Polwan Cantik

Polwan Cantik
#123


__ADS_3

Malam ini ia berjalan bersama Widia, Putra beserta Agung, jam telah menunjukan pukul 07.00malam, hari ini adalah hari terakhirnya dikota A karena besok pagi ia bersama para polisi lainnya akan kembali kekota masing-masing, beberapa hari selama disini ia tetap tidak bisa bebas semaunya karena kekasihnya tidak mengijinkannya berkeliaran kemana-mana dengan alasan ia berada dikota A bukan untuk bersenang-senang tapi karena sedang bertugas, karena tidak mau terjadi perdebatan ia menyetujuinya dengan syarat malam terahir sebelum pulang kembali ke kota xxx ia boleh berjalan-jalan keluar menikmati malam terahirnya dengan teman-temannya & kekasihnya pun setuju dengan syarat ia harus pergi hanya dengan ketiga temannya tanpa ada laki-laki lain (Widia, Putra & Agung).


" gilaaaaa.....tiga hari disini gue gak kemana-mana kaya lagi betelor dikamar, gara-gara babang lo nih Fit, kebangetan deh tuh posesifnya " (kata Widia)


" ya namanya juga cinta sih Wid " (kata Agung)


" ya cinta sih cinta tapi gak gitu juga, yakan Put? " (kata Widia)


" tapi cinta itu buta & tuli loh " (kata Putra)


" ciyeeeeeee, kata-kata lo Put " (kata Safitri)


Berjalan berempat seperti ini sudah biasa buat Safitri, karena selama bekerja setelah pulang dari pendidikannya ia memang telah akrab dengan ketiga temannya ini, bahkan tunangannya juga tidak keberatan, tapi hanya kepada dua pria ini saja tidak dengan yang lainnya meskipun Safitri sebenarnya akrab kepada semua polisi junior seangkatannya. Malam ini ia sangat menikmati susana dikota A meskipun tidak jauh berbeda dengan kota xxx tetapi ini untuk pertama kalinya ia berada disini, mereka bertiga berkeliling kota A dengan menaiki gocar yang telah dipesan oleh Putra.


" wow...gue baru liat loh, tuh danaunya kalau malam ungu jadinya " (kata Safitri)


" emang lo gak perna kesini Fit?, kok lo baru tau? " (kata Putra)


" iya gue baru pertama kesini " (kata Safitri)


" padahal deket aja dari daerah kita Fit, empat jam perjalanan " (kata Agung)


" eh nih ya dengerin gue, gue itu selama sekolah gak pernah klayapan kaya kalian, gue mah anak baik-baik " (kata Safitri)


" songong lo " (kata Widia)


" songong banget Wid, untung dia cantik, kalo gak ogah gue deket, songongnya kebangetan soalnya " (kata Agung)


" hahah,...tega loh " (kata Putra)


" biarin gue songong " (kata Safitri tersenyum)

__ADS_1


" Bapak Bupatinya suka warna ungu nih kayanya, semuanya disulap jadi ungu, ya danau, ya rumah sakit, ya kantor, pokonya gedung-gedung ungu semua " (kata Widia)


" maybe yes, maybe no " (kata Agung)


Setelah puas menikmati pemandangan danau ungu kini mereka bertiga memutuskan untuk pergi mencari makan malam, setelah mendapatkan tempat yang pas mereka segera mencari tempat kosong & segera memesan makanan, setelah melahap semua pesanan agung yang membayar semuanya ia mentraktir mereka bertiga. Setelah menunggu agung membayar bill Safitri & ketiga temannya melanjutkan perjalanan untuk berkeliling dikota A dengan menaiki gocar, jalanan lumayan macet malam ini, begitu banyak kendaraan yang masih berlalu lalang.


