Polwan Cantik

Polwan Cantik
#25 SEASON 2


__ADS_3

Hari ini Zayn masih bisa bersantai sejenak, jadwal penerbangannya diubah kembali seharusnya hari ini ia akan terbang ke kota xxx pada malam hari tetapi diubah kembali menjadi siang hari menggantikan rekan sesama pilotnya, meskipun ia akan terbang ke kota xxx siang ini tetapi ia masih bisa duduk menikmati secangkir kopi latte di balkon kamar hotelnya sambil menikmati pemandangan dari atas.


Setelah mengantar Rindu & Jiya semalam ia & kedua sepupunya langsung pergi ke hotel tempat ia beristirahat, setelah membersihkan diri ia langsung tepar terlelap dalam tidurnya tanpa bisa mengobrol dengan dua sepupunya terlebih dahulu.


" lo gak kuliah Gib? " (kata Zayn kepada Gibran)


Adik sepupunya ini semalam tidak pulang kerumahnya & ikut menginap di hotel tersebut, hal ini memang sudah sering dilakukan oleh Gibran saat ia berada di rute kota C, Gibran sesekali akan menginap di kamar hotelnya untuk menemani Zayn.


" ada jadwal bang jam 10an lah " (kata Gibran)


" gak balik Lo?, balik sana gih tar telat Lo " (kata Zayn)


" tar lah bang, masih pagi banget ini, lagian baru jam 7 juga nih, mager gue " (kata Gibran)


" mager...mager, ngomong aja Lo males kuliah " (kata Faiz yang baru bergabung dengan Zayn & Gibran)


" hahahah, bukan males bang gak semangat gue " (kata Gibran)


" kenapa? " (kata Zayn)


" alah alasan klasik itu Zayn, nih bocah males kuliah gara-gara gak punya cewek dia " (kata Faiz)


" anjie*r tau banget Lo isi kepala gue bang, hahahahah " (kata Gibran)


Zayn hanya menggelengkan kepalanya, ia memang tak pernah mengenyam bangku perkuliahan tetapi ia pernah masuk sekolah pilot yang kurang lebih gambarannya sama seperti bangku perkuliahan, selama ia berada disekolah pilot ia tak pernah terlibat cinlok dan lain sebagainya karena pada saat itu kelasnya hanya ada siswa pria saja.


" alah Lo itu sebelas duabelasnya gue ya curut " (kata Faiz)


" kambing, gue gak se player Lo ya bang sampe di bawa ke atas ranjang, hahahahhaha " (kata Gibran)


" astaga pagi-pagi, kadal sama biawak udah ribut aja, udah lah sesama playboy gak usah ribut " (kata Zayn membuka suara)


" hahahahhaha, gak ada yang keren kali ya, itu kenapa kadal biawak dibawa-bawa sih " (kata Gibran)


Mereka bertiga pun tertawaan bersama, meskipun umur Gibran terpaut 3tahun lebih muda darinya & Faiz tetapi Gibran cukup akrab dengan mereka berdua.


" kak Lo inget gak sama citra, mantan Lo pas masih SMA? " (kata Gibran)


Kata-kata Gibran membuatnya mengingat tentang Citra, saat itu Zayn masih duduk di kelas 1 sekolah menengah pertama & Citra adalah teman sekelasnya, Citra adalah cinta pertama Zayn, ia & Citra cukup lama berpacaran, mereka berdua di nobatkan sebagai best couple yang menjadi icon para pasangan remaja di kala itu, Zayn & Citra saat itu harus putus karena Zayn tak tahan dengan sikap Citra yang terkadang kerap cemburu buta kepadanya.


