
Siang ini pukul 02.30 Safitri tengah menyambut kedua kakaknya & kakak iparnya yang sudah tiba dari perjalanan jauh, dipeluknya kakaknya & diciumnya pipi kanan kiri kakak-kakaknya ini, ia sangat rindu dengan kedua kakaknya & kakak iparnya serta satu keponakannya, ibu & ayah sedang tidak dirumah, mereka sedang pergi ke rumah pamannya. Safitri mengajak kakak & kakak iparnya masuk sambil mambantu membawakan barang.
" Nduk mana ibu sama ayah? " (kata mas Min)
" ke rumah paman mas " (kata Safitri)
" pantesan sepi Nduk " (kata mba Nunik)
" nduk kamu kenapa gosong gitu? " (kata mas Har)
" hehehe, disana kan Safitri dijemur mas kaya ikan kering, kamarnya sudah Safitri sama ibu bersihin kok mas biar gak berdebu, capek ya mas? " (kata Safitri)
" capek banget Fit, apalagi kaya mba Juni sama mba Nunik yang lagi berbadan dua " (kata mba Juni)
" istirahat aja dulu mba, nanti Safitri bikinin teh anget dulu ya " (kata Safitri)
" Nduk nanti sore ikut jalan-jalan sama mas Har yuk, mba Nunik mu nyidam pengen kulineran katanya? " (kata mas Har)
" bisa mas " (kata Safitri)
Safitri pergi ke dapur untuk membuatkan teh hangat, tidak terlalu lama ayah & ibu datang dari rumah paman, mereka sekarang duduk diruang keluarga melepaskan rindu, sudah lama mereka tidak berkumpul seperti ini, biasanya hanya setahun sekali, sebenarnya baru tiga bulan yang lalu mas Min pulang ke rumah & meminta ijin libur & sekarang dia meminta libur lagi, jika bukan karena Safitri adik tersayangnya mungkin ia tak kan meminta ijin lagi.
#* Bripda Randito Dwi Mahendra
Dilain tempat Bripda Randito berkali-kali berfikir untuk menghubungi Safitri, tapi ia ragu tidak ingin mengganggu waktu berlibur Safitri karena tak lama lagi ia juga akan kembali ke SPN. Dilihatnya foto-foto masa-masa sekolah dulu saat mereka masih menjadi sepasang kekasih, Bripda randito sangat mencintai Safitri bertahun-tahun ia berusaha melupakan cinta pertamanya itu tetapi semakin ia mencoba melupakan semakin juga tak bisa ia lupakan.
Kalau saja saat itu orang tuanya tidak mengajaknya pindah mungkin saat ini Bripda Randito masih bersama Safitri, saat itu tiba-tiba papanya dipindahkan tugas ke kota C sehingga mau tidak mau dia ikut bersama kedua orang tuanya, papanya adalah seorang tentara, ia tidak mengikuti jejak papanya menjadi seorang tentara karena papanya melarang, papanya hanya tidak ingin dia juga seperti papa yang harus pergi kesuatu tempat untuk berperang mempertaruhkan nyawa, jika ia & papanya sama-sama menjadi tentara & ditugaskan untuk berperang & gugur dimedan perang maka tidak ada teman mama kata papa karena Bripda Randito adalah anak satu-satunya.
" Ran lo dipanggil Aiptu Aryo " (kata Bripda Hasan
" gue aja nih? " (kata Bripda Randito)
" iya kan cuman lo aja yang ditugasin jadi instruktur di SPN " (kata Bripda Hasan)
" ok " (kata Bripda Randito)
Bripda Randito segera masuk kedalam rungan Aiptu Aryo untuk membahas tentang tugasnya di asrama SPN.
#*Bripka Abimana Prasetiya
Setelah selesai rapat ia memutuskan untuk pergi ke rumah Safitri, sudah dua hari dia tidak bertemu pada hal tadinya ia berencana akan segera pulang tapi niatnya tiba-tiba berubah, motor sport yang dikendarainya sudah melaju kearah rumah kekasihnya pada hal besok ia akan bertemu Safitri karena besok hari pertunangan mereka tetapi rasa rindunya tak terbendung lagi mengingat agenda IBL kekasihnya akan segera berakhir. Tanpa menunggu lama motor sport yang dikendarainya sudah sampai didepan rumah Safitri ia segera turun.
" assalamualaikum " (kata Abimana memberi salam)
Di halaman rumah kekasihnya telah terparkir sebuah mobil berwarna hitam yang menandakan didalam sedang ada tamu juga, terdengar suara jawaban dari dalam.
" wa'allaikumsalam " (jawaban dari dalam)
Dilihatnya kekasihnya berjalan dari arah dalam menuju kearah luar menemuinya.
" bang Abi, loh kok kesini bukannya, gak bilang-bilang lagi " (kata Safitri sambil tersenyum)
" kangen sayang makanya langsung kesini " (kata Abimana sambil memegang tangan Safitri & mencium keningnya)
" bang masuk yuk, ada kakak aku didalam baru datang sekalian aku kenalin " (kata Safitri)
Ia segera masuk kedalam rumah bersama Safitri, didalam ruang keluarga ramai berkumpul orang tua kekasihnya & kakak-kakaknya.
" eh nak Abi, ayo sini duduk gabung " (kata ibu)
" iya Bu " (kata Abimana)
" ini calonnya Safitri Har Min " (kata ayah mengenalkan Abimana kepada kakaknya Safitri)
" baru pulang dari kantor ya langsung kesini? " (kata mas Har)
__ADS_1
" iya mas, soalnya kalau pulang dulu takut ke sorean malah gak sempet kesini " (kata Abimana)
" tugasnya dimana Bi? " (kata mas Min)
" di polres mas, sudah sekitar 3 tahunan lah disini " (kata Abimana)
" jadi sebelumnya tugasnya dimana? " (kata mas Har)
" saya pindahan sih sebenarnya mas, jadi habis naik pangkat langsung dipindah kesini karena disini kekurangan personel " (kata Abimana).
Akhirnya tanpa terasa satu jam sudah berjalan hanya duduk karena asik mengobrol di rumah kekasihnya waktunya pamit pulang.
" Bu pak kayanya Abi harus pulang sekarang nih, takut kesorean " (kata Abimana)
" baru bentaran Bi sudah mau pulang aja " (kata mas Har)
" iya mas takutnya di rumah juga ditunggu, kalau begitu saya pulang dulu ya pak, Bu, mas, mba " (kata Abimana)
" iya Bu, hati-hati dijalan " ( mereka bersamaan)
" assalamualaikum " (kata Abimana)
" wa'allaikumsalam " (kata mereka bersama)
Ia berjalan kearah luar rumah bersama kekasihnya, setelah berada didepan rumah ia juga berpamitan kepada Safitri.
" mau ikut gak sayang? " (kata Abimana)
" gak dulu ya sayang " (kata Safitri)
" masih kangen loh sayang, peluk dong " (kata Abimana)
" ya udah peluk sini " (kata Safitri sambil masuk kedalam pelukan Abimana)
" ya udah sayang Abang pulang dulu ya " (kata Abimana sambil mencium kening Safitri)
" love u beib " (kata Abimana)
" love u to sayang " (kata Safitri)
Setelah berpamitan segera melajukan motor sportnya dengan kecepatan sedang menuju arah luar gang. Jam telah menunjukkan pukul 05.30sore, jalanan masih sama tetap ramai seperti biasanya, sekitar tiga puluh menit perjalanan akhirnya ia sampai juga dirumahnya.
Dirumahnya suasana sudah sangat ramai tidak seperti biasