
"Mommy gak perlu khawatir, Vee sudah bahagia dengan Gery."
Velia membujuk Mommy Cheryy, dan semua itu karena ulah dari Bara yang dengan seenak udelnya merubah sesuatu yang sudah diputuskan.
Yah, seperti apa yang dikatakan Bara kepada Meli, bahwa acara lamaran nya akan di majukan menjadi Minggu depan, dan itu membuat semua keluarga kaget dan tidak percaya, apalagi belum adanya persiapan.
Tidak mungkin putra seorang Brylliant Buminegara yang terkenal kaya raya dan terpandang itu hanya melakukan acara yang biasa-biasa saja, tentunya itu akan sangat memalukan.
Dan seperti yang dikatakan oleh Bara, disinilah Vee berada. Bara memang sudah menemui Vee dan menjelaskan apa yang terjadi, juga dengan rencananya yang akan mempercepat acaranya dengan Meli.
Flashback On.
Setelah dari butik untuk fitting baju, Bara memang sengaja tidak ke mana mana,. Laki laki menurunkan Meli di rumah nya, dan setelah itu Bara melajukan mobilnya menuju rumah Vee.
Ia yakin kalau Vee ada di rumah, karena kebetulan tadi bertemu dengan Gery yang masih dibuka di kantor.
Bara tidak akan menyembunyikan apa yang harus di lakukan nya, dan sore ini.....ia memutuskan untuk ke rumah Vee dan bicara dengan gadis itu, sebelum memberitahukan kepada keluarga nya.
"Ada apa?"
Vee sudah melihat gerak gerik yang mencurigakan dari Bara, tentu nya ia sudah hafal dan paham dengan aura dari laki laki yang memang ia sudah mengenalnya lama.
"Duduk dulu lah. Lagian aku haus. Minum Vee."
Pinta Bara sudah seperti raja saja, dan memang Bara adalah laki-laki paling menyebalkan yang Vee kenal. Tetapi, juga ia menyukainya.
"Ckkk."
Vee yang sudah duduk terpaksa berdiri lagi untuk mengambilkan minuman Bara, gadis itu juga mengumpat kesal.
__ADS_1
"Bener bener enggak ada akhlak.", gumam nya yang sudah keluar dari dapur dengan membawa dua gelas oranye jus.
"Makasih Vee sayank....sayank deh sama kamu."
Deg
Vee mendongakkan wajahnya, menatap wajah tampan yang tanpa ekspresi dan tanpa dipikir dulu apa yang diucapkan nya, . Andai saja jika yang diucapkan oleh Bara itu adalah tulus untuknya dan memang atas dasar dia mencintai Vee, Vee pasti dengan senang hati mendengar ucapan nya.
Tetapi, semua itu hanya palsu belaka. Memang tas sayank itu bukan hanya di berikan untuk pasangan saja, tetapi sesama saudara juga bisa, teman dan sahabat. Namun.....itu tidak berlaku untuk hati Vee yang sudah ada nama Bara di sana.
"Aku minta kamu bantuin aku sekali lagi."
Ucap Bara setelah menghabiskan minuman yang ada di gelasnya, dengan sekali tenggak, minuman itu langsung saja kandas.
"Bantuin apa?? jangan aneh aneh."
"Tidak aneh aneh, tetapi...mungkin sangat sulit."
'Oh jangan.....ia sudah mulai ketar ketir, karena yang paling sulit bagi Bara adalah menaklukkan Mommy Cherry, dan hanya ia lah yang bisa melakukan nya.'
"Bantuian aku untuk bilang sana Mommy, kalau pertunangan aku dengan Meli akan di majukan, begitu juga dengan pernikahan kami."
Deg
'Dimajukan??'
"Minggu depan aku dan Meli akan bertunangan.", ucap Bara lagi.
'Minggu depan??'
__ADS_1
Vee menggeleng pelan, tentu saja hanya diienya yang tau. Bukan depan saja rasanya ia tidak sanggup lagi untuk menyaksikan acara Meli dan Bara, apalagi Minggu depan.
'Sungguh, dunia tidak berpihak padaku saat ini.'
"Kamu gila!! Minggu depan bukan waktu yang singkat Bar?? bagaimana persiapan nya??"
Dengan gemuruh di daada, Vee mencoba menelisik apa yang sebenarnya terjadi, tidak mungkin Bara tiba tiba memajukan acaranya tanpa sebab.
"Aku tau. Maka dari itu aku meminta bantuan kamu. hanya kamu yang bisa meluluhkan hati Mommy, dan menyetujui rencana ku."
"Gila!! kau memanfaatkan aku!!, pekik Vee tidak terima.
Yang benar saja, Bara sekali melibatkan nya di dalam hubungan nya dengan Meli dan itu membuat Vee gagal move on.
"Please Vee ...aku janji ini yang terakhir kalinya.", ujar Bara memelas.
Vee diam, ia harus menata hatinya kembali, tetapi melihat Bara yang begitu ingin acara nya di majukan, membuat ia juga tidak bisa menolak permintaan nya.
"Apa alasan nya??", tanya Vee memastikan. Ia harus tau dulu mengapa Bara mempercepat acaranya.
"Aku-------."
Bara akhirnya menjelaskan apa yang terjadi, tentunya secara detail, tidak ada yang dikurangi ataupun ditambah.
Setelah mendengar alasan dari Bara, Vee pun mengangguk...ia paham sekarang kenapa Bara ingin mempercepat semua nya.
"Gimana?? kamu mau kan Vee??"
Vee mengangguk, tidak ada pilihan lain lagi selain mengiyakan permintaan Bara, dan mungkin memang apa yang di pikirkan Bara ada benarnya juga, apalagi...ia pernah mendengar cerita dari Meli tentang Dio.
__ADS_1
Flashback Off.
Kedua perempuan berbeda jenis kelamin itu saling memeluk, tentu nya kini Vee berada di kamar Mommy Cherry. Dan memang tadi Bara yang menemui Mommy nya untuk membicarakan itu semua.