Polwan Cantik

Polwan Cantik
#164


__ADS_3

#* Andriawan abara brilian



Ia melihat foto diponselnya, fotonya bersama widia saat acara pertunangannya yang berlangsung beberapa bulan yang lalu, saat ini ia berada dikampusnya duduk didalam kelas sambil menunggu dosen mata pelajaran yang belum juga datang, ia merindukan tunangannya meskipun mereka berdua selalu menjaga baik komunikasi, belum satu jam sejak ia menghubungi kekasihnya melalui saluran vidiocall, tak menyangka ia & widia bisa bertahan hingga ketahap ini meskipun tak mudah menjalin hubungan jarak jauh seperti ini.


"jadwal pulang masih lama banget,...aduh kangen banget pengen ketemu"(kata bara dalam hati)


"sabar,...sabar....gue disinikan demi masa depan gue sama dia,....ayo semangat"(kata bara dalam hati lagi)


Tak beberapa lama dosen mata kuliahnya hari ini telah tiba ia buru-buru menyimpan ponselnya kedalam saku celana & mengeluarkan buku pelajaran serta buku catatan.


#*AIPDA abimana prasetiya


Dua bulan lagi istrinya akan segera melahirkan, ia tak sabar menyambut kehadiran sang buah hati, ingin cepat-cepat menimang-nimang anaknya, ia tersenyum membayangkan anaknya yang akan lahir yang wajahnya pasti akan mirip dengannya atau istrinya. Ia berdiri menuju keluar dari ruangannya, ia segera pergi keruangan istrinya melihat apa yang sedang dikerjakan istrinya, dilihatnya istrinya hanya duduk manis sambil berbincang dengan widia, ia segera menuji kearah istrinya.


"sayang udah selesai kerjaannya?"(kata abimana sambil mengelus rambut istrinya)


"sudah dari tadi sayang"(kata safitri)


"yaudah yo kita pulang dulu makan siang"(kata abimana)


"ajak widia ya bang?"(kata safitri)


"eh gak usah fit,...males gue kerumah lo jadi obat nyamuk"(kata widia)


"widianya peka yang gak mau ganggu kita, yu ah.."(kata abimana)


"peka lah bang, lo berdua mah enak ngapa-ngapain aja sah, dimanapun temptnya juga sah, tapi yang kasian gue yang ngeliat kalian mesra-mesraan"(kata widia)

__ADS_1


"is baper dia, yu bang,..dari pada kita lama-lama disini widia makin baper nanti"(kata safitri)


"hahahah,....nasib gue pejuang LDR"(kata widia)


Ia segera menggandeng istrinya untuk keluar menuju parkiran.


#* wirda widia aningrum


Belum pernah sedikitpun ia & bara ribut meskipun mereka LDRan, meskipun terkadang bara sedikit ngambek-ngambek karena cemburu dengan kedekatannya dengan putra, tetapi tak ada sedikitpun terbesit dihatinya untuk menghianati cinta bara. Bara adalah pria yang tidak romantis tetapi ia tau bagaimana cara membuat hatinya senang & bahagia jika bersamanya, dia bukan pria dengan sejuta kata-kata manis & puitis tapi ia pria yang cukup bertanggung jawab & dewasa, widia tersenyum mengingat momen-momen bersama bara, tiba-tiba seorang pria menyenggolnya mengagetkannya.


"woy...kesambet lo,....senyum-senyum sendiri"(kata suara tersebut)


Seketika lamunanya mebuyar, ia lalu menengok kearah pria yang mengagetkannya tadi yang tak lain adalah agung, sedang putra hanya cengengesan disebelah agung.


"aduhhhh jamilah,....lo gangguin gue aja si...ah"(kata widia)


"ya lo lagian ngapain senyum-senyum sendiri midun"(kata agung)


"auaaaaahhhhhh,....suka-suka kalian aja upin-ipin"(kata widia)


"lo lagi PMS ya wid,...ko misu-misu,...laper lo"(kata putra)


"ya lagian lo berdua ganggu orang lagi melamun yang indah-indah"(kata widia)


"dih....mikir mesum pasti ni kutu beras"(kata agung)


"hahahah,...sialan,...gue bukan lo ya yang suka mikir yang ngeres-ngeres"(kata widia) "ya udah yu cari makan, laper gue"(katanya lagi)


Mereka bertiga segera mencari makan siang dengan mengwndarai mobil milik agung.

__ADS_1


#safitri


"sayang makan yang banyak ya, ini habisin aja, mubazir lo kalo gak dimakan"(kata abimana)


"ini banyak banget sayang, kamu mau bikin aku makin gendut"(kata safitri)


"gakpapa sayang abang tetap cinta ko sama ade biarpun ade gendut"(kata abimana)


"gombal"(kata safitri)


"eh ini abang gak gombal sayang,...lagian inikan demi kesehatan anak kita didalam perut ade, orang gendut waktu hamilkan wajar sayang"(kata abimana)


"oke,...oke,...aku habisin tapi abang juga bantu habisin"(kata safitri)


Setelah menghabiskan makanannya ia segera menuju kamarnya untuk membaringkan dirinya, suaminya juga membaringkan diri disebelahnya sambil memeluk pinggangnya & menciumi perutnya serta mengajak berbicara anak mereaka, saat ini kepala suaminya berhadapan tepat dengan perutnya karena mereka berbaring berhadapan.


"hallo anak papa,...apa kabarnya disana sayang, sehat-sehat ya nak, papa gak sabar pengen ketemu"(kata abimana sambil terus mencium perut safitri)


Ia hanya tersenyum melihat tingkah suaminya yang mengajak ngobrol anak mereka dalam perutnya.


"sayang aku gak balik kekantor boleh gak,...kayanya aku ngantuk, lagian sudah aku kerjain semua ko tadi kerjaan aku"(kata safitri)


"ade jadi mau ijin gak balik ni sayang"(kata abimana)


"iya sayang, sekali-sekali boleh lah"(kata safitri)


"kalo gitu abang ijinin deh, abang juga sekalian ijin temanin ade"(kata abimana)


"ye kenapa ikut ijin juga sayang, nanti dicari anak buaj loh"(kata safitri)

__ADS_1


"gakpapa sayang, kasian ade sendiri dirumah nanti kalo ada apa-apa gimana,...ya udah ade tidur aja ya istirahat biar abang ijin dulu"(kata abimana)


Siang ini tiba-tiba ia enggan untuk kembali kekantornya, kebetulan tugasnya sudah ia selesaikan semua jadi tidak perlu hawatir jika siang ini ia harus ijin tidak kembali kekantor.


__ADS_2