" Citra mantan Lo yang habis Lo putusin langsung pindah ke luar negeri ya Zayn? " (kata Faiz)


" iya lah emang yang mana lagi, itu doang soalnya mantannya bang Zayn " (kata Gibran)


" jangan-jangan Lo masih cinta sama Citra ya bro?, sampe sekarang Lo gak punya gebetan " (kata Faiz)


" enak aja, ya enggaklah " (kata Zayn), " kenapa Citra Gib? " (kata Zayn kepada Gibran)


" jadi dosen dia bang di kampus gue beberapa hari sebelum liburan " (kata Gibran)


" wah mantap, jurusan apa tuh? " (kata Faiz)


" jurusan hukum bang, makin cantik Lo dia bang " (kata Gibran)


" ya terus apa hubungannya sama gue? " (kata Zayn)


" ah gila Lo bang, Lo gak pingin ketemu gitu sama dia? " (kata Gibran)


" ya buat apa Gib, lagian gue sama dia udah end " (kata Zayn)


Saat asik mengobrol ponsel miliknya berbunyi, Zayn berdiri menuju meja yang berada tepat disebelah ranjang hotel, dilihatnya panggilan tersebut dari ayahnya.


📞 panggilan masuk WhatsApp papi...


" hallo assalalmuallaikum Pi " (kata Zayn)


" wa'allaikumsalam, Zayn lagi dimana? " (kata Abimana)


" masih di hotel Pi " (kata Zayn)


" penerbangan jam berapa kak?, jadi malem? " (kata Abimana)


" gak jadi Pi, di ubah lagi, siang jam 2, kenapa Pi, papi Maia pesen sesuatu buat Zayn bawa pulang nanti? " (kata Zayn)


" gak kak, kalo kamu pagi ini senggang tolong kamu antar Rindu kuliah ya, tadi papi udah hubungin uncle kamu buat beliin kamu kendaraan selama kamu disana " (kata Abimana)


Zayn refleks menepuk jidatnya, lagi-lagi ayahnya meminta permintaan yang membuatnya tidak nyaman bahkan ayahnya menyuruh pamannya untuk membelikan kendaraan khusus untuknya selama ada di kota C untuk mengantar jemput Rindu, padahal sebelumnya ia & Rindu dalam waktu dua hari sebelum adanya perjodohan ini cukup akrab tetapi sesudah diungkapkan ayahnya menjodohkan dirinya dengan Rindu kini hubungannya dengan Rindu menjadi agak canggung.


" itung-itung pendekatan sebelum kamu nikah sama dia kak, pokonya papi minta selama kamu di kota C kalo senggang anter jemput Rindu " (kata Abimana)


" iya Pi, ada lagi " (kata Zayn)

__ADS_1


" gak kak itu aja, kalo gitu udah dulu ya, jangan lupa anter dia kuliah, jangan lupa hubungi dia " (kata Abimana)


" iya Pi " (kata Zayn)


Panggilan tersebut telah ditutup, Zayn mengacak-acak rambutnya karena cukup pusing dengan adanya perjodohan ini.


" kenapa Lo Zayn? " (kata Faiz)


" bokap gue minta gue ngantar jemput Rindu, sampe nyuruh uncle beli kendaraan buat gue segala " (kata Zayn)


" ah gila, jadi pakde beliin Lo mobil baru bang buat Lo selama disini? " (kata Gibran)


" iya tuh tadi ngasih tau gue " (kata Zayn)


" udah sih jemput aja sana terus anterin " (kata Faiz)


" ah males gue " (kata Zayn)


" jemput gih bang, dari pada bokap Lo marah, bisa berabe tuh " (kata Gibran)


" ya udah kalian siap-siap juga, kalian ikut aja " (kata Zayn)


" Lo nyuruh kita berdua buat jadi obat nyamuk Lo bro? " (kata Faiz)


" obat nyamuk apaan, udah lah ayo siap-siap, sekalian kan Lo juga mau berangkat sekolah Gib, jadi mampir rumah Lo entar " (kata Zayn)


Zayn segera bersiap-siap untuk menjemput Rindu mengantarkannya ke kampus.


# Rindu Mentari


💬 pesan WhatsApp...


Zayn : Lo kuliah jam berapa?


Pesan yang ia terima dari Zayn, ia berfikir kenapa Zayn bertanya jadwal kuliahnya hari ini, ia segera membalas pesan dari Zayn.


💬 pesan WhatsApp


Zayn : Lo kuliah berapa?


