Perjodohan Rahasia

Perjodohan Rahasia
Siasat Bara


__ADS_3

"Kenapa lama??", kesal Vee yang sedari tadi melihat ke jalanan tetapi tidak sampai sampai.


Vee sendiri belum tau ia akan di bawa ke mana oleh Bara , dan tentunya ini sudah hampir satu jam lamanya ia di jalan bersama Bara, tetapi....tidak kunjung sampai.


"Sebentar lagi. Kenapa?? sudah tidak sabaran pengen berdua dengan aku??"


"Ckkk....aku lapar Bar!!", keluh Vee


Yang memang benar gadis cantik itu lapar, walaupun tadi pagi sudah sarapan, tetapi....ini sudah waktunya makan siang, dan memang perutnya harus diisi tepat waktu.


"Sebentar lagi, depan belok kanan. Kamu sekarang tambah cerewet Vee, tapi aku suka."


Vee tidak menjawab, ia melirik lagi diponselnya, tidak ada pesan masuk dari Gery lagi. Rupanya laki laki itu memang sangat sibuk siang ini, dan memang iya.... karena Perusahaan baru yang baru saja di dirikan, membutuhkan penanganan yang ekstra.


Vee juga tidak menanggapi apa yang diucapkan oleh Bara, ia hanya menganggap angin lalu saja, dan obrolan yang tidak bermakna sama sekali.


Benar apa yang dikatakan oleh Bara, mobil mewah itu sudah sampai di depan parkiran sebuah restoran mewah dengan berlatar belakang sebuah pantai yang begitu indah.

__ADS_1


"Sudah sampai."


Bara melepaskan sabuk pengaman, dan melihat ke arah Vee yang masih memaku di tempat nya.


"Mau turun atau??"


"Turun!!", jawab Vee cepat.


Tidak ingin Bara melakukan sesuatu yang diluar kendali nya, apalagi sekarang Vee melihat Bara yang sudah banyak berubah, tambah mesuuummmm.


Dengan kesal, Velia akhirnya turun dari mobil dengan langkah kaki yang sangat cepat, padahal Bara masih ada di dalam sana.


Buru buru Bara keluar dari mobil, ia takut kalau Vee nyasar karena Bara sudah pesan tempat di belakang restoran ini yang tentu nya langsung berhadapan dengan pantai.


"Mau kemana??? nanti nyasar!!"


Dengan cepat Bara menarik tangan Vee dan menggenggam nya, lalu membawa gadis cantik itu menuju ke tempat yang sudah dipesan nya.

__ADS_1


Velia diam saja, ia sudah lapar. Lagian malas menghadapi Bara, untuk kali ini saja ia tidak memberontak.


Gadis cantik itu mengedarkan pandangan matanya ke segala arah, tatkala ia melihat di depan matanya adalah sebuah pantai yang begitu indah, dan baru tau kalau ada tempat makan semenarik ini.


"Gimana?? suka kan??", Vee mengangguk.


Tidak ia pungkiri kalau tempat ini sangatlah indah, andai saja ia bisa bersama dengan Gery. Tentunya akan semakin indah lagi.


"Makasih Bar. Aku baru tau kalau ada tempat seperti ini."


"Sama sama. Sengaja aku memilih tempat ini. Dan aku memang ingin kita bisa menikmati. Dan bisakah kita seperti dulu lagi?? tidak ada rasa canggung diantara kita. Jujur saja....aku kangen dengan saat saat seperti dulu, kita bisa bermain bersama tanpa ada halangan dan batasan."


"Tapi Bar, aku sudah bertunangan. Tidak mungkin kalau kita bisa seperti dulu lagi yang dekat, aku harus menjaga hati dan perasaan Gery.", ucap Vee.


"Vee.....aku mohon. Dua tahun aku mencarinya, aku tau....kalau aku minta kamu saat ini, aku sudah terlambat, tetapi....hanya kamulah teman aku yang bisa mengerti aku, karena kami sudah tau kebiasaan aku sejak kecil hingga saat ini."


Vee diam, ia memikirkan apa yang diucapkan oleh Bara, memang semua yang diucapkan oleh Bara ada benarnya juga, hingga akhirnya Vee mangangguk, tidak ada salahnya memang kalau ia dan Bara berteman kembali seperti dulu, meskipun sudah ada Gery. Bukannya dulu juga sudah seperti ini?? mengapa sekarang tidak bisa.

__ADS_1


"Makasih Vee ...kita berteman lagi ya??"


'Kena kamu Vee!! aku akan menggunakan cara ini untuk bisa menjerat kamu masuk ke dalam pelukan ku. Apalagi aku tau saat ini Gery lagi sibuk sibuk nya, tentu saja tidak ada waktu untuk kamu.'


__ADS_2