bersama."


"Kamu mencintai Vee??"


"Tidak!!"


Jawab Bara tegas dan cepat. Memang nyatanya ia tidak mencintai Vee, hanya rasanya seperti itu saja.


'Ckkkk tidak mencintai, tetapi cemburu jika dia dengan laki laki lain.'


Mommy Cherry menghela nafas panjang, beliau sudah menebak sebelum nya. Mommy juga senang, tetapi.....tidak mungkin membatalkan pertunangan yang akan di lakukan beberapa hari saja.


"Coba pejamkan mata!! kamu bisa melihat siapa yang sebenarnya kamu cintai."


Tidak ada cara lagi untuk bisa membuat putra sulung nya mengakui, hanya dalam diri hati Bara lah yang tau apa yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


Bara mengikuti apa yang Mommy Cheryy katakan, ia pun dengan segera memejamkan matanya. Penasaran juga, ingin melihat siapa yang sebenarnya berada di hatinya.


Deg


Kepingan kepingan masa kecil Bara dengan Vee tergambar nyata di sana, di saat Bara memejamkan matanya.


Ayo Bara, kejar aku....kamu gendut pasti tidak bisa mengejar aku.


Awas kamu Vee, aku akan menangkap kamu.


Aku sayank kamu Vee, aku mencintaimu....


'Kenapa bisa seperti ini?? kenapa wajah Vee yang terlintas di saat aku memejamkanemejamkan mata. Tidak!!! ini tidak mungkin.'


Bara masih menggeleng, ia tidak percaya apa yang baru saja terlintas di pikirannya.


Hanya ada wajah Vee dan ingatan di masa lalu nya saja yang kini melintas, ia juga melihat saat dirinya cemburu mendengar ucapan Gery saat menyatakan cinta untuk Vee.


Sungguh , Bara menggeleng pelan. Ia sendiri tidak tau mengapa hanya ada wajah Velia.


'Apa mungkin aku terlalu memikirkan gadis itu??', batin Bara lagi.


Bara mencoba tidak mengingat Vee, ia membuka matanya dan membayangkan Meli sekarang, nanti ia akan coba memejamkan matanya lagi, melihat apa ya g sebenarnya terjadi.


Dan setelah Bara mengusir Velia dalam pikirannya, ia mulai memejamkan matanya kembali, berharap bukan sosok yang sama yang terlintas saat ini.


Lihatlah bintang itu Bara!! aku sangat menyukai nya.


Aku paling suka melihat Bintang, apalagi melihat nya bersama kamu.


Deg

__ADS_1


Lagi lagi, hanya Vee yang ada di sana, padahal ia sama sekali sudah menghilangkan semua jejak yang tertinggal untuk gadis manis itu, tetapi....nyatanya kembali lagi....wajah Velia yang manis dengan segala kenangan nya di masa lalu berhasil memporak porandakan hatinya saat ini.


__ADS_2