" mau kemana lagi kita nih? " (kata Widia)


" hmm, kalo gak ada tujuan balik aja deh kehotel, bobo syaaaaantik " (kata Safitri)


" kalo gitu lo gak usah bobo Fit, lo udah syantik, tar lo kalo makin syantik cwo lo lebih ribet " (kata Agung)


" kampret lo,...jadi kita mau kemana nih? " (kata Safitri)


" karokean aja yuk " (kata Putra)


" seumur-umur gue belum pernah ketempat karoke tapi boleh juga tuh " (kata Safitri)


Mereka bertigapun menuju ketempat karoke, Putra memesan room, diambilnya beberapa cemilan & dipesannya beberapa minuman jus serta air mineral, setelah itu mereka masuk kedalam room, Safitri & ketiga temannya in bergantian bernyanyi kadang juga mereka berduit, tetapi dari mereka berempat hanya suara Agung lah yang sangat bagus bak penyanyi top, asik bernyanyi & berjoget Safitri merasa perlu kekamar kecil ia pun keluar sendiri dari room tanpa ditemani widia karena Widia sedang berduet bersama Putra, untung saja kamar kecil disini sangat mudah ditemukan setelah selesai ia kembali keroom tapi saat akan kembali Safitri lupa nomer berapa roomnya tadi, ia berusaha mengingat dari mana tadi dia keluar bahkan ia lupa membawa henponnya bagaimana dia akan menghubungi teman-temannya.


" wah...wah...kacau nih,....aduh yang mana coba tadi ya " (kata Safitri sendiri)


" mana sama semua lagi nih room dari luar " (kata Safitri menggaruk-garuk kepalanya)


Safitri berjalan menuju room saat ia berjalan ada yang memegang tangannya dari belakang, ia segera menepis & melakukan kuda-kuda. Tetapi seketika orang tersebut malah tersenyum padanya betapa tidak ternyata orang berusan memegang tangannya dari arah belakang adalah Briptu Erwan.


" ehh,...maaf bang " (kata Safitri tersadar)


" hmmm,...lo siap siaga ternyata ya " (kata Briptu Erwan tersenyum)


" sakali lagi maaf bang, cuman waspada aja " (kata Safitri)

__ADS_1


" ok,...gak masalah,...gue belum babak belur kok kena jurus lo " (kata Briptu Erwan tertawa)


" gue kaget jadi reflek " (kata Safitri)


" haha,..lo tegang banget keliatannya sampe kaget, jangan-jangan lo lupa dimana room lo " (kata Briptu Erwan)


" mmm,...emang gue lupa bang, celakanya lagi gue gak bawa hp, jadi gue gak bisa hubungi yang lain " (kata Safitri)


" yaudah lo hubungi yang lain pake hp gue, nih " (kata Briptu Erwan sambil memberikan henponnya)


" tapi gue gak apal nomernya yang lain bang " (kata Safitri)


" yaudah telpon aja nomer lo, jangan bilang lo lupa sama nomer lo " (kata Briptu Erwan)


" eh,...bener juga " (kata Safitri)


Ia lalu menghubungi nomernya setelah beberapa kali ia menghubungi ponselnya akhirnya ada juga salah satu dari temannya yang menjawabnya, ia lalu segera mengatakan jika ia lupa dengan nomer room mereka, ketiga temannya itu heboh & malah menertawakannya, ia juga merasa konyol dengan kejadian ini ia juga ikut tertawa mendengar ejekan ketiga temannya, setelah mengetahui nomer roomnya ia segera mencari roomnya dengan ditemani Briptu Erwan setelah sampai diroomnya ia mengucapkan terimakasih kepada Briptu Erwan karena telah membantu & mengantarnya.


" sekali lagi terimakasih ya bang " (kata Safitri)


" oke gak masalah, jangan lupa save nomer gue " (kata Briptu Erwan)


" terimakasih bang sudah bantu teman kita yang pintar tapi kadang-kadang oon, haha " (kata Agung tertawa)


" Agung, lo jangan bikin gue malu napa " (kata Safitri)


" haha,..ok gue balik keroom gue, oh ya jangan pulang terlalu pagi, besok kalian bakal balik kekota kalian takut kurang tidur kalian bisa mabuk perjalanan " (kata Briptu Erwan)


" siap bang " (kata Widia)


Setelah Briptu er Erwan pergi Safitri & ketiga temannya ini kembali lagi tertawa karena tingkah konyolnya.

__ADS_1


__ADS_2