
Beberapa hari kemudian.....
Hari ini tepat hari minggu ia sedang bersiap dengan pakaiamn rapi untuk pergi kerumah ega bersama suaminya karena hari ini adalah hari akikahan anak ega & bripda randito, mereka berdua mengenakan baju dengan warna senada berwaran grey, safitri mengenakan dres panjang sampai kemata kaki berlengan panjang sedangkan suaminya mengenakan baju hem sewarna dengannya dengan lengan pendek & mengenakan celana jeans hitam, setelah selesai merapikan diri mereka segera menuju rumah bripda randito & ega dengan menaiki mobil, jam telah menunjukan pukul 07.00pagi, kebetulan rumah bripda randito tidak terlalu jauh dari rumah mereka sehingga perjalanannya tidak memakan waktu lama, setelah beberapa menit akhirnya mereka telah sampai dirumah bripda randito, mobil telah diparkir ia segera turun bersama suaminya, ia berjalan dengan digandeng suaminya, mereka berdua masuk kedalam rumah dengan mengucapkan salam sambil menyalami beberapa orang yang berada diteras rumah, bripda randito datang menghampiri mereka berdua.
"hai bang...fit...ayo masuk, didalam sudah ada bang aidan sama risya"(kata randito)
Safitri & suaminya mengikuti bripda randito kedalam kamar mereka.
"hei,...bebeb"(kata risya berdiri cipika cipiki pada safitri)
"mana widia beb?"(kata ega)
"bentar dia juga datang beb, sama putra dia"(kata safitri)
"widia bareng putra, bara gak ngamuk tuh fit? "(kata randito)
"hahahah,...biarin mah ka bara jauh ini,...yang deket aja yang diajak jalan"(kata ega)
"is kamu yaaaaang"(kata randito)
"lagian kakak iparnya aja diem aja ko yaaang"(kata ega)
"hahahaha,...paling bara ngamuk-ngamuk bentaran ya de"(kata abimana)
"bara tuh anak kecil banget kalo ngambek dikasih permen juga diem"(kata aidan)
"iya ujung-ujungnya mah aku lagi bang digangguin diajak curhat sampe tengah malam"(kata safitri)
Tidak terlalu lama widiapun tiba bersama putra & agung menghampiri mereka.
"lah ini orangnya dateng"(kata risya)
"hai beb"(kata widia)
"gila lo beb serakah bener gandeng dua, yang atu jauh dimata"(kata ega)
__ADS_1
"enak aja,...ini dua bodygurd gue, tetep satu yang jauh dimata yang dihati gue"(kata widia)
"sueeeed lo wid"(kata putra)
"biarin mah put biar seneng dia daripada nangis repot kita"(kata agung)
"eh ngomong-ngomong ini anak lo namanya siapa beb"(kata widia)
"almira iriani mahendra,...tuh papanya yang kasih nama"(kata ega)
"aihhhh jadi papa sudah,...jadi pengen"(kata risya)
"nikah dulu lo beb,...awas lo macem-macem"(kata ega sambil mengetok kepala risya)
"ih ko gue si beb,..harusnya lo bilang ke bang aidan"(kata risya)
"habis gue liat lo yang gatel beb"(kata ega)
"ga lo gak usah kuatir gue bakal tanggung jawab ko,...hahahah"(kata aidan)
"hahahahahahah"(mereka tertawa bersama)
Mereka berempat bersama pasangan masing-masing memang sangat akrab sekarang, sebelum acara dimulai para pria segera keluar untuk menyambut tamu & mengatur segala sesuatunya, sedang safitri & ketiga sahabatnya menemani ega & bayinya. Para tamu sudah berdatangan acara berjalan sangat lancar, banyak tamu berlalu lalang datang & pergi, tak terasa waktu telah menunjukan pukul 05.00sore acara telah selesai, safitri & suaminya segera berpamitan dengan yang lainnya, setelah berkendara dengan mobil sekarang mereka telah berada dirumahnya, ia langsung naik kekamara sedang suaminya membuntutinya dari belakang, ia langsung membersihkan dirinya didalam kamar mandi setelah mandi & berganti pakaian ia lalu keluar dari kamar mandi, dilihatnya suaminya merebahkan diri diatas tempat tidur dengan terlentang.
"mandi gih sayang biar seger"(kata safitri)
"bentaran sayang, abang lurusin badan dulu ya pinggang abang pegel"(kata abimana)
Ia mendekat kearah suaminya & duduk ditepi ranjang.
"sini biar aku pijiting bang"(kata safitri)
"gak usah de"(kata abimana sambil mendekat & menjadikan paha safitri menjadi bantalnya)
"anak ega sama ka dito cantik ya sayang"(kata safiri membelai wajah suaminya)
__ADS_1
"hmmm,...kamu sudah pengen punya sendiri sayang"(kata abimana)
"pengen tapi belum dikasih gimana dong, bang abi juga belum siapkan"(kata safitri)
"abang sudah siap si, tapi ade bisa tahan gak nanti kalo ngelahirin"(kata abimana)
"sayang....abang jangan kuatir, sakit mungkin sakit tapi kan sakitnya gak lama sayang"(kata safitri)
Suaminya duduk menghadapnya lalu mencium keningnya & memeluknya.
"sayang trimakasi, i love u sayang"(kata abimana)
Ia membalas pelukan suaminya dengan erat & mengelus-ngelus punggung suaminya.
"jadi kita mulai lembur ya malam ini bikin anak"(kata abimana)
"ah kemaren juga udah lembur bang, abang mah gak afa capeknya"(kata safitri melepaskan pelukannya)
"loh kenapa sayang, kan butuh usaha yang keras kalo mau bikin anak jadi lembur dong"(kata abimana)
"ah itu maunya abang mah,...ayo mandi sana ah"(kata safitri)
"hahahaha"(abimana tertawa turum dari ranjang)
Ia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya karena suaminya yang tidak pernah merasa lelah, suaminya berlalu masuk kedalam kamar mandi, ia berharap semoga ia lekas mendapatkan kabar baik ia sangat ingin mempunyai anak, segera hamil & menimang buah hatinya, setelah menunggu beberapa puluh menit suaminya akhirnya keluar juga dari kamar mandi dengan bertelanjang dada & mengenakan celana bokxernya, suaminya tersenyum nakal & berjalan kearahnya lalu memeluknya.
"aah.......bang jangan kuat-kuat meluknya sakit"(kata safitri)
"biarin ah,....abang pengen meluk"(kata abimana)
"peluk tapi jangan kuat-kuat bang, badan ku remuk bisa-bisa"(kata safitri)
"hahah,....gak lah sayang"(kata abimana)
Safitri berguling-guling bersama suaminya dipeluk & dicumbu suaminya dicium setiap inci wajahnya.
__ADS_1