Polwan Cantik

Polwan Cantik
#67


__ADS_3

Malam hari di asrama SPN sperti biasa mereka mempelajari pelajaran akademik, banyak-banyak mencatat agar tidak lupa untuk dihapalkan. Banyak calon bintara polwan yang sesekali menguap karena keabisaan seminggu dirumahnya dengan tidur cepat, beberapa menit lagi pelajaran akademik akan selesai sekitar setengah jam lagi, ia masih tetap fokus memperhatikan penjelasan para gading didepan, ia masih semangat karena pelajaran akademik sangat mudah masuk kedalam otaknya.


Safitri memang sangat mudah mengafal pelajaran, tidak diragukan jika ia memiliki nilai tinggi saat lulus sekolah. Waktu sudah menunjukan pukul 09.00 malam pelajaran akademik pun berahir, kegiatan malam ini juga diahiri dengan apel malam terlebih dahulu, seperti biasa Safitri berada dibarisan depan. Setelah apel dibubarkan mereka segera masuk ke barak untuk beristirahat.


" ya tuhan, otak gue buntu, gak bisa ngapalin ini banyak banget " (kata Fira)


" gue juga gak sanggup, banyak banget, lo gimana gampang ngapalinnya sih Fit " (kata Naya)


" hebat ya Safitri, cantik pinter pula " (kata Adila)


" gue bisa ngapal tapi ga semua kaya lo Fit, gue kaget loh waktu lo maju buat nyebutin semua tadi gak baca buku catatan " (kata Widia)


" gue takjup, itu otak ramnya berapa, bisa encer gitu " (kata Adila)


" gak ngerti juga kok gue gampang ngapalinnya, tau-tau hapal aja "(kata safitri)


" hhhmmm, ini nih Bintara yang gak cuman ngandalin tampang, selain cantik juga pinter, coba Lo ikut audisi putri Indonesia " (kata Fira)


" hi ngasal, pede banget gue kalau sampe ikut audisi putri Indonesia, ya sudah yo tidur, jangan terlambat kita bangun jam 03.30 pagi loh " (kata Safitri)


" yuks " (kata Naya)

__ADS_1


Merekapun segera memejamkan mata, Safitri memang memejamkan matanya tapi ia belum juga bisa tertidur, ia masih mengingat suasana kebersamaannya dengan kedua orangtuanya, bersama sahabatnya, terlebih dengan kekasihnya yang baru beberapa hari menjadi tunangannya, teringat momen-momen manis bersama kekasihnya, ingatan itu membuatnya tiba-tiba merindukan kekasihnya.


" udah biasa sama-sama selama satu minggu jadi aneh rasanya kalau jauh gini " (gumam Safitri dalam hati)


" i love u sayang, jaga hati kamu buat aku ya " (gumam Safitri dalam hati)


#*Bripka Abimana Prasetiya


Saat ini ia berada dirumah orang tuanya, ia berada dikamarnya, sudah jam sepuluh malam tapi ia enggan memejamkan mata, ia rindu sosok kekasihnya, ia tau jika esok ia akan melihat kekasihnya selama dua hari tetapi ia tidak akan bisa mencium atau memeluknya seperti saat diluar SPN, ditatapnya layar ponselnya ada foto Safitri yang sudah beberapa bulan ia pasang menjadi walpeper ponselnya, foto itu sangat manis ditmabah lagi ia tersenyum membuatnya semakin manis.


Bripka abimana tersenyum mengingat beberapa hari belakangan tingkah Safitri sangat lucu, entah itu ekspresi malunya, entah itu ekspresi cemburunya, tidak menyangka tiga bulan membuatnya semakin cinta dengan Safitri & ia juga tidak menyangka Safitri juga sangat mencintainya, semoga keseriusan mereka berdua akan berahir bahagia.


Abimana membuka galeri ponselnya, ia menggeser beberapa foto kekasihnya, lumayan untuk mengusir sedikit rasa rindunya. Bripka Abimana berfikir akan menghubungi Bripda Alin yang saat ini, karena sudah pasti adik sepupunya saat ini sedang berada di asrama SPN.


***call name Alin


""""tut"""""tut""""tut"""""


" halo assalamualaikum bang " (kata Bripda Alin)


" wa'allaikumsalam, lo belum tidur kan? " (kata Abimana)

__ADS_1


" kali ini lo beruntung bang, gue belum ngantuk " (kata Bripda Alin)


" ada kabar apa hari ini? " (kata Abimana)


" ya masih sama seperti hari sebelum agenda IBL, cewek Lo semakin berprestasi, sebelum kegiatan pagi tadi Randito tebar pesona ke Safitri tapi cepat-capat gue samperin biar dia gak genit-genit sama cewek Lo " (kata Bripda Alin)


" aih bikin gue makin cemuburu dengernya, ini tugas lo Lin, inget!!!!, kalau lo gak bisa jadiin Randito pacar lo, gue pastiin lo sama dia bakal gue kirim ke desa terpencil " (kata Abimana agak kesal)


" is jangan lah bang, sabarlah adek lo ini lagi cari cara buat dekatin Randito " (kata Bripda Alin)


" oke gue percaya " (kata Bripka Abimana)


" bang lo beruntung dapat Safitri, dia sayang banget sama lo bang, waktu istirahat siang tadi kita berdua sedikit ngobrol, gue tanya kedia seberapa seriusnya dia sama hubungn kalian berdua, dia berharap kalau suatu saat nanti dia sama lo bang bakal nikah, lo harus jaga baik-baik cewek lo bang, dia bisa jaga hatinya buat Lo, kalau Lo gak bisa jaga hati Lo ya Lo sendiri yang bakal rugi toh banyak di luaran yang beneran ngantri " (kata Bripda Alin)


" stop Lin, Lo pikir gue gak serius sama cewek gue, kalau emang gue mau main-main gak sampe segininya sampe gue nyuruh Lo ada disitu, lagian gue sayang banget sama Safitri, gue juga berharap gue bisa nikah sama dia " (kata Abimana)


" gue bakal jaga Safitri kok disini bang, lo jangan khawatir " (kata Bripda Alin)


" terimakasih Lin " (kata Abimana)


" gue gak mau ada yang ganggu hubungan kalian berdua bang siapapun itu bakal gue tentang kalau niatnya ngerusak kebahagiaan kalian berdua " (kata Alin)

__ADS_1


__ADS_2