Perjodohan Rahasia

Perjodohan Rahasia
Menceritakan kebenaran


__ADS_3

"Kamu bercanda sayank, aku tau...kamu hanya menguji aku... sebentar...."


Gery masih tidak percaya, atau bahkan ia menolak untuk percaya...yang benar saja, laki-laki itu malahan mengatakan kalau Vee hanya menguji nya, apa sih yang ada di pikiran Gery saat ini?? terlalu cinta atau memang bodoh??


Gery malahan mengambil ponsel nya dari saku celana, entah lah apa yang akan di lakukan atau di lihat kan oleh Vee.


Vee sendiri bingung, ia bahkan tidak bercanda sedikit pun, ia serius dan tidak main main dengan ucapannya, tapi yang ada malahan Gery mengelus ponselnya.


"Please yank, biar aku bicara dulu.", pinta Vee agar Gery tidak terlalu jauh dan hanya menganggap itu sebuah lelucon belaka.


"No sayank, aku sudah lama ingin melihat kan ini kepada kamu, jadi..simpan saja lelucon mu itu."


Gery membuka ponselnya, ia mengarahkan ponselnya itu kearah Vee, sehingga Vee bisa melihat dengan jelas sesuatu yang ada di ponsel Gery.


Mata Vee melotot, ia menggelengkan kepala nya serta kembali meneteskan air mata nya, tidak menyangka kalau Gery sudah membuat desain undangan pernikahan nya begitu juga dengan konsep acara pernikahan nya itu...


Sungguh....Vee rasanya ingin menjerit, ingin berteriak sekencang mungkin, atau bahkan ingin menghilang saat ini juga, tidak sanggup rasanya melihat betapa bahagianya Gery yang nanti nya akan berubah menjadi kesedihan.


'Ya Tuhan...apa yang harus aku lakukan??? Gery sudah begitu banyak persiapan untuk pernikahan kami?? apa aku harus egois?? apa aku akan tetap menikah dengan Gery dan membatalkan rencana pernikahan ku dengan Bara, atau mau harus melepaskan Gery dan membuang semua kenangan kita selama dua tahun lebih ini?? aku tidak sanggup???'


"Ini adalah desain yang aku buat sendiri, dan maaf sayank.....aku tidak meminta pendapat kamu, gimana?? kamu suka kan?? dan Minggu depan kita akan menikah...Aku sudah memikirkan semua nya, sebelum semua nya terlambat, aku akan mempercepat pernikahan kita, dan kamu tidak perlu khawatir...semua aku yang mempersiapkan nya, kita akan mengadakan pesta yang mewah dan megah.."


'Kamu sudah terlambat sayank,. bukan aku tidak setia, tetapi......ah....rasanya aku ingin membunuh Bara, gara gara dia aku harus membuat orang sebaik Gery terluka dan kecewa.'


Vee menggeleng, ia menetes kan air mata nya dan memeluk Gery, Isak tangis Vee begitu terdengar di telinga Gery...


"Sayank ... kamu sampai segitunya, terharu ya yank....maafkan aku atau kejutan mendadak ini."

__ADS_1


Gery pikir Vee menangis karena terharu, tidak tau saja jika Vee malahan berpikir ke yang lain nya.


"Dan sekarang...apa kamu masih bercanda dengan calon suami mu ini yank??? apa kamu masih mau menguji cintaku??"


"Tidak, aku tidak menguji cinta kamu yank, aku percaya sama kamu, dan aku yakin...cinta kamu itu tulus untuk ku, aku pun sama...aku sangat mencintai kamu dan juga menyayangi mu, dan terimakasih.... terimakasihnya atas konsep yang telah kamu bikin, yang telah kamu rancang dengan sebaik mungkin, aku tidak bisa mengucap kan apa apa lagi, selain ucapan terimakasih... tetapi .....maaf.... sebaiknya kamu simpan saja semua nya, aku tidak mungkin memakai nya, dan tidak mungkin juga kita akan menikah."


Vee mengucapkan itu dengan sesenggukan, meskipun berat adanya, tetapi...ia harus lakukan itu semua nya sebelum Gery melangkah lebih jauh lagi, yang nyatanya memang sudah sangat jauh melangkah untuk mempersiapkan pernikahan nya.


"Tidak...kamu hanya bercanda, sekali lagi .. becanda mu tidak lucu sayank...."


Gery menatap tajam wajah Vee, ia juga memandang ke arah matanya, yang sudah banjir dengan airmata dan juga memang tidak ada kebohongan di mata nya.


