Perjodohan Rahasia

Perjodohan Rahasia
Makan Malam Berdua


__ADS_3

Berbeda dengan suasana hati Bara yang remuk redam di negara orang, malam ini sepasang kekasih terlihat bahagia. Yah setelah sore tadi Gery dan kedua orang tuanya resmi melamar Velia, gadis cantik pujaan hatinya


Acara yang harusnya malam, akhirnya harus di majukan karena orang tua Gery yang akan pergi ke luar negeri. Tidak ada masalah, toh semua nya sudah siap dan hanya di hadiri oleh keluarga dekat saja.


Walau pun hanya pertunangan saja, tetapi kedua kaluarga itu sangat senang dan bahagia, terlebih sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara.


Untuk keluarga Gery, tidak masalah....siapa latar belakang Vee, karena bagi mereka...yang penting Velia anak yang baik dan juga patuh, sayang dan mencintai Gery. Terlebih juga baik orang tua Gery dengan kaluarga Aditya sudah sama sama saling mengenal dan berhubungan baik.


Dan malam ini, untuk pertama kalinya Gery dan Vee keluar menikmati angin segar dengan status yang berbeda, walaupun ikatan halal diantara mereka masih sangat lama, satu tahun lagi setelah Gery lulus kuliah.


"Kamu cantik malam ini.", puji Gery.


Gery memegang tangan Velia, menatap lembut wajahnya dengan penuh cinta.


Mereka kini sudah berada di warung makan lesehan di pinggir taman kota, bukan restoran mahal dan mewah, dan bukan privat room yang menawarkan banyak fasilitas mewah.


Bukan pula Gery tidak mau mengajak ke tempat mewah, atau pelit mengeluarkan uangnya, tetapi karena Vee lah yang menginginkan makan di tempat terbuka, tidak mewah tetapi enak dan cukup membuat perut kenyang.


"Apa selama ini aku tidak cantik?? apa mata kamu sudah tertutup oleh sesuatu, jadi tidak melihat aku yang sudah cantik dari dulu nya??"


Vee melepaskan genggaman tangan Gery, lalu menopang dagunya dengan kedua tangan nya sembari menatap wajah tampan tunangan nya.


Gery tersenyum, tangannya terulur untuk mengacak rambut Velia, ia pun ikut menopang dagunya dan menatap Vee, hingga ke duanya malahan saling tatap menatap.


"Iya, mataku sudah tertutup oleh cintamu, tertutup oleh sayangku padamu, hingga aku tidak sadar kalau kamu begitu cantik sayank...."


"Idihhh.... gombal, sejak kapan sekarang Gery pandai merayu? atau jangan jangan selama aku di Jerman, kamu punya hobi baru, merayu gadis gadis belia???"

__ADS_1


Hahahaha


Bukannya menjawab tetapi Gery malahan tertawa, sungguh lucu apa yang diucapkan oleh Velia.


"Kalau aku disini gombalan gadis gadis belia, ngapain juga aku setiap satu Minggu sekali bolak balik ke Jerman?? sudah menghabiskan uang, dan juga tenaga."


"Iya ya, ngapain coba?? dan kamu bodoh karena melakukan itu semua."


"Memang aku memang bodoh. Tetapi karena kebodohanmu, aku akhirnya bisa mendapatkan kamu, coba kalau aku pinter dan enggak nengokin kamu di Jerman, mana mau kamu sama aku sekarang dan menjadi tunangan ku."


Vee mengangguk, ia paham sekarang. Gery memang bukan tipe laki laki yang suka main main, dan untuk apa bolak balik ke Jerman, kalau tidak menemuinya karena rasa cintanya Gery yang begitu besar padanya.


Padahal Gery bisa saja berpaling, tinggal menjentikkan jarinya... perempuan mana yang tidak tertarik dengan dirinya, laki laki muda, tampan, kaya dan penyayang ... namun itu tidak dilakukan oleh Gery, karena diirinya hanya mencintai satu orang saja, satu nama yang dari dulu, dari masa putih abu-abu selalu ada dalam hatinya, Velia.


"Aku sayank sama kamu Vee, dan aku akan sabar menunggu satu tahun lagi, seperti yang kamu inginkan."


"Aku juga sayank kamu Gery."


Gery yang sudah sibuk dengan Perusahaan Papahnya dan juga Perusahaan baru nya, di tambah dengan kuliah juga yang hanya tinggal beberapa mata kuliah sembari merancang skripsi,. Vee tidak mau kalau ditambah dengan mengurusi diirinya kalau menikah sekarang.


Bukan juga karena Bara, Vee yakin dan mantap Dnegan pilihannya, meskipun Bara belum menikah. Tetapi hatinya sekarang sudah sepenuhnya milik Gery.


Tetapi, Vee hanya takut kalau Bara datang dan kembali membahas perjodohan itu, dan akhirnya Vee memutuskan untuk mempercepat acara pertunangan nya. Semata mata supaya dirinya bisa terikat dengan Gery, dan Bara tidak bisa berbuat apa apa.


Tetapi, semua nya tidak ada yang tau kedepannya, apalagi dengan rencana Bara.


"Malam ini aku bahagia Ger??",

__ADS_1


Velia sudah menyandarkan kepalanya di pundak Gery, dengan tangan nya memegang satu tangan Gery.


"Emangnya kamu tiap hari tidak bahagia??", Vee menggeleng.


"Bukan seperti itu, tetapi hari ini aku jauh lebih bahagia."


Cup


Gery mencium kening Vee, "Bahagia karena menjadi tunangan aku kan?? Geryndra Putra Maheswara."


"Iya....Gery yang sekarang jago gombal nya dan narsis abis. Entah selama dua tahun ini kamu makan apa?? apa salah makan?? atau malahan kebanyakan makan??"


"Makan cinta dan kangen kamu yank...."


"Tuh kan, gombal lagi."


Mereka menikmati makan malam ini dengan bahagia, di bawah bintang bintang yang berkilauan, dan menampilkan cahaya nya.


"Besok aku jemput ya?? ada kuliah pagi kan??"


Vee mengangguk, "Enggak ngerepotin, bukannya kamu malahan lebih jauh kalau mesti jemput aku??"


"Tidak masalah, aku akan berangkat pagi, dan kita bisa sarapan di kantin kampus. Ada menu enak yang harus kamu coba."


"Baiklah Pak CEO, kalau kamu memaksa."


Mereka berdua tertawa bersama sama dengan saling berpegangan tangan dan Gery tidak henti hentinya mendaratkan ciuman manis di kening Vee.

__ADS_1


'Semoga tidak ada yang merusak kebahagiaan kita.'


~Berikan dukungan nya. Besok mulai Crazy Up.~


__ADS_2