Perjodohan Rahasia

Perjodohan Rahasia
Kenapa Masih Di pakai?


__ADS_3

Hari ini, Vee sudah di perbolehkan untuk pulang. Sebenernya memang ia tidak apa apa, hanya sedikit sok dan juga telat makan saja.


Dan pagi ini, ia di bantu oleh Bara untuk bersiap siap, karena memang hanya Bara lah yang sejak semalam bersama dengan Velia. Sengaja karena Vee tidak membiarkan Papah Cesa dan dari keluarga Bara untuk menemani nya.


"Aku bantu...."


Bara membantu Velia untuk mengemasi barang barang, meskipun tidak ada yang dikemasi karena Vee hanya membawa pakaian sedikit saja.


"Iya....."


Bara tersenyum, ia senang sekarang Vee tidak jutek lagi dengan nya, dan sudah berdamai dengan nya, meskipun ia tau...kalau masih belum dari dalam hati nya.


"Nanti langsung pulang ke rumah Papah, atau mau ke rumah Mommy??"


Setelah Bara melakukan hal yang diinginkan nya, ia sudah meminta kepada Papah Cesa untuk bertanggung jawab sepenuhnya kepada Vee, baik itu urusan kuliahnya dan juga uang jajan Velia, termasuk membawa Velia ke rumah nya.


Lucu memang laki laki itu, belum sah saja sudah seperti itu... tetapi bukan Bara namanya kalau tidak sesuai dengan apa yang diinginkan nya.

__ADS_1


"Ke rumah Papah saja "


Vee juga sudah tau kalau entah mulai kapan Bara bertanggung jawab atas dirinya, yang jelas semua sudah Bara ucapkan.


"Oke..dan ini...."


Bara mengambil dompet dan mengeluarkan dua buah kartu yang sangat fantastis kesukaan wanita wanita di luaran sana.


"Untuk kamu yank, kamu adalah tanggung jawab aku dari pertama aku ambil keperawanan kamu....dan kamu bebas menggunakan ini untuk apa aja."


"Makasih...."


"Sama sama ...sudah siap??"


Vee mengangguk, ia kemudian mengambil tas kecil nya dan memasukkan kartu itu ke dalam dompet nya. Ia pun segera melangkahkan kaki nya untuk keluar dari ruangan.


Dan kebetulan sekali, kondisi badan Vee sudah baik baik saja, tidak lemes atau pun pusing, jadi bisa melancarkan misi nya.

__ADS_1


Bara dengan lembut meraih tangan Vee, ia sudah nb tidak perduli lagi dengan status Vee yang masih tunangan orang, toh juga Vee yang mengatakan kalau mau menikah dengan nya.


"Cincin dari Gery kenapa masih di pakai??"


Bara yang merasa ada sesuatu yang masih melingkar di jari manis Vee langsung melihat kearah sana, tentu saja hatinya bergejolak hebat karena Vee masih memakai cincin dari Gery.


"Aku sudah melepas nya, dan sudah aku berikan pada yang punya, tapi dia menolak nya. Mungkin akan aku kirimkan saja cincin ini ke kantor nya...", jawab Vee jujur, dengan mengingat kembali bagaimana dirinya melepaskan cincin dari Gery dan memberikannya nya.


"Oke, aku minta ... sebelum menikah...urusan kamu dengan Gery harus selesai, aku enggak mau terjadi sesuatu ke depannya."


"Iya ..."


Vee hanya mengucapkan kata singkat itu, toh juga ia memang tidak mau berdebat dengan Bara, dan tanpa Bara minta pun...Vee akan mengakui hubungan nya dengan Gery dan mengembalikan cincin kepada Gery.


"Hati hati yank...."


Bara membuka pintu, ia kemudian menaruh tangannya di atas kepala Vee untuk melindungi supaya tidak kebentur, sungguh laki laki itu sangat perhatian dan sayang kepadanya Velia dan tidak ingin Vee kenapa kenapa.

__ADS_1


__ADS_2