
#*Bripda Randito Dwi Mahendra
Dia berdiri disisi para bintara polwan yang sedang latihan baris berbaris, sudah satu minggu ia tidak pernah melihat bripda alin setelah menyatakan cinta padanya, ia sangat merasa bersalah karena menyangka dia adalah seorang lesbi & sengaja mendekati Safitri karena menyukai Safitri, dia sangat tidak enak hati karena memberinya julukan rubah licik.
" kenapa gue terlalu begoo, bisa-bisanya anggap cewek kaya Alin itu lesbi, segala julukin dia rubah licik, apa dia gak masuk selama satu minggu ini gara-gara sakit hati sama omongan gue " (gumam Bripda Randito dalam hati)
"lo kenapa Ran, ngelamun gitu? " (kata Bripda Sofiyan menepuk punggung bripda randito)
" oh gak papa " (kata Bripda Randito)
" lo kesepian ya gak ada Alin seminggu ini, hahahaha " (kata Bripda Sofiyan)
" memang siapa Alin? " (kata Bripda Randito)
" gak ada Alin gak ada temen lo berantem kan, hahahahah " (kata Bripda Sofiyan)
" gue malah bersyukur dia gak ada disini " (kata Bripda Randito)
" lo jangan gitu Ran, benci jadi cinta lo lama-lama sama Alin, gue sumpahin lo jatuh cinta sama dia, hahahahaha " (kata Bripda Sofiyan)
" amit-amit, mending gue jadi perjaka tua " (kata Bripda Randito)
" hahahahahaha, tapi lo cocok lo sama dia " (kata Bripda Sofiyan)
" ah sudah lah gue gak mau dengar soal dia lagi " (kata Bripda Randito)
Ia berlalu pergi meninggalkan Bripda Sofiyan menuju barisan para calon bintara polwan, diperhatikannya Safitri yang masih fokus dengan kegiatannya, siapa saja yang melihat Safitri pasti akan jatuh cinta kepadanya, begitu juga pria hidung belang yang mengaku sudah mempunyai tunangan tapi masih saja menggoda Safitri ia sungguh tidak menyangka seorang komandan berpangkat bripka seperti abimana adalah seorang pria hidung belang yang tidak setia.
#*Andriawan Abara Brilian
__ADS_1
Baru saja ia sampai dirumah setelah seharian berada disekolah, ia masuk kedalam rumah setelah memarkirkan motor sportnya, dibukanya handle pintu masuk kedalam rumah, suasana rumah sangat sepi, mama papanya sedang ada pertemuan diluar, ia segera menaiki tangga menuju kamarnya, sebelum ia masuk kedalam kamarnya ia membuka handle pintu kamar tamu untuk memeriksa apakah Bripda Alin masih ada dikamarnya, dilihatnya kedalam kamar ternyata kamarnya telah kosong, lalu ia masuk kekamarnya melemparkan tasnya kesembarang tempat lalu merebahkan badanya keatas tempat tidur. Diambilnya smartphonenya disaku celananya, lalu ia segera menhubungi Bripda Alin.
****call name mba Alin
""""tut"""""tut""""tut""""""
" hallo assalamualaikum dek " (kata Bripda Alin)
" wa'allaikumsalam mba " (kata Bara)
" kenapa de? " (kata Bripda Alin)
" Lo balik mba? " (kata Bara)
" iya de, gue balik dulu keasrama SPN, gue sudah satu minggu gak disana, lo kesepian ya gak ada gue? " (kata Bripda Alin)
" emang lo gak punya teman sampe kesepian, lo main gih sana kerumah temen lo, nongkrong dimall ke, dikafe ke, lo kan cowok masa ngurung diri si dek, biasa juga lo pergi main dulu, pulang gak tepat waktu, bude sama pakde selalu klabakan bingung mau nyari lo dimana " (kata Bripda Alin)
" gue lagi males mba, gue lebih nyaman dirumah beberapa hari ini " (kata Bara)
" lo berubah gara-gara Safitri kan?, hmmmmm bara-bara, bingung musti bilang apalagi sama lo " (kata Bripda Alin)
" lo gak perlu bilang apa-apa lagi mba " (kata Bara)
" lo pikir kegilaan lo itu wajar de, masih banyak perempuan lain dek selain Safitri, selain itu semenjak beberapa hari stelah kepulangan lo dari acara pertunangan bang Abi lo juga agak jaga jarakkan dari bang Abi " (kata Bripda Alin)
" mm " (kata Bara)
" buat sementara lo fokus aja belajar, lima bulan lagi lo ujian kelulusan kan, setelah itu lo baru pikir baik-baik " (kata Bripda Alin)
__ADS_1
" kalo gitu sudah dulu mba, gue mau istirahat " (kata Bara)
Bara mematikan sambungan telponnya, ia akhir-akhir ini memang telah menjauhi kakaknya, komunikasi juga sudah jarang ia lakukan padahal selama ini ia sangat dekat dengan bripka abimana.
#* Safitri
Kegiatan hari ini telah usai waktu menunjukan pukul 03.30 sore, safitri & calon bintara lainnya tengah beristirahat & menunggu adzan sholat ashar berkumandang.
" eh Safitri sama Widia jago lo baris berbaris " (kata Fira)
" coba dong lajarin kita " (kata Naya)
" peragain aja dulu, lo sama Widia Fit, soalnya kalian berdua gerakannya kompak " (kata Adila)
" ayo barengan ah masa kita berdua aja ya Fit " (kata Widia)
" kita mau liat dulu " (kata Fira)
" yuk Fit " (kata Widia)
" mm, lo kasih aba-aba Nay " (kata Safitri)
" siap grak, lencang kanan grak, tegak grak, jalan ditempat grak " (kata Naya memberi aba-aba)
" nah kompakan lo mereka ya, kakinya juga sejajar loh " (kata Fira)
" keren loh ya " (kata Adilla)
Safitri memperagakan baris berbaris bersama Widia kepada ketiga temannya, jelas saja mereka berdua sangat terlihat baik mereka berdua adalaha purna paskibraka.
__ADS_1