Perjodohan Rahasia

Perjodohan Rahasia
Bara Panik


__ADS_3

Bara memang berniat untuk ke rumah Velia malam hari, seperti janjinya tadi siang.. ia malam ini datang untuk mengajak Vee makan malam


Tentu saja, tidak ingin calon istrinya itu telat makan dan nantinya akan sakit dan berpengaruh terhdap kesehatan nya dan juga berlangsung nya acara pernikahan yang akan di selenggarakan dua Minggu lagi.


Sedari tadi, pikiran Bara tidak tenang....tentu saja ia memikirkan Vee yang nomernya tidak aktif dari tadi sore.


Yah, bahkan Bara baru menyadari kalau ponsel Vee mati, karena tadi siang setelah mengantarkan Vee, laki laki itu langsung menyelenggarakan pekerjaan yang sempat tertunda beberapa hari, karena bersama dengan Vee, dan baru ingin menghubungi Vee sore menjelang malam ini untuk memastikan kalau calon istrinya itu sudah bangun dan bersiap siap untuk menyambut nya datang.


Tetapi, bukan sambutan seperti yang diharapkan....Bara malahan terkejut karena ponsel Velia mati , dan tentu saja membuat Bara bingung dan segera melajukan mobilnya kencang untuk menuju rumah Vee.


Pikiran Bara campur aduk saat ini, ia takut kalau Velia kembali nekad untuk mengakhiri hidup nya, dan Bara tidak mau kalau sampah itu terjadi.


Beberapa menit kemudian, dengan kecepatan penuh...Bara susah sampai di rumah Vee, ia segera keluar dari mobil dan masuk ke dalam.


Tidak ada orang yang dilihat Bara di dalam rumah Velia, hingga ia memutuskan untuk langsung saja menuju ke atas, ke kamar Velia.

__ADS_1


Bara langsung masuk saja ke kamar Vee, tidak mengetuk pintu terlebih dulu, karena sudah panik dan tentu saja khawatir dengan keadaan Vee.


Brakk


Bara kaget, ketika sudah masuk ke dalam kamar Vee, karena tidak mendapatkan Vee di dalam kamar.


"Vee sayank....kamu di mana??"


Semakin panik saja, ketika tidak menemukan Vee di dalam kamar....Bara pun segera mencari Vee, ke kamar mandi terutama karena pintu balkon tertutup rapat, dan sudah di pastikan kalau Vee tidak ada di sana.


Kamar mandi pun di buka, dan ia tidak menemukan Velia, hatinya semakin bergemuruh hebat... tetapi ia sedikit lega, karena Vee tidak melakukan apa yang dipikirkan oleh Bara.


"Bik....bibik....", teriak Bara.


Sudah seperti rumahnya sendiri, masuk dan berteriak memanggil asisten rumah tangga keluarga Aditya. Tetapi, tidak masalah....karena Bara sudah terbiasa sejak kecil seperti itu.

__ADS_1


"Iya den, ada apa?? maaf bibik tadi di belakang tidak mendengar....."


"Velia kemana bik? kenapa tidak ada di kamar nya??" , tanya Bara sudah dengan perasaan yang entah..... campur-campur rasanya., dan berharap..bibik tau di mana Vee pergi.


"Tadi siang ke kantor Tuan Besar den, apa belum pulang??? astaga.....bibik memang tidak melihat non Vee sore ini....."


Bibik menggeleng, ia bahkan lupa karena saking sibuknya menyiapkan makan malam.


"Dari jam berapa pergi nya bik??"


Tanya Bara lagi, seperti nya ada yang tidak beres dengan kepergian Vee kali ini.


"Tidak lama setelah den Bara, Non Vee keluar dan katanya ke kantor Tuan Besar."


"Bawa koper?? atau tas besar?"

__ADS_1


"Tidak den, hanya bawa tas kuliah saja....."


Setelah mendengar penjelasan dari bibik, Bara langsung saja pergi meninggalkan rumah Vee, dan berniat untuk ke kantor Papah Cesa, siapa tau Vee masih ada di sana.


__ADS_2