
"Kita kembali. Siapkan pesawat!!"
"Tidak bisa!!! Lo tidak bisa seenaknya begitu saja. Nanti malam ada meeting penting dengan klien, dan juga jadwal untuk beberapa hari ke depan, sebelum kembali ke Jakarta.", ujar Bagas yang geram dengan Bara, dengan sesuka hatinya Bara meminta untuk pulang, sedangkan jadwal di sini masih sangat padat.
"Shitttt!!!!"
"Apa tidak bisa di percepat, diselesaikan dalam tiga hari kedepan??"
Bara masih nego dengan assisten nya, berharap jadwalnya bisa di majukan dan kepulangan ke Jakarta bisa di percepat.
Bagas menyunggingkan senyumnya, ia menatap ke arah Bara yang seperti nya sedang frustasi karena tidak bisa pulang saat ini juga.
"Bisa. Asal lo mau lembur tiap malam!"
"Gue setuju. Ubah jadwal secepat mungkin, dan usahakan semua selesai dalam waktu tiga hari ini. Gue akan lembur mulai malam ini ", ujar Bara tegas, tatapan matanya tajam dan senyum nya yang mengembang.
Ia sudah membayangkan akan bertemu dengan pujaan hatinya, yang sudah di rindukan selama dua tahun lamanya.
"Aku enggak sabar bertemu dengan kamu Vee, gimana wajah kamu sekarang??", gumam Bara.
Tangan nya mengambil ponsel dan membuka galeri,ia melihat fotonya dengan foto Velia, saat mereka masih memakai pakaian putih abu abu.
"Cantik bro!! Lo mau lihat??"
Bagas memang sengaja tidak memberikan foto Vee kepada Bara, padahal ia juga baru saja menerima foto itu dari orang suruhannya yang ada di Jakarta.
Srekk
Bara langsung saja mengambil ponsel Bagas, ia yakin kalau Bagas berhasil mendapatkan foto Vee.
"Cantik....cantik banget. Kamu tumbuh cantik sayank, tidak sia sia aku menunggu mu di sini."
__ADS_1
Bara mengirimkan foto Vee ke dalam ponsel nya dan menghapus foto gadis cantik itu dari dalam ponsel Bagas. Ia tidak ingin Bagas melihat lihat foto Vee , dan akan jatuh cinta dengan Vee.
"Loh mana fotonya??"
Bagas kaget ketika ponsel sudah di tangan nya dan melihat tidak ada foto Velia di sana.
"Sudah gue hapus."..
Jawab Bara enteng, ia juga senyum senyum sendiri...dengan matanya memandang lembut foto yang sudah ada di ponsel nya.
"What?? Lo gila!! Gue jadi penasaran gimana aslinya, hingga Lo tergila gila padanya, sampai sampai Lo nolak dibodohkan dengan anak kolega Om Brylli."
"Sebaiknya Lo enggak usah ketemu, lagian gue juga enggak akan mengenalkan Lo dengan dia!!"
"Sial!!! awas saja, jika gue ketemu dengan Vee, gue ajak kenalan dan ajakin kencan, biar Lo kepanasan."
"Lakukan saja, jika tidak ingin kehilangan kepala Lo!!", jawab Bara enteng dan tersenyum mengejek.
"Sial!!! cinta membuat lo lupa daratan, dan satu lagi....jangan lupakan kalau Velia masih berpacaran dengan Gery."
"Gue akan merebut nya, gue yang berhak mendapatkan Vee."
"Lo gila!!"
Bagas menggeleng, ia sudah paham dengan jalan cerita dan percintaan Bara, sejak pertama ia mengenal Bara, Bara sudah banyak cerita tentang masa lalunya, termasuk Bara yang terkemuka menyadari cintanya kepada Velia, gadis yang belum pernah Bagas lihat selama dua tahun ini, hanya fotonya saat masih sekolah saja, karena dua tahun mencari Vee, baik Bagas maupun orang suruhan Bara, benar benar tidak mendapatkan informasi tentang Vee, walau hanya fotonya saja.
Tetapi, saat sudah tiba di Jakarta....orang suruhan Bara begitu mudahnya mendapatkan informasi tentang Vee bahkan bisa mengambil foto Vee dengan leluasa.
"Dan, gue dapat info kalau Vee juga akan kuliah di kampus kita."
"Lo serius???"
__ADS_1
Bara senang sekali mendengar nya, berarti ia akan semakin dekat dengan Vee.
"Serius lah, bahkan Om Arga sudah mendaftarkan Vee di kampus kita."
"Yes!!"
Seperti menang tender yang besar, Bara girang bukan main. Bagas yang melihatnya tidak percaya, selama kenal Bara, dirinya belum pernah mellhat Bara sesenang ini.
"Ada satu lagi info terbaru."
"Apa?? kalau enggak tentang Vee, gue enggak mau."
"Meli...Meli dan Dio kembali, Lo tau?? mereka sudah punya anak perempuan yang sangat lucu. Apa lo enggak ingin ketemu dengan mantan?? hahahaha ...."
"Enggak....bagi gue, itu berita tidak penting, yang paling penting adalah informasi tentang Vee."
Bagas hanya tersenyum, memang ia sudah melihat kalau Bara benar benar move on dari Meli, dan kini gantian mengejar kekasih orang.
"Sama gilanya!!"
Ting
Bagas membuka pesan masuk dari ponselnya, mata nya melotot tajam ketika mendapatkan informasi yang sangat penting dari orang orang nya yang ada di Jakarta.
"Gawat Bar...."
"Gawat gimana??"
"Velia....Vee akan bertunangan dengan Gery setelah memastikan kondisi Om Cesa sembuh."
"Brengseekkk!! gue enggak akan membiarkan itu terjadi. Meskipun terjadi, gue akan merebut Velia, dengan cara apapun juga."
__ADS_1
Baru saja Bara senang, eh malahan mendadak emosi dan cemburu, mendengar informasi yang baru saja di dapatkan nya.
"Gue akan merebut dia dari lo Ger. Tidak perduli Lo udah tunangan dengan Vee, gue akan mendapatkan Vee kembali."