
Tidak ada perlawanan dari Vee, entahlah...apa yang dirasakan oleh Velia saat ini. Ingin nya menghindari Bara, tetapi...dalam hatinya ia juga kangen dengan teman masa kecilnya.
"Pulang yuk... ini sudah hampir malam."
Vee teringat kalau malam ini akan pergi dengan Gery, dan malahan masih ada di sini.
"Kenapa buru buru, ini masih sore??"
Bara sudah melepaskan pelukan nya, dan kini beralih menatap ke wajah Vee yang begitu sangat cantik.
"Aku sudah ada janji dengan Gery mau jalan."
"Oh...okelah....ayok aku anterin pulang."
Dengan sangat terpaksa Bara mengabulkan permintaan Vee, padahal ia ingin sekali berlama lama dengan gadis cantik itu.
__ADS_1
Bara menggandeng tangan Vee dengan mesranya, seperti nya laki laki itu tidak akan pernah melepaskan tangan Velia.
Mereka berdua sudah sampai di samping mobil dengan tangan Bara membuka pintu mobil untuk Velia tetapi....ia menahan nya sejenak supaya gadis itu tidak buru-buru masuk ke dalam mobil.
"Bisakah kita mulai dari awal??? aku mencintaimu Vee, sangat mencintai mu.... dan aku ingin kita menjalin hubungan ini dengan serius."
"Aku tau....kamu sudah bertunangan dengan Gery, dan aku juga sudah mencoba untuk tidak menggangu hubungan kalian, tetapi....aku tidak bisa...aku sudah coba untuk mengalah...sayang sekali....rasa di dalam hati tidak bisa di pungkiri lagi."
"Aku ingin kita menjalin hubungan serius dan....aku akan bantu kamu untuk mengatakan pada Gery.... tetapi...jika kamu belum siap...kita akan merahasiakan semua ini dulu dari Gery, aku janji...aku akan setiap padamu sayank....."
Bara meraih tangan Vee, dan melihat cincin manis bertengger di jari gadis cantik itu.
Merasa di tolak, Bara menghela nafasnya kasar, tetapi...ia lagi lagi mencoba untuk sabar , entah sampai batas kesabaran nya habis atau Bara akan melakukan jalan pintas.
Bara masuk ke mobil , ia segera memakai sabuk pengaman dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang bahkan pelan.
__ADS_1
Bara juga melihat ke arah Vee yang hanya diam saja tanpa berucap satu kata pun dari bibirnya.
"Aku serius....atau kita jalani hubungan ini secara diam diam Vee, sampai kamu siap untuk mengatakan yang sebenarnya kepada Gery dan yang lainnya??"
Vee menoleh ke arah Bara, ia langsung menggeleng. Misal masih ada nama Bara di dalam hati nya, Vee juga tidak akan pernah meninggalkan laki laki yang sudah berjuang keras untuk dirinya selama ini.
"Aku tidak bisa....kamu cari yang lain saja. Dan aku dan kamu hanya teman saja Bar, tidak lebih...dan aku tidak akan meninggalkan Gery, sampai kapanpun juga."
"Vee ..."
"Cukup Bar....dari dulu kita hanya sebatas teman saja bukan?? bahkan kamu sudah menganggap aku seperti adik kamu sendiri, dan biarkan seperti itu saja....jangan menginginkan yang lebih dariku."
"Vee.....aku sangat mencintai mu, mungkin cintaku lebih besar dari cinta yang di berikan Gery padamu....aku...."
"Stop!!"
__ADS_1
"Kalau kamu masih bersuara dan membahas ini....lebih baik aku turun Bar....!!"
Vee sudah membuka sabuk pengaman nya, tentu saja ia tidak akan main main dengan ucapannya saat ini.