
#* Bripda Afrila Alin Aizahra
Satu minggu kemudian....
Ini adalah hari bahagianya ia akan menjadi istri Bripda Sofiyan beberapa menit lagi, disana sudah banyak tamu undangan yang datang untuk menyaksikan momen sakral dihidupnya, ia begitu gugup dilihatnya kekasihnya telah duduk didepan penghulu bersama papanya beserta para tamu undangan yang lumayan banyak, prosesi ijab kabul dilaksanakan tepat jam 08.00 pagi ini & setelah itu langsung keacara resepsi pernikahan mulai jam 10.00pagi sampai dengan selesai.
" tenang dek, lo pasti gugup ya " (kata mba Reina)
" aduh bukan lagi mba, gue takut bang Sofiyan salah pas ijab " (kata Bripda Alin)
" Sofiyan kan sudah latihan sama mas Bagas, yakin aja deh " (kata Mbak Reina)
" iya mba semogalah " (kata Bripda Alin)
Tak lama kemudian terdengar suara ijab kabul diucapkan oleh Bripda Sofiyan & alhamdulillah ramai-ramai orang berkata sah.
" sah " (kata semua orang)
" Alhamdulillah " (kata Bripda Alin)
" Alhamdulillah ayo dek keluar " (kata mba Reina yang mengajaknya keluar)
Bripda Alin segera keluar menuju ketempat pria yang kini telah menjadi suaminya, Bripda Sofiyan tersenyum kearahnya, saat ini dirinya begitu cantik mengenakan balutan kebaya putih sangat anggun & berkilauan karena manik-manik yang terpasang disana, jarinya dipasangkan cincin pernikahan, diciumnya keningnya oleh suaminya, ia sungguh sangat bahagia akhirnya ia menikah dengan orang yang mencintainya & ia cintai, ia mulai bersalaman dengan kedua orangtuanya lalu mertuanya kemudian para sanak keluarga & lain-lain.
" selamat ya Lin " (kata Abimana)
" makasi ya bang, lo udah dateng walaupun gak sama Safitri " (kata Bripda Alin)
" mana mungkin gue gak dateng, lo udah banyak bantu gue " (kata Abimana)
" gak masalah bang " (kata Bripda Alin)
" selamat ya Lin " (kata Bripda Aidan)
" iya bang " (kata Bripda Alin)
Setelah momen sakral ini selesai acara resepsipun segera dimulai, ia & suaminya kini sedang bersiap dikamar untuk mengganti pakaian mereka disana sudah ada penata busana yang sedang mendandani mereka, setelah selesai berganti pakaian dengan pakaian resepsi mereka berdua segera keluar untuk menemui para tamu undangan, terlihat keluarganya tersenyum memandang kearahnya ia juga tersenyum memandang kearah keluarganya, ia mulai menyalami satu persatu tamu undangan yang memberinya selamat atas penikahannya.
#*Bripka Abimana Prasetiya
Ia kini telah duduk bersama Bripda Aidan & adiknya Bara, mereka menikmati hidangan yang tersaji sambil berbincang, sadang kedua orang tuanya berada dipentas menemani kedua orang tua Bripda Alin sedang mba Reina bersama mas Bagas beserta anaknya tengah asik mengobrol dengan keluarga Bripda sof Aliniyan.
" lo sudah siap buat ujian dek? " (kata Abimana)
" hmm sudah bang, siap banget malah " (kata Bara)
" jadi lo mau daftar polisi habis lulus? " (kata Bripda Aidan)
" gak bang, gue mau raih cita-cita gue jadi dokter " (kata Bara)
" lo udah berubah pikiran dek?, sejak kapan? " (kata Abimana)
" sekitar satu minggu yang lalu bang, itu juga berkat nasehat Safitri " (kata Bara)
__ADS_1
Mendengar itu dirinya hanya bisa diam membisu, ia teramat terkejut ia selalu menjaga baik-baik kekasihnya dari pandangannya tapi ia lupa jika Bara juga bisa menghubungi kekasihnya dimanapun dia berada, Safitri tidak memberi batasan kepada Bara karena dia hanya menggap Bara sebagai calon adik ipar & tidak lebih ia percaya itu.
