Polwan Cantik

Polwan Cantik
#108


__ADS_3

Selesai makan siang Safitri membantu membereskan piring-piring kotor & gelas kotor, ia bersama Widia mencuci piring beserta gelas kotor bekas mereka makan, tiba-tiba ada suara dari arah belakang.


" nah cewek tuh gitu, habis makan cuci piring biar disayang mertua, habis tuh ngepel ya, hahahaha " (kata suara tersebut)


Siapa lagi kalau bukan sih Bara tukang iseng, selama ini ia cukup akrab dengan Bara, tidak begitu susah akrab dengan calon adik iparnya ini karena mereka masih sama-sama muda.


" apa lo, mau bantu kita berdua cuci piring " (kata Widia sambil menyipratkan air ke Bara)


" woy, basah,....iss " (kata Bara)


" hahahah, sukurin, ayo Wid siram aja banyak-banyak " (kata Safitri)


" eeiiii...no.....gue sudah mandi ya, jangan bikin gue mandi lagi " (kata Bara)


" hahaha, suruh sapa iseng disitu, pake segala nyuruh kita ngepel " (kata Widia)


" ya basah deh gue, ah elah...mandi lagi nih " (kata Bara)


" dah mandi sana " (kata Safitri)


" iya nanti anak kecil masuk angin " (kata Widia)


" dasar duo tulang belulang, hahahah " (kata Bara)


" iiii...stres lo, dua polwan cantik gini dibilang tulang belulang, selek emang mata nih anak " (kata Widia)


#*Bripka Abimana Prasetiya


Lagi-lagi ia mendapati Bara sedang mendekati kekasihnya bercanda & tertawa bersama kekasihnya, ia bisa seakrab itu dengan Safitri tanpa ada rasa canggung karena Bara & Safitri memang tidak beda jauh usianya.


" bang " (kata Bripda Alin)


" hmmm " (kata Abimana)


" bang Abi lagi ngapain disini? " (kata Alin)


" gak papa lin " (kata Abimana)


" oh, gue tau, pasti lo habis mergokin Bara ya?, gue juga dari tadi meratiin dia, mukanya seneng banget liat Safitri datang " (kata Bripda Alin)


" satu masalah selesai, satu lagi yang bikin gue tambah bingung " (kata Abimana)


" hmmmm, gue bingung juga sama Bara bang " (kata Bripda Alin)


" Ya sudah lah, kita liat nanti aja, gue mau balik ke kantor dulu " (kata Abimana)

__ADS_1


Abimana segera menghampiri kekasihnya yang telah selesai mencuci piring & menggandeng tangannya.


#*Safitri


" sayang kita sudah mau balik? " (kata Safitri)


" belum sayang nanti ya jam satu, kita duduk dulu sama yang lain " (kata Abimana)


" yuk Wid " (kata Safitri)


" udah lo jalan aja didepan, gue rela jadi obat nyamuk lo, gini emang kok nasib sih jones " (kata Widia)


" hahahah, ntar juga lo laku, tenang aja, mana ada yang bisa nolak pesona polwan cantik " (kata Safitri)


" aiih...aiiihh...hahahahah gede kepala gue " (kata Widia)


Safitri & Bripka Abimana serta Widia telah bergabung dengan yang lainnya diruang keluarga, bersantai sejenak meluruskan kaki sebelum mereka kembali kekantor.


" sayang gimana kerjaannya hari ini? " (kata mama kepada Safitri)


" Alhamdulillah masih aman sih ma " (kata Safitri)


" ma, calon mantu mama ini gak mungkin kesulitan ma, mama lupa dia kan bintara terbaik loh " (kata papa)


" is, papa bikin Safitri malu " (kata Safitri)


" mau juga dong hadiahnya, hahahhaha " (kata Widia)


" oh iya Widia juga kemaren termaksut bintara 10 terbaik ya? " (kata mama)


" hehehe, tapi masih kalah jauh dari Safitri tante, dia nomer satu loh " (kata Widia)


" aih gede kepala deh, bang kasih makan banyak-banyak cewek lo biar gak kaya tengkorak hidup, hahaha " (kata Bara yang muncul dari belakang)


