
Safitri berada dikamar bersama mama,disana sudah ada papa, Bripda Aidan, serta Bara & tak lama mas Bagas, mba Reina beserta anknya ikut masuk kedalam kamar mama juga. Meraka membantu mama untuk memasukan oleh-oleh kedalam koper, mama membeli banyak sekali oleh-oleh untuk sanak keluarga.
" sudah selesai ma packingnya? "(kata mba Reina yang baru saja masuk)
" iya sayang tinggal sedikit lagi " (kata mama)
" mamamu teralalu banyak beli oleh-oleh Fit, makanya gini nih gak selesai-selesai dari tadi malam " (kata papa)
" loh mama packing barang dari tadi malam " (kata Safitri)
" iya sayang dari tadi malam " (kata mama)
" mama gak tidur dong tadi malam? " (kata Safitri)
" tidur lah dek, masa mama gak tidur " (kata mba Reina)
" kenapa sayang? " (kata mama kepada Safitri)
" emmmm " (kata Safitri sambil garuk-garuk kepala & tersenyum)
" jangan bilang lo mikir kalau mama packing gak tidur dari semalem sampai sekarang ya Fit ? " (kata mas Bagas)
" eh, hehehehehehe, iya mas " (kata Safitri)
" hahahahahahaha " (mereka semua tertawa)
" mama memang packing Fit dari tadi malam, tapi karna gak selesai jadi mama tinggal tidur, terus dilanjut sekarang deh " (kata mas Bagas)
" oh gitu ya, Safitri kira mama gak ada tidur dari semalem, agak kuatir soalnya mau perjalanan jauh kan " (kata Safitri)
" duh perhatiannya calon mantu sama mama " (kata papanya)
" perhatian sama oneng beda tipis ya pa, hahahahah " (kata Bara)
" huuusssssttt, Bara gak boleh gitu sayang " (kata Mama)
" Bar Safitri bukan oneng Bar, dia kan masih belasan tahun jadi ya pikirannya masih belum terlalu nyambung, sama kaya lo, namanya juga anak kecil " (kata Bripda Aidan)
__ADS_1
" is bang Aidan, Safitri bukan anak kecil tau, Safitri sudah 18tahun " (kata Safitri)
" is pake gak ngaku lagi kalo anak kecil " (kata Bara)
" lo juga kali Bar, lo kan masih 17, masih lebih tua gue dari lo " (kata Safitri)
" beda dikit juga, mau banget dibilang lebih tua " (kata Bara)
" hahahaha, nih piyik-piyik bedua malah ributin umur sih, udah kalian berdua sama anak kecil " (kata mas Bagas)
" gak ah, anak kecil mah gak punya KTP punyanya KTA, gue udah punya KTP dong " (kata Bara)
" dih gaya bener lo Bar, baru juga berapa bulan punya KTP, hahahaha " (kata Aidan)
Lama berbincang mama menyuruh Bripda Aidan melihat Bripka Abimana & Bripda Alin setelah Bripda Aidan keluar, mama juga sudah selesai bebenah oleh-oleh, mereka juga segera keluar membawa travelbag, Safitri membantu membawakan travelbag mama, ia tersenyum kepada Bara yang melihat kearahnya, Bara & Safitri saat ini sudah berteman meskipun Bara adalah calon adik iparnya. Mereka semua segera duduk & bergabung diruang tamu sebelum berangkat kebandara.
" penerbangan jam berapa ma? " (kata Abimana)
" jam 11 sayang " (kata mama)
" Bi lo tadi malam nginep dirumah Safitri? " (kata mas Bagas)
" ehem, ehem "(kata Bripda Aidan)
Safitri hanya diam terpaku mendengar pertanyaan mas Bagas, dia tidak ingin keluarga calon suaminya berfikir jika mereka berdua melakukan hal yang aneh-aneh.
" iya mas, tadi malam kan hujan deras, anginnya juga kencang, jalanan gak keliatan jadi bapak sama ibu nyuruh Abi nginep deh " (kata Abimana)
" Fit lo tidur bareng sama sing, eh, emmm bang Abi? " (kata Bripda Alin)
" iya dong kita tidur bareng " (kata Abimana sengaja menggoda Safitri)
"eh enggak kok, bang Abi boong tuh " (kata safitri dengan muka polos menjelaskan karena tidak ingin mereka semua berpikiran negatif)
Mendengar perkataan Abimana tiba-tiba Bara izin masuk kedalam untuk mengambil sesuatu dengan muka agak kesal.
" ma Bara kedalam dulu ya ada yang ketinggalan " (kata Bara)
__ADS_1
Saat Bara masuk kedalam kamarnya ponsel Safitri berbunyi tanda pesan WhatsApp masuk, tetapi Safitri tidak menghiraukannya karena ia masih harus meyakinkan keluarga calon suaminya supaya tidak terjadi salah faham.
" hayo yang bener yang mana nih " (kata mba Reina sambil tersenyum)
" gue lah mba " (kata Abimana), " sayang gak usah malu sih, ngaku aja kenapa, gak inget ya tadi malam tidur sambil Abang peluk " ( kata Abimana)
" wah, masuk kandang singa Lo Daha Fit " (kata Bripda Alin)
" woow HOT " (kata Bripda Aidan)
" boong banget sih bang, itu mah dalam mimpinya Abang kali, aku aja tidur di kamar ibu sama ibu " (kata Safitri)
" Bi jangan godain Safitri kaya gitu ah " (kata Mama)
" emang Lo bang, belum waktunya tau " (kata Bripda Alin)
" gak papa juga kali kalau sama-sama mau, apalagi momennya pas tuh tadi malam dingin-dingin ah " (kata Aidan)
" brengsek Lo Dan kaya yang udah pernah " (kata mas Bagas)
" hahaha, belum si tapi udah sering liat prakteknya" (kata Aidan)
" lo Dan bikin cewek gue malu, kita berdua tidur misah kok, cuman bercanda aja tadi, gue sayang sama dia gak bakal gue rusak harga dirinya, pendidikannya aja masih lama gue gak mau jadi ******** demi kesenangan bikin masa depannya ilang " (kata Abimana sambil memeluk Safitri)
" hhhhhmmm anak papa memang luar biasa, papa bangga sama kamu komandan " (kata papa sambil tersenyum)
" lo hebat dek, lo memang kesayangan mba Reina " (kata mba Reina)
" uuhhhh bang Abi so sweetie, kalau singa sweeti nya kaya bang Abi gue juga mau " (kata alin)
" Lin lo gak perlu cari singa, inget apa kesepakatan kita tadi? " (kata Abimana memeperingatkan bripda alin)
" iya bang Alin ingat, Alin gak cari singa deh " (kata Bripda Alin)
" hahahahaha, apaan sih lo Lin singa lagi lo bawa " (kata Bripda Aidan)
Safitri kini berada dipelukan Abimana, dielus berkali-kali rambutnya & diciumnya keningnya, sungguh benar-benar beruntung dirinya pikirnya mendapatkan laki-laki yang baik yang akan menjaga dirinya dari orang lain, bahkan keluargamya juga sangat baik.
__ADS_1