Polwan Cantik

Polwan Cantik
#26


__ADS_3

Hari agenda IBL telah tiba, safitri bersama semua calon bintara polwan lainnya telah memakai pakaian rapi untuk pulang ke rumah masing-masing, ponsel milik calon bintara polwan yang telah di tahan kini telah dikembalikan kepada pemiliknya masing-masing, setelah diijinkan untuk pulang gerbang pun dibuka lebar, mereka semua berpelukan berpamitan mengucapkan salam perpisahan.


Teman Safitri Naya pulang kearah yang berbeda dengannya, sedangkan Adila kini telah dijemput oleh orangtuanya karena dia berasal dari daerah ini, sedangkan dirinya beserta Widia & Fira pulang bersama, mereka bertiga akan berpisah di kota C karena Fira berasal dari kota C, tetapi sebelum mereka sampai di kota C mereka masih bersama-sama menaiki pesawat yang sama. Saat menuju bandara Safitri dan dua temannya diantar Bripda Randito, didalam mobil yang dikendarai Bripda Randito juga sudah ada Bripda Alin yang duduk disebelahnya.


" Fit sudah kasih kabar ibu sama bapak belum kalo bakal pulang " (kata Widia)


" belum, gue emang sengaja gak ngabarin ibu sama ayah, kan kejutan " (kata Safitri bersemangat sambil tersenyum)


" jadi lo gak ngabarin siapa-siapa dong?? " (kata Fira bertanya pada Safitri)


" gue cuman ngabarin sahabat gue aja, soalnya pas hp aktif ternyata banyak pesan dari sahabat gue " (kata Safitri)


" Risya sama Ega??? " (kata Bripda Randito)


" iya kak, masih ingat sama mereka??? " (kata Safitri kepada Bripda Randito)


" mm, gimana gue lupa sama dua sahabat lo " (kata Bripda Randito )


Seketika Widia beserta Fira & Bripda Alin kaget karena Bripda Randito ternyata sangat mengenal baik Safitri bahkan dia juga mengenal kedua sahabat Safitri.


" lo berdua sebelumnya udah saling kenal??? " (kata Bripda Alin tidak mau ketinggalan informasi penting)

__ADS_1


Sedangkn Widia & Fira hanya memberi kode bertanya kepada Safitri, Safitri bingung bagaimana menjelaskannya padahal selama ini dia sengaja menjaga rahasia hubungan yang pernah dijalinnya dengan Bripda Randito.


"oh jelas kenal lah, kita berdua dulu pernah pacaran " (kata Bripda Randito)


" apa????? " (kata Bripda Alin, Fira & Widia bersama)


" gimana mungkin " (kata Bripda Alin)


" apa yang gak mungkin, pasti kalian bingung kan, gue di kota G Safitri di kota xxx gimana kita dulu bisa pacaran, hahahaha " (kata Randito sambil tertawa)


" oh jadi itu alasannya bang Randi diem-diem meratiin Safitri "(kata Widia)


" aaahhhh sweat banget sih bang Randi bikin klepek-klepek, bang ceritain yang kaya tadi bang Randi bilang dong kenapa bisa kalian jauh tapi pernah pacaran " (kata Fira)


" is, kepo banget sih " (kata Safitri), " kak Dito jangan dibahas, lagian juga itukan masa lalu kayaknya gak berfaedah deh ungkit-ungkit masa lalu " (kata Safitri kepada Randito)


" lo manggil bang Randi pakai panggilan yang beda dari kita semua, tega lo Parmin, lo bener-bener gak anggap kita temen ya, padahal kita udah kenal lama loh, dua bulan di asrama kita dekat, kayanya lo gak anggap kita teman lo deh " (kata Widia sambil menyilang kan tangannya)


" weh buset cantik-cantik panggilannya Parmin, hahaha " (kata Bripda Randito)


" gitu emang Widia kak suka ganti nama orang seenaknya " (kata Safitri), " mm, oke-oke gue ceritain biar lo puas Ngatimin, sebelumnya denger penjelasan gue kenapa gue gak cerita masa lalu gue sama kak dito ke kalian, gue gak mau kalau masa lalu gue bakal jadi gosip & mempengaruhi nilai gue selama di SPN, gue ada di sana bener-bener pengen belajar dengan baik, dapat nilai terbaik, maaf ya teman-teman " (kata Safitri)

__ADS_1


Didalam perjalanan safitri terpaksa menceritakan rahasia yang disimpannya baik-baik yang telah terbongkar dengan sendirinya, ia menceritakan panjang lebar dari awal mereka bisa pacaran sampai akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah, banyak pertanyaan-pertanyaan yang Safitri harus jawab dari dua temannya ini, sedari tadi saat membahas perihal masa lalu Safitri & Bripda Randito, Bripda Alin hanya diam saja mendengar kisah klasik yang telah ia bongkar, safitri berfikir jika bripda Alin kecewa mendengar kenyataan sehingga Bripda Alin tiba-tiba terdiam tak bersuara.


" jangan-jangan kak Alin beneran naksir sama kak Dito, kan selama ini kalo ada kak Dito pasti ada kak Alin, tadi aja waktu kak Dito nyuruh gue duduk di depan dia malah nyuruh gue duduk di belakang terus dia yang duduk di depan " (gumam Safitri dalam hati)


" **** banget gue kenapa tadi bisa bahas Ega sama Risya sih " (Safitri masih dalam hati)


#* Bripda Alin


" *Astaga naga gimana mungkin gue bisa kelewatan informasi sepenting ini, bodoh, bodoh, pasti bang Abimana bakal Shyok berat kalau tau berita sepenting ini " (gumam Bripda Alin dalam hati)


" gue pasti kena lagi ni nanti sama bang Abimana, ya gusti kenapa gue **** banget sih, dua bulan di SPN tapi baru sekarang gue tau, bang Abimana bakal mikir kalau gue gak berguna, tamat dah riwayat gue, bang Abimana bakal bener-bener kirim gue kepelosok " (masih bergumam didalam hati*)


Bripda Alin sangat tahu betul bagaimana sifat kakak sepupunya itu, saat marah ancaman Bripka Abimana bukan sekedar isapan jempol, dia selalu membuktikan apa yang sudah menjadi keputusannya, Bripda Alin saat ini hanya pasrah dengan hukuman yang akan diberikan Abimana, tiba-tiba saat berfikir hukuman Bripda Alin mengingat sesuatu yang diucapkan kakak sepupunya itu.


" tunggu dulu, jangan-jangan bang Abimana sudah tau Randito mantan Safitri, pantesan dia nyuruh gue gebet nih hantu blauw, aaaaaaaahhhhh bang Abimana jahat banget sih " (gumam Bripda Alin dalam hati)



profil bripda alin


_____note: profil alin authore gambarkan sperti bripda ismi aisyah yang memang notabennya seorang polisi juga, tapi lagi-lagi thore hanya mengingatkan cerita ini tidak ada hubungannya denga profil siempunya foto ini real karangan saya....trimakasi & selamat membaca, jangan lupa like & tekan favorit serta tinggalkn komentar 🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2