
#*Bripka Abimana Prasetiya
Suasana hati Bripka Abimana tampak tidak baik hari ini, benar saja ia merasakan kegalauan seperti yang dikatakan sahabatnya dua hari yang lalu, ia tidak menyangka ternyata tidak mudah menjalin hubungan terpisah jarak & waktu bahkan tanpa sedikitpun berkomunikasi, sebenarnya mudah saja baginya untuk berada bersama kekasihnya saat ini dengan cara menjadi instruktur atau pun gading disana, tetapi ia tidak ingin kekasihnya merasa terganggu dengan keberadaannya di sana pasalnya Bripka Abimana juga menginginkan kekasihnya bersungguh-sungguh mengikuti segala kegiatan yang ada di sana, Bripka Abimana segera mengambil ponsel miliknya & menghubungi adik sepupunya Alin.
***calling Alin
tut....tut...tut....
" Asamuallaikum, halo bang kenapa???? " (kata Alin di sebrang telpon)
" wa'allaikum salam, lo besok sudah ada jadwal masuk ke asrama lin??" (kata Abimana)
" belum bang, gue libur 2 hari kan, ini baru satu hari gue di rumah " (kata Alin)
" kayanya gue harus rubah jadwal lo " (kata Abimana)
" ck, akhirnya lo bertindak semau hati lo bang, bisa-bisanya lo mau ngubah jadwal gue, lo gak tanya dulu ke gue, setuju atau enggak " (kata Alin)
" kalo gue minta pendapat lo dulu apa lo berani nolak??? " (kata Abimana serius)
" jelas aja enggak, hahahaha "(Alin tertawa), " gimana mungkin gue bisa nolak permintaan lo setelah ancaman sadis lo yang bakal mindah tugaskan gue ketempat terpencil, gue gak bisa hidup tanpa Moll bang, kalau harus milih cowok ganteng atau Moll, gue bahkan bakal milih Moll " (kata Alin lagi panjang lebar)
" ok, karena gue sudah dapat persetujuan dari lo, gue bakal minta bantuan buat atur ulang jadwal buat lo " (kata Abimana)
" mm, persetujuan macam apa" (kata Alin)
__ADS_1
" gue kirim uang jajan buat lo besok jangan ngomel, bantu abang sendiri juga, jalan-jalan sana belanja " (kata Bripka Abimana)
" Asik, beneran kan bang, ini yang gue suka dari lo " (kata Alin sambil tertawa)
" tapi ingat lo harus benar-benar jaga Safitri di sana, kalau lo gagal gue pastiin besok hari terakhir lo senang-senang ngemoll " (kata Abimana mengancam)
"ok, ok, tapi gimana kalau Safitri yang tergoda, perasaan seseorangkan kita gak bakal tau bang, lo juga baru jadian sama dia baru 1bln kan, belum kenal sama dia lebih jauh " (kata Alin)
" jadi maksut lo cwe gue bukan tipe setia & gak bisa jaga hatinya???, lo gue kasih tugas yang mudah tapi lo malah anggap cewek gue bukan cewek setia, mungkin lo lebih senang pindah tugas di daerah terpencil ya Lin??? " (kata Abimana panjang lebar agak meninggikan suaranya)
" bukan begitu bang, ah, lo sekarang sensitif banget sih kaya orang lagi mens tau, kemaren lo posesif sekarang lo tunjukin sifat sensitif lo, ok bang ok, gue lakuin semuanya demi lo, puas lo bang!!!, tapi gue mohon sekali lagi jangan pindahin gue bang " (kata Alin panjang lebar & memohon)
Obrolan pun segera diputus, Bripda Abimana mematikan panggilannya, melihat Walpeper ponselnya setelah itu ia mulai membuka galeri di ponsel miliknya & melihat beberapa foto safitri, saat ini hal itu saja yang bisa ia lakukan untuk menghilangkan rasa rindunya , dilihat foto yang telah menjadi walpepernya selama satu bulan ini, betapa 4hari ini ia merindukan kekasihnya, ingin sekali rasanya terbang kesana untuk mengunjunginya dengan alasan apapun walaupun hanya bisa melihat tanpa mengobrol.
Malam pun tiba, sesi malam tanpa latihan fisik, malam hari mereka hanya digembleng dengan pelajaran akademik, sebelum pelajaran dimulai seperti biasa mereka masih berbaris santai sambil menunggu untuk masuk kedalam ruang belajar sebelum ada aba-aba untuk bersiap.
" lo liat gak tadi instruktur ganteng kita ngeliatin lo mulu " (kata Adila menyenggol Safitri)
" mm, lo juga liat Dil???, gue pikir cuman gue yang ngerasa dia ngeliatin Safitri mulu "(kata Widia)
" eh, bener-bener, gue juga liat ko " (kata Naya)
" dih apaan, salah liat kali, gue aja gak liat dia liatin gue " (kata Safitri)
" iya, sebenarnya gue juga liat, lagian lo Fit mana mungkin bisa liat lo diperhatiin orang lain, walau baru 4hari kita temenan tapi gue udah mulai paham gimana lo " (kata Fira)
__ADS_1
" yups, bener bahkan satu hari yang lalu waktu bang Sofiyan yang jadi instruktur kita dia juga kayanya Meratiin Safitri terus, tapi temen kita satu ini gak peka'an ya kayanya " (kata Naya)
" apa lo udah punya pacar Fit???, selama 4hari disini kita belum pernah ngebahas tentang status kita masing-masing kan " (kata Adila)
" jelaslah dia udah punya pacar, pacarnya lebih segala-galanya dibanding bang Randi & bang Sofyan " (kata Widia)
" lo berlebihan banget sih Wid " (wajah Safitri memerah tersipu malu)
" wah yang bener, dari ekspresi mukanya sih kayanya yang diomongin widia benar " (kata Fira)
" tapi gak ada salahnya kalau lo mau cinlok sama salah satu intruktur ganteng kita, apa lagi kita disini masi lama, anggap aja hiburan "( kata Adila)
"mana mungkin dia ngelakuin itu, pacarnya loh pangkatnya tinggi, kalau dia berani ngelakuin itu pasti Bripka Abimana bakal ngirim pergi jauh cowok yang berani selingkuh sama pacarnya ini, gue yakin itu " (panjang lebar widia menjawab dengan yakin)
" ha, Bripka " (Fira, Naya & Adila bersama-sama kaget mendengar pangkat kekasih Safitri)
" aduh gimana mungkin gue kasih ide lo buat cinlok disini, gue minta maaf ya Fit " (kata Adila)
" aduh-aduh jadi heboh gara-gara Widia, Widia mah lebay " ( kata Safitri)
" ih, dasar lo Joko gak ngaku lagi, laki-laki marah nyaho lo dibalikin kelamin lo jadi bencong lagi " (kata Widia)
" hahaha, kambing lo Wid suka banget ganti nama gue " (kata Safitri)
Saat ini teman-teman dekat Safitri belum ada yang mengetahui jika Bripda Randi merupakan mantan kekasih Safitri & hanya mereka berdua lah yang tau hubungan apa yang pernah mereka jalin dulu, Safitri tidak ingin gosip-gosip tentangnya beredar, karena pasti itu akan mempengaruhi nilainya disini pikirnya, ia tidak ingin calon polwan yang lain akan mengira ia mendapatkan nialai baik karena instrukturnya adalah mantan kekasihnya. Malam panjang ia lalui hari ini dengan belajar bersama semua calon polwan didalam aula, hari-hari yang ia lalui dengan aktifitas sama membuatnya mulai lelah.
__ADS_1