
Jam masih menunjukan pukul 01.00siang, ia masih berada dirumah ega beekumpul bersama ketiga sahabatnya sedari tadi pagi sejak pukul 08.00, siang ini mereka memutuskan untuk pergi shoping setelah seharian hanya bercerita sambil ngerujak karena dua ketiga sahabatnya sedang hamil. Mereka segera bersiap-siao menuju mol, seperti biasa risya yang mengendarai mobil, kali ini mereka tidak duduk didepan bertiga bersama tapi saat ini formasi sudah berubah, risya duduk didepan bersama widia & ega bersama safitri dibelakang.
"laki kita pada ngapain ya sekarang?"(kata safitri)
"sudah makan belum ya?"(kata ega)
"anak kita udah dikasih makan belum ya ga ama bapaknya?"(kata safitri lagi)
"dih kalian berdua ni, galau amat,...**** bener mah laki kalo biarin anaknya kelaperan apalagi model kaya laki kalian udah gak munhkin kalo anak kalian kelaparan"(kata widia)
"udah beb ini hari kita,...lemesin adjaaaa staaaayyy,.....nikmati hari bebas tugas"(kata risya)
"nah bener tuh kata risya"(kata widia)
Safitri & ega hanya manggut-manggut tanda setuju, setelah beberapa lama akhirnya mobil yang mereka kendarai sampai juga disebuah mol, mereka segera keluar & masuk bersama-sama kedalam.
"gue mau cari baju bayi ah,...bantu pilihin ya bebeb cari-cari perabotan babby"(kata risya)
"beres beb"(kata ega)
"yuk"(kata widia)
"gila nih tiga bumil kompak amat, gue ditinggalin"(kata safitri)
"hahaha,...lo sendiri kebutalan yang gak lagi hamil ya"(kata ega)
"iya kalian bertiga hamil aja kompakan, janjian amat"(kata safitri)
"yang janjian ega sama widia beb,..kalo gue mah udah mau ngebrojol tinggal nunggu waktu kan"(kata risya)
"hahahhahah"(mereka tertawa bersama)
Mereka berempat menaiki tangga eskalator menuju keatas ketempat peralatan babby, mereka berempat memilah-milah barang membantu risya.
#* Abimana prasetiya
Sudah jam 01.30siang, ia telah menidurkan anaknya zayn dikamarnya, karena umur zayn sudah dua tahun lebih ibu safitri tak menetap tinggal dirumah mereka lagi tapi ibunya berpindah-pindah, kadang dirumah mereka kadang dirumah mas min, saat ini ibu giliran tinggal dirumah mas min katanya sudah lama tidak tinggal disana rindu dengan suasana rumah disana ia & istrinya tak bisa melarang ibunya untuk tidak pergi & tetap tinggal bersama mereka. Saat ini ia masih memikirkan istrinya sambil duduk disofa menyenderkan tubuhnya sambik berkali-kali memeriksa ponselnya.
"bini kalian ada ngirim pesan gak?"(kata abimana)
"gua gak si"(kata aidan)
__ADS_1
"gue juga gak bang"(kata randito)
"sudah lah bang, bini kita lagi curhat-curhat disana"(kata bara)
"assssttttt,...pasti curhat-curhat masalalu, mengenang masa-masa lalu,...gak rela gue rasanya"(kata abimana)
"apa yang bikin lo gak rela si bang, wajarlah mereka kumpul cerita-cerita nostalgia"(kata bara)
"ya gue gak pengen dia inget masa-masnya dia pacaran sama randi lah"(kata abimana)
"astaga,....ni gue disini bang,....bunuh aja gue bang kalo lo cemburu sama gue,...itu masalalu aja bang gak ada yang spesial,...hahahhaha"(kata randito)
"hahahhaha,....tuh bang bang dito aja mengakui gak ada yang spesial, udah lah yang lalu ya udah gitu, lagian gak mungkin cinta mereka bakal tumbuh lagi"(kata bara)
"tumbuh...tumbuh...kalo tumbuh gue rondap biar mati kaya rumput"(kata abimana)
"hahahha,....lo disamain rumput liar ran"(kata aidan)
"tega lo bang,...hahahha"(kata randito)
Abimana memeriksa lokasi istrinya berada saat ia membuka titik kordinat berjalan lalu berhenti, diperiksanya lokasi tempat istrinya berhenti ternyata istrinya berada disebuah mol.
