Polwan Cantik

Polwan Cantik
#20


__ADS_3

4hari kemudian....


Dalam posisi siap Safitri berada dibarisan paling depan sesuai tinggi badan & yang paling pendek dibelakang, dibawah terik matahari pagi yang masih malu-malu untuk mengeluarkan sinarnya Safitri & calon polwan lainnya mengenakan baju kebesaran pasalnya baju itu memang sangat longgar & kebesaran tidak seperti seragam yang dipakai oleh polwan. Dengan sedikit menyipitkan mata Safitri mencoba mengingat & mengenali pria yang telah memakai seragam lengkap menuju barisan, ia yakin pria itu adalah instruktur mereka hari ini, Safitri terus memperhatikan dari kejauhan apakah pria yang ia lihat adalah orang yang sudah ia kenali dalam ingatan. Sampai akhirnya pria itu telah berdiri tepat di depan barisannya, pria itu tersenyum kepadanya.


" Assalamuallaikum, selamat pagi semua " (kata pakpol yang sudah ada didepan)


" Wa'allaikum salam, pagi "(kata mereka bersama)


" apa sudah siap latihan hari ini " (kata pakpol itu lagi)


" siap sudah "(kata mereka bersama lagi)


" sebelum kita mulai, perkenalkan saya Bripda Randito Dwi Mahendra yang bakal jadi instruktur hari ini membantu para instruktur, para gading, & pengasuh hari ini " (kata Bripda Randi)


Benar saja jika pria berseragam polisi lengkap didepannya ini adalah pria yang ada dipikirannya tadi, pria ini adalah cinta pertamanya Dito yang tak lain mantan pacarnya ketika masih duduk dibangku sekolah menengah atas. Safitri tidak mau ambil pusing dengan kehadiran Dito yang menjadi instrukturnya, bagi Safitri saat ini yang lebih penting adalah ia mengikuti pendidikannya dengan baik, karena mengingat perjalanannya saat tes untuk sampai diposisinya saat ini prosesnya tidak mudah tes yang ia jalani sangatlah panjang & rumit. Safitri mengumpulkan semangatnya kembali ia berusaha membanggakan kedua orang tuanya sesuai janjinya, ia harus mendapatkan nilai yang baik, ia tidak mau main-main setelah sampai disini.


Masih seperti hari sebelumnya hari ini kegiatan yang dilakukan masih sama seperti kegiatan beberapa hari yang lalu, tes fisik dimulai dari push up & seterusnya. Wangi khas tanah dibalik rerumputan sangat menyengat di hidungnya, saat ini ia & semua calon polwan telah tidur tengkurap dengan mencium bumi, sambil menyanyikan lagu syukur, air mata telah menetes saat lagu disenandungkan, dirinya begitu terharu tak menyangka bisa sampai ditahap ini.


#* Di rumah safitri

__ADS_1


" yah, rindu ya yah sama Safitri? " (kata ibu)


" ah ibu ini, baru juga 4hari anak kita pergi bu, ibu ini kalau kata anak muda lebay "(kata ayah)


" ha, lebay apa itu yah, ayah tau-tau aja bahasa anak muda " (kata ibu)


" lebay itu berlebihan bu, ya kaya ibu ini, belum sebulan anaknya pergi sudah rindu katanya " (ayah)


" ayah kan kerja gak dirumah, ibu yang sudah terbiasa hari-hari sama Safitri, lagian ayah memang gak kangen sama anak kita?? " (kata ibu)


" ya, kangen sih bu " (kata ayah menggaruk kepalanya yang tidak gatal)


#* Safitri


" ah, gila rasanya gue gak kuat " (kata Fira)


" lo kenapa Fir??? "(kata Widia)


" badan gue rasanya kaya remuk, sakit semua bergerak ke sana sakit kesini sakit, latihan yang sungguh menyiksa " (kata Fira dengan muka capeknya)

__ADS_1


" ayo lo harus semangat, gak gampang buat ada disini kan, bahkan kita perlu ngalahin banyak saingan "(Safitri memberi semangat)


Sama-sama berada di asrama membuat Safitri tidak ingin mendengar temannya merasa tidak sanggup melaksanakan pendidikannya, ia tidak ingin teman-temannya berputus asa, seketika sesi memberi semangat terhenti karena Adila.


" eh lo jangan putus asa, ayo semangat kaya gue, soalnya ada pakpol Guanteeeeng " (kata Adila)


" giliran cowok ganteng aja lo nomer satu giliran suruh merayap sama jalan jongkok lo kaya keong " (kata Fira)


" ye biarin, tapi memang Bripda Randi ganteng banget loh, gue mau lo jadi pacarnya " (kata Adila)


" gue juga mau jadi pacarnya " (kata Naya)


" emang kalian berdua aja yang mau, gue juga mau kali jadi pacarnya Bripda Randi, gue rela deh jadi pacarnya yang kesekian yang penting jadi pacarnya aja hati gue udah seneng, berasa ada Syurga gitu " (kata Fira)


" dih apaan berasa di syurga, mati dong udah lo " (kata Naya)


" amit-amit " (kata Fira)


" kalian cuman pengen jadi pacar doang sampe rebutan si, lah gue yang jadi calon bininya diem-diem aja dari tadi " (kata Widia)

__ADS_1


Safitri hanya menggelengkan kepalanya karena tingkah teman-teman sebelah tempat tidurnya ini, saat ini mereka masih berada di lapangan sambil menunggu beberapa menit lagi sampai kegiatan siang ini selesai. Para Calon Bintara Polwan saat ini telah duduk bersantai sambil mengobrol satu sama lainnya, hal saat ini nantinya pasti akan menjadi ingatan yang indah, pengalaman berharga yang tidak bisa dilupakan, ditempat yang baru dengan teman yang baru pula.


__ADS_2