Polwan Cantik

Polwan Cantik
#47


__ADS_3

" terimakasih ya, maaf sudah nabrak " (kata Safitri menunduk membenarkan sandalnya yang terlepas dari kakinya)


" haii, lo gak papa? " (kata pria yabg ditabrak Safitri)


" gue gak, eh, lo kan yang semalam " (kata Safitri belum sempat melanjutkan kata-katanya karena kaget)


" mm masih inget ya, gue Bara, lo ? " (kata Bara memperkenalkan diri lagi sambil menyodorkan tangannya)


" aduh sial kenapa ketemu lagi si sama ni cowok "(gumam Safitri dalam hati sambil terus melihat Bara)


" hei, hallo, kok bengong, nama gue Bara, nama lo siapa? " (kata Bara mengulang)


" nama gue bunga " (kata Safitri)


" gak nyangka ya kita ketemu lagi " (kata Bara)


" hehehe, iya gak nyangka " (kata Safitri)


" lo sering kesini ??, lo kesini sama temen lo yang kemaren? " (kata Bara)


" gue baru dua kali kesini " (kata Safitri)


Saat sedang mengobrol dengan bara mas Har melihat kearah Safitri, Safitri dipanggil oleh mas Har dengan isyarat tangan mas Har melambai ke Safitri, terlihat jelas ada raut cemas diwajah mas Har melihat adiknya mengobrol dengan pria lain.


" eh sory ya, gue kesana dulu udah dipanggil tuh " (kata Safitri menunjuk kearaha mas Har)


" lo pergi sama orang itu " (kata Bara)


" iya, da, duluan ya Bara " (kata Safitri sambil ter senyum)


Ia segera berjalan cepat tanpa menengok tidak ingin Bara mengikutinya & kepo terlalu jauh.


" untung mas Har manggil aku, aku sudah berdoa supaya gak ketemu dia, kenapa masih aja ketemu lagi disini, sial, malu gue " (gumam Safitri dalam hati)

__ADS_1


" sial dua kali ditempat yang sama ketemunya juga tuh orang lagi pula " (Safitri masih bergumam dalam hati)


Safitri sudah berada disamping mas Har & menggandeng tangan mas Har yang masih dalam posisi mengantri, masih ada beberapa orang lagi didepan, antrian lumayan panjang, safitri melihat kearah Bara yang masih terpaku memandang kearahnya.


" tuh cowok temen kamu nduk? " (kata mas Har


" bukan mas, Safitri gak kenal " (kata Safitri)


" tapi tadi kamu ngobrol sama dia, dia juga masih liatin kamu tuh " (kata mas Har)


" tadi Safitri gak sengaja nabrak dia mas, terus dia malah nolongin, narik tangan Fitri biar gak jatuh, orangnya sudah pergi belum mas? " (kata Safitri)


" sudah pergi dia Nduk, oh gitu, mas pikir teman sekolah mu dulu " (kata mas Har)


" bukan mas, dua kali tuh ketemu disini mas, kemaren malam juga pas jalan sama Ega sama Risya, Safitri gak sengaja gandeng tangannya, Safitri kira tangannya Ega kalau gak Risya, habis dia juga diam aja " (kata Safitri)


" loh kamu juga aneh Nduk, gak liat kah memamngnya? " (kata mas Har)


" lucu kamu Nduk " (kata mas Har)


" malu tau mas salah gandeng orang ditempat umum, berharapa gak ketemu malah ketemu lagi " (kata Safitri)


" hahahahahahaha " (kata mas Har hanya tertawa)


Sekarang giliran antrian mereka, beberapa makanan & minuman sudah mereka bawa, kini mereka sudah berada dimeja mereka yang sudah ada mba Juni & Revi, diletakannya makanan & minuman yang telah dibawa tadi, mereka segera menyantap makanan & minuman tersebut dengan menikmati suasana malam yang gemerlap dengan lampu-lampu berkelap kelip seperti bintang.


#*Bripka Abimana Prasetiya


Dirumah Bripka Abimana yang masih dengan suasana ramai, saat ini hanya ada orang tuanya & keponakannya dirumahnya, sedangkan kakaknya & kakak iparnya sedang keluar bersama Bripda alyin & bripda Aidan. Tidak lama Bara pun pulang & masuk kedalam rumah dengan memasang wajah tidak enak.


" Lo kenapa dek, pulang dari jalan muka lo asem gitu, lo ada masalah? " (kata Abimana)


" kamu kenapa sayang? " (kata mama)

__ADS_1


" dek, lo kenapa sih? " (kata Abimana lagi karena tidak mendapat jawaban)


" Bara kamu kenapa? " (kata papa ikut kuatir)


Bara hanya diam & melenggang pergi masuk kekamar, kamar yang ditempati oleh Bripka Abimana juga.


" kamu susul adek mu Bi, tanya dia kenapa " (kata papa kuatir)


" iya pa, biar Abi aja yang tanya Bara, papa mama disini aja temanin Ikiy " (kata Abimana)


Bripka Abimana segera mendatangi Bara kekamar, ia yakin sedang terjadi sesuatu dengan adiknya, ia segera membuka pintu kamar lalu masuk & menutupnya lagi, ia duduk di tepi ranjang.


" Lo kenapa sih dek, pulang jalan bukannya heppy kaya kemaren, lo ada masalah " (kata Abimana)


" gue kesel bang " (kata Bara)


" kesel kenapa lo dek?, cerita sama abang " (kata Abimana)


" gue malam ini ketemu cewek yang kemaren lagi bang " (kata Bara)


" ya terus, kenapa lo kesel, kan harapan lo nemuin cewek itu sudah terlaksana dek " (kata Abimana)


" ya gue kesel bang, ternyata cewek itu sudah ada cowoknya, om-om pula " (kata Bara sedikit mengeraskan suaranya)


" hahahahahahahah, lo ceritanya patah hati dek " (Abimana hanya tertawa)


" gue gak patah hati, gue cuman kesel kalah saing sama om-om, gila ya cewek jaman sekarang, nyesel gue mati penasaran sama tuh cewek " (kata Bara)


" hahahahahaha, mungkin lo bukan tipenya, ayo muka lo biasa aja gak usah begitu, malu kalo yang lain pada tau " (kata Abimana)


" ck lo bang, malah ngetawain gue " (kata Bara)


Bripka Abimana tidak menyangka adiknya kini sedang patah hati, ia jadi penasaran seperti apa wajah wanita yang sanggup membuat patah hati adiknya, karena biasanya adiknyanlah yang selalu menolak wanita.

__ADS_1


__ADS_2