"aaaaahhhhhh.... moll"(kata abimana sambil mengusap wajahnya agak frustasi)
Abimana menunjukan ponselnya kepada bara menunjukan lokasi dimana istri-istri mereka berada.
"mereka lagi dimoll bang,...kenapa si memang, udah sih, bentar lagi juga pulang" (kata bara)
"lo tau kan moll banyak cwo bar,...paling anti gue kalo cwo ngeliatin bini gue, bini gue sekarang makin cantik aja gak rela gue dia digodain cwo"(kata abimana)
"ya sudah kita susulin aja bang,...sambil kita nongkrong cari makan disana"(kata randito)
Abimana hanya menurut & mengangguk, jam telah menunjukan pukul 02.00siang, ia tak membawa anaknya zayn karena sedang tertidur, ia menitipkan zayn kepada babbysiter, mereka berempat mengendarai mobil menuju moll yang sama tempat para istri mereka menghabiskan waktu siang ini, setelah beberapa ouluh menit akhirnya mereka sampai dimoll tersebut & mulai masuk, abimana berjalan sambil melihat kearah sekeliling mencari keberadaan istrinya, setelah dilihatnya istrinya sedang memilih perabotan bayi ia langsung mengajak bara serta aidan & randito untuk turun menuju kafe untuk mengisi perut mereka karena sedari tadi ia tak bisa mengisi perutnya memikirkan istrinya setelah saat ini ia melihat iatrinya ia baru bisa mengisi perutnya, mereka berempat berada disebuah kafe masih didalam moll tersebut juga, mereka berempat memesan makanan & minuman setelah pesanan mereka datang mereka berempat menyantap makanan tersebut sambil bercerita-cerita.
#*Safitri
Masih memilih-milih perabotan bayi membantu risya ia tersenyum-senyum lucu melihat perabotan bayi yang sangat imut, saat ia berjalan menjauh dari risya tiba-tiba risya berteriak kesakitan.
"aaaauuuuuu,....beb"(kata risya)
Safitri & kedua sahabatnya kaget menghampiri risya yang berteriak seperti kesakitan.
__ADS_1
"kenapa beb"(widia)
"perut gue sakit beb,...auuu....aaaaaa...sakit beb"(kata risya)
"astaga beb risya kayanya kontraksi"(kata ega)
"iya risya mau melahirkan beb, ayo telpon bang aidan,...mana hp lo beb"(kta safitri)
"auuu,...beb....gue gak tahan,....sakit beb,..."(kat risya)
"aduh gimana dong"(kata widia)
"tenang jangan panik ayo kita bawa risya turun ke mobil, lo bisa bawa mobilkan wid"(kata ega)
"bisa beb"(kata widia)
"ayo,...kita bopong,...gue lagi berusaha nelpon laki gue"(kata safitri)
Safitri sedari tadi sibuk menghubungi suaminya tapi tak kunjung mendapatkan balasan dari suaminya juga, mungkin saja saat imi suaminya sedang tidur siang pikirnya.
#*Andriawan abara brilian
Ia berada dikafe menikmati makan siangnya bersama abangnya & abang-abang yang lain, ia terpaksa mengikuti abangnya yang sangat posesif bahkan sedari tadi abangnya tak bisa menelan apapun meskipun ia lapar karena hawatir dengan istrinya, saat bara sedang menyedot minumannya lagi ia melihat istrinya bersama para sahabatnya membopong risya bergantian membuatnya hampir menyemprotkan minumanannya.
"iiii...itu kenapa tuh,....risya dibopong"(kata bara)
Karena kata-kata bara aidan langsung melotot sambil berdiri mencari keberadaan istrinya.
"mana bar,..."(kata aidan)
"itu bang, bini lo"(kata bara)
"ya allah kenapa bini gue"(kata aidan sambil berlari)
"bar lo bayar pake ini, gue mau nyamperin kesana"(kata abimana)
"jangan gue bang,..bang dito aja,...gue dokter gue mau liat kenapa risya"(kata bara)
"udah kalian pergi aja gue nyusul gue bayar pake kartu gue aja bang"(kata randito)
"ok"(kata bara)
__ADS_1
Bara & abimana segera menghampiri risya yang masih dibopong oleh sahabatnya.