" lo sering hubungin calon kakak ipar lo? " (kata Bripda Aidan)
" ia gue sering nelpon dia kadang gue wa dia, oiya bang itu kan mantan Safitri ya? " (kata Bara menunjuk kearah Bripda Randito yang baru saja datang)
" hhhmmmm Randi " (kata Abimana)
" lumayan juga dia ya bang, Safitri cantik sih baik pula, wajar kalau banyak yang naksir " (kata Bara)
Yang dikatakan oleh Bara memang benar wajar saja selama ini ia selalu dikelilingi oleh para pria yang merebutkannya tapi sayang pria-pria itu harus siap patah hati karena hati safitri hanya untuknya seorang. Ia berfikir sedang apa sekarang kekasihnya, sedari pagi ia belum menelpon atau mengiriminya pesan, ia segera mingirimkan pesan untuk kekasihnya itu sudah dua hari ini ia meninggalkan safitri.
*****pesan WhatsApp name calon bini ❤️❤️
Abimana: sayang
Abimana: i love u sayang
Safitri: love u to sayang
Safitri: gimana bang acaranya
Safitri: lancarkan
Abimana: lancar sayang
Safitri: Alhamdulillah
Abimana: abang kangen sayang
Abimana: tapi beneran kangen sayang
Abimana: nanti malam abang langsung pulang
Safitri: gak capek bang
Abimana: gak yang penting besok udah bisa ketemu ade
Safitri: ok sayang
Abimana: ade gak genit-genit kan disana sayang
Safitri: gak sayang
Abimana: awas genit-genit
Abimana: inget jangan senyum sama cwo lain
Safitri: siap bos
Abimana: 😘😘😘
Bripka Abimana segera menyimpan kembali ponselnya kesaku celananya lagi, malam ini ia akan mencari tiket untuk kembali kekota xxx karena ia sudah sangat rindu dengan kekasihnya.
__ADS_1
#*Bripda Randito dwi Mahendra
Ia berusaha menguatkan hati & datang keacara pernikahan wanita yang ia cintai walaupun hatinya begitu sakit tidak rela tapi dia bisa apa karena ini memang salahnya terlalu lama menyadari perasaannya, ia lalu menaiki pentas menyalami Bripda Sofiyan & Bripda Alin ia memeberi selamat kepada mereka berdua.
" selamat ya Sof... Lin...semoga langgeng, samawah " (kata Bripda Randito)
" makasih ya Ran, kirain gak bakal datang " (kata Bripda Alin)
" iya Bro thanks udah dateng " (kata Bripda Sofiyan)
" gak mungkin lah gue gak dateng, ok sekali lagi selamat ya " (kata Bripda Randito)
Lalu Bripda Randito pun turun setelah bersalaman, ia akan mempersembahkan sebuah lagu untuk mempelai, kini ia telah duduk didepan piano serta ada mikropon didepannya, dipetiknya nada demi nada & mulailah ia menyanyi.
*****Ku tak bahagia melihat kau bahagia dengannya
Aku terluka tak bisa dapatkan kau sepenuhnya
Aku terluka melihat kau bermesraan dengannya
Ku tak bahagia melihat kau bahagia
Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia
Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia
Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya
Harusnya yang kau pilih bukan dia
Ku tak bahagia melihat kau bahagia dengannya
Aku terluka tak bisa dapatkan kau sepenuhnya
Aku terluka melihat kau bermesraan dengannya
Ku tak bahagia melihat kau bahagia
Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia
Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia
Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya
Harusnya yang kau pilih bukan dia
Ooooh harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia
Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia
Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya
Harusnya yang kau pilih bukan dia
__ADS_1
Banyak tamu undangan bertepuk tangan mendengarkan Bripda randito menyanyikan lagu yang dipopulerkan oleh armada, banyak orang yang berbisik-bisik bertanya-tanya siapakan dirinya yang menyanyikan lagu itu untuk Bripda al Alinin ia tidak mau ambil pusing setelah itu ia segera pulang.