Deg


'Astaga...apa memang Vee tidak bercanda, Ya Tuhan....ujian apa lagi yang kamu berikan pada hamba mu ini ...aku sungguh tidak kuat jika ini benar, aku tidak sanggup untuk berpisah dari Vee.', batin Gery yang sudah menangis histeris tetapi...ia masih bisa menyembunyikan tangisannya.


Gery menarik tubuh Vee, ia pun memeluk Vee dengan sangat erat, menciumi kepala Vee dan juga memegang lembut rambut Vee.


Setelah di rasa cukup, laki laki itu melepaskan pelukan nya, dan kembali menatap ke wajah cantik Velia dengan tangan nya memegang pipi Vee.


"Katakan padaku, kalau apa yang kamu cerita kan itu tidak benar, dan hanya cerita di dalam film saja, bukan kisah nyata!!, dan katakan juga kalau kamu hanya bercanda sayank...."


Gery sudah siap untuk menerima kenyataan yang terjadi, meskipun ia sendiri tidak yakin dan hanya menganggap apa yang di ucapkan oleh Vee hanyalah semu belaka.


"Aku serius dan aku yang ada di dalam cerita itu, dan aku juga tidak bercanda, apalagi sengaja menguji cinta kamu, karena itu bukan sebuah film tapi kisah nyata, maaf yank...aku...harus mengakhiri hubungan kita, aku tidak pantas lagi untuk kamu, aku tidak suci lagi dan aku....."


"Hiks....hiks...hiks...."

__ADS_1


Melihat Vee menangis, Gery langsung menarik tubuh Vee dan memeluk nya, hatinya rasanya sakit dadanya begitu sesak, ia tau apa kelanjutan dari ucapan Vee, dan ia tidak menyangka jika akan seperti ini.....


"Lepaskan aku Ger...aku tidak pantas untuk kamu, aku sudah ternoda.. aku ...."


Kembali lagi, bagai terhantam batu besar, Gery menetes kan air mata, mendapati kenyataan kalau tunangan nya sudah diperkosa orang, rasa hancur dan marah kok ada di dalam hatinya, bukan membenci Vee tetapi...ia membenci dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga Vee dengan sebaik baiknya.


Vee kembali terisak, sebisa mungkin ia akan menguatkan diri nya untuk mengatakan yang sejujurnya nya.


"Tidak..apapun yang terjadi, aku tidak akan melepaskan kamu, aku mencintaimu dan sangat mencintai mu, dan pernikahan kita tetap di laksanakan, bahkan aku akan segera memajukan nya, aku tidak akan melepaskan kamu, apapun kondisi kamu "


Benar seperti apa dugaan Vee sebelum nya kalau Gery memang benar benar mau menerima Vee apa adanya, dan tidak mempermasalahkan apa yang sudah terjadi, bahkan laki laki itu tetap akan menikahi nya dan memajukan tanggal pernikahan nya.


'Segitu besar nya cintamu ke aku , Ger.....tanpa kamu ketahui...aku juga sangat mencintai mu, tetapi aku bisa apa kalau keadaan ku seperti ini. Atau mungkin Gery mau menerima aku karena dia belum tau siapa yang telah membuat aku seperti ini??'


"Jangan menangis, sekarang hapus air mata mu dan ceritakan apa yang terjadi, dan siapa yang melakukan nya???"


Bukan hanya Vee yang menangis, Gery pun ikut meneteskannya airmata nya, melihat calon istri nya menangis sesenggukan.


Dengan berlinang air mata, Vee akhirnya menceritakan siang kelam di alami nya, dari awal Bara menjemput nya hingga di bawa ke apartemen dengan alasan mengambil berkas dan bertemu dengan orang kepercayaan, sama sekali Vee tidak menutupinya apa yang telah terjadi, dan Vee berharap Gery mau melepaskan nya dan memaafkan nya.


"Brengseekkk!!"


"Baji**ngan!!"


"Kurang aja kamu Bara!!! arhhhhhh....."


Emosi Gery semakin menjadi jadi, tatkala Vee menceritakan bagaimana ganasnya laki laki itu mengambil sesuatu yang dijaga Vee dan juga ia jaga. Dan juga Vee mangatakan kalau Bara lah pelakunya, bukan karena di jebak, atau karena pengaruh obat, tetapi.. memang sengaja di lakukan oleh Bara.

__ADS_1


Bahkan saat ini Gery ingin membunuh Bara, yang telah tega memperlakukan Vee dengan begitu kejamnya.


__ADS_2