Rindu : pagi jam 11 kak


Rindu : kenapa kak?


" ayo naik " (kata seorang pria yang tak lain adalah Zayn)


Rindu hanya tercengang melihat Zayn yang keluar dari mobil yang barusan berhenti di depannya lalu membukakan pintu mobil untuknya & mempersilahkannya masuk.


" ayo nanti keburu Gibran telat " (kata Zayn)


" lah kok gue " (kata Gibran yang menjawab dari dalam mobil miliknya)


" ya Lo ada mata kuliah jam 10, Rindu jam 11, kalo dia lama yang telat kan Lo " (kata Zayn)


" oh iya ya, buruan deh Rindu tar gue telat " (kata Gibran)


Rindu kemudian masuk kedalam mobil tersebut tanpa berkomentar, saat ini ia duduk disebelah Zayn yang kebetulan sedang mengemudi sedangkan Gibran duduk dibelakang mereka bersama Faiz.


" kak tolong jangan jemput aku lagi ya " (kata Rindu membuka suara)


" kenapa? " (kata Gibran)


" eh Lo nyaut aja sih obat nyamuk, biarin lah mereka berdua yang ngomong kita cukup jadi pendengar yang baik " (kata Faiz)


" heheheh, sorry mulai sekarang gak usah anggap gue ada, kalian ngomong aja gue bakal pura-pura gak gak denger " (kata Gibran)


Rindu tersenyum kearah Gibran & Faiz sementara Zayn masih tetap fokus dengan kemudinya tanpa berkata sepatah katapun, sepertinya Zayn benar-benar tak tertarik dengan ucapannya yang barusan membuat Rindu tak jadi melanjutkan kata-katanya.


" kenapa gak di lanjut? " (kata Zayn)


" em,...apanya? " (kata Rindu)


" ya kenapa Lo gak mau dijemput?, gue gak bisa kayanya, Lo juga harus mulai terbiasa gue antar jemput kalo gue ada disini soalnya bokap gue yang nyuruh " (kata Zayn)


Rindu menghela nafasnya panjang, ia sangat tau alasan Zayn melakukan ini hanya demi orangtuanya, Rindu hanya tidak mau mereka menjadi semakin tertekan dengan hubungan mereka berdua yang terlalu rumit untuk di mengerti.


" kak justru itu aku gak mau kakak antar jemput, lagian walupun kakak gak antar atau jemput aku om Abimana juga gak bakal tau kan? " (kata Rindu), " jadi aku harap kakak jangan lakuin itu lagi soalnya aku ngerasa gak nyaman kalo kakak ngelakuin ini cuman demi orang tua kakak atau bahkan orang tua kita berdua " (kata Rindu lagi)


" weisss sapa bilang om Abi gak bakal tau, Lo gak tau sih gimana bokapnya Zayn, tuh Zayn pergi ke lubang semut aja kalo salah langkah dia bisa tau " (kata Faiz nyeletuk)


" bang jangan ikut campur bang, biar mereka selesaikan sendiri)

__ADS_1


Rindu menatap sendu kearah Zayn, nasib mereka berdua benar-benar tidak mujur, mereka berdua harus dipaksa menikah meskipun mereka berdua tak ingin menikah


" Hem,...Lo tau kan bokap gue itu koneksinya banyak, gak usah lah gue pergi ketempat gak bener, gue gak sengaja ketemu cewek terus tuh cewek minta foto aja bokap gue pasti bakal nyecer gue " (kata Zayn), " Lo setuju atau gak setuju gue bakal tetep ngantar jemput Lo kalo gue ada di kota C jadi gue mohon jangan bikin hidup gue rumit " (kata Zayn)


" tapi itu namanya egois kak, memaksakan kehendak, aku juga tau kak Zayn pasti gak Seneng harus ngantar jemput aku kan padahal kakak juga punya kerjaan lain selain jadi tukang antar jemput buat ku, lagian aku juga udah biasa berangkat sama pulang sendiri " (kata Rindu)


Melihat Zayn hanya diam saja membuat Rindu menjadi putus asa, ia justru merasa sangat tidak enak, tak beberapa lama akhirnya mobil yang dikendarai oleh Zayn sampai juga di kampusnya, ia segera turun dari mobil & mengucapkan terimakasih, setelah mobil pergi menjauh ia segera pergi.