" Bara....jangan gitu dong, badan Safitri itu bagus tau, sudah perfect " (kata mama)


" tau nih bocah, bisa-bisanya julukin kita duo tulang belulang ya Fit, tipenya Bara pasti yang gendut-gendut, hahahah " (kata Widia)


" enak aja, tipe gue pasti yang imut, yang cantik, yang punya mata sama bibir bagus " (kata Bara)


" Bar justru yang kaya tulang ini yang enak dipeluk " (kata abimana langsung memeluk Safitri)


Safitri tidak menolak dipeluk oleh tunangannya didepan keluarga kekasihnya, karena ia juga melakukan hal yang sama didepan keluarganya juga.


#* Bripda Randito Dwi Mahendra

__ADS_1


" lo yakin mau nikah sama gue? " (kata bripda Randito)


" ya mau gimana lagi kak, gue sudah terlanjur setuju usulan kakek kemaren sebelum kita ketemu hari ini, kalau tau kakak yang bakal dijodohin sama Ega dari kemaren juga bakal Ega tolak kak " (kata Ega)


" tapi kalau kita jadi nikah, kita nikah tanpa dasar cinta loh " (kata Bripda Randito)


" ya udah jalani aja sih kak, kalau emang suatu saat gak juga cinta terus gak ada kecocokan ya udah cerai aja " (kata Ega)


" aduh gampang banget sih lo ngomong cerai, bagi gue nikah itu cuman sekali seumur hidup, tapi kenapa harus sama lo sih " (kata Bripda Randito)


" ya terus maunya gimana kak?, kita gak punya daya & upaya " (kata Ega)


" gue bakal nikah sama lo, tapi gue gak akan pernah cerain lo walaupun suatu saat nanti gak bakal pernah ada cinta yang muncul, gue gak mau nama baik keluarga gue rusak gara-gara kita cerai " (kata Bripda Randito)


" lo gak mau kita cerai kalo ga ada cinta, terus gimana perasaan gue kak?, gue gak mau lah punya status jelas menikah tapi gak pernah cinta " (kata Ega)


" ya udah mulai sekarang lo harus belajar cinta sama gue " (kata Bripda Randito)


" ih...ogah, masa cuman gue yang harus belajar cinta sama lo, terus lo gimana kak? " (kata Ega)


" kan tadi gue sudah bilang gue gak bakal cerain lo meskipun gak ada cinta diantara kita, itu termaksut jaminan " (kata Bripda Randito)


" ckk, curang banget sih lo kak " (kata Ega)


" percaya sama gue " (kata Bripda Randito)


" ngomong-ngomong dulu kenapa lo pindah kak?, Safitri gak bisa move on dari lo sebelum dia ketemu sama bang Abimana " (kata Ega)


" hmmm, yang bener dia gak bisa move on juga dari gue?, gue terpaksa pindah papa pindah tugas " (kata Bripda Randito)


" lo punya cewek kak? " (kata Ega)


" gue gak punya cewek, gue lagi suka sih sama cewek tapi sayangnya dia satu bulan lagi bakal nikah " (kata Bripda Randito)


" whaaaaaaaatttt, duh sian banget sih lo kak, tuh cewek tau lo cinta gak sama dia? " (kata Ega)


" iya dia tau, tapi gue terlambat " (kata Bripda Randito)


" gue pikir lo masih cinta sama Safitri " (kat Ega)


" awalnya gue emang gak pernah lupain Safitri, dari dulu sampe sekarng gue jomblo alasan pertama ya karena gue masih cinta sama dia, sampe waktu di SPN gue ketemu cewek itu yang ngebuat cinta gue ke Safitri ilang " (kata Bripda Randito)


" gue gimana ya nanti cerita sama Safitri sama Risya kalo gue dijodohin sama lo, is....gue bingung " (kata Ega)


" kenapa lo bingung? " (kata Bripda Randito)

__ADS_1


" lo kan mantannya sahabat gue, terus gue malah mau nikah sama lo " (kata Ega)


Inilah takdir tidak ada yang tau, jangankan takdirmu besok atau lusa takdir beberapa menit kedepan saja kita gak akan pernah tau.


__ADS_2