" kamu berangkat duluan ya tadi Jiy? " (kata Rindu)


Teman baiknya ini saat ini sudah duduk di dalam kelas Karen tak lama lagi mata kuliah akan segera dimulai.


" hehehe iya Beib, soalnya ada yang perlu aku cari di perpus " (kata Jiya)


" ih tega banget sih, mana gak ngasih tau lagi kalo mau berangkat duluan " (kata Rindu)


" abis tadi pas aku ke kamar kayanya kamu baru mau siap-siap jadi aku berangkat duluan deh " (kata Jiya)


" emang buku apa yang kamu cari diperpus? " (kata Rindu)


" buku sejarah " (kata Jiya)


Rindu hanya manggut-manggut mengerti untuk apa kita mencari buku sejarah.


# Abdul Zayn Mikail


" tuh calon bini Lo kenapa ya nolak lo Zayn? " (kata Faiz)


" maksudnya? " (kata Zayn)


" ya maksud gue siapa sih cewek yang gak mau diantar jemput sama Lo " (kata Faiz)


" ada lah, kok Lo tanya siapa?, ya itu tadi buktinya si Rindu " (kata Zayn)


" iya gue tau makanya gue bilang kenapa dia bisa nolak Lo, kayanya level kegantengan Lo Dimata cewek mulai berkurang bro, tuh sampe calon istri Lo aja gak mau diantar jemput sama Lo " (kata Faiz)


" bagus dong, jadi gue gak perlu capek-capek dikejar-kejar sama penggemar gue " (kata Zayn)


" ah elah, aneh Lo, dimana-mana orang pingin ganteng maksimal Lo malah Seneng, au ah gak jelas Lo " (kata Faiz)


Zayn langsung mengendarai mobil barunya menuju hotel tempat ia menginap setelah mengantar Rindu & Gibran, malam ini Zayn akan menginap di kota xxx, Zayn meminta kepada Faiz agar tetap menunggu di kota C untuk tetap menemaninya selama Faiz sedang cuti bekerja, Faiz pun menyetujui itu karena Faiz masih ingin menikmati masa liburannya di kota C, setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai juga di hotel tempat mereka menginap.


" tar sore Lo jangan lupa jemput Gibran sama Rindu ya Fa " (kata Zayn yang saat ini berjalan beriringan dengan Faiz)


" iya bro tenang aja tar gue jemput calon bini Lo " (kata Faiz)


" apa sih Lo dari tadi calon bini Mulu, bikin gue geli aja, gue malah berharap gak jadi nikah sama dia " (kata Zayn)


" ya udah gue aja deh kalo gitu yang gantiin Lo " (kata Faiz)


" ah gak deh, tar Lo mainin lagi si Rindu, tuh anak baek-baek tau " (kata Zayn)


" aneh banget sih Lo Zayn, katanya gak mau tapi giliran gue menyerahkan diri gue buat gantiin Lo malah Lo yang gak mau " (kata Faiz)


" ya gue tau Lo itu se gimana playernya Fa, lagian Lo pelaut, kasian tar si Rindu kalo Lo mati dimakan ikan hiu di laut " (kata Zayn)


" Anji*r, hahahahha Lo kaya nyumpahin gue, amit-amit coy " (kata Faiz)


" hahahhaha, popeye pelaut sejati " (kata Zayn)


" hahahahhahahahha " (kata Faiz hanyalah tertawa)


Zayn merangkul sepupunya ini, ia sangat berharap suatu saat Faiz bisa menghilangkan sifat playernya serta meninggalkan hidup gaya bebasnya karena Zayn tak ingin sepupunya ini mendapatkan karma buruk.



Jiya



Rindu



Zayn



Gibran


__ADS_1


Faiz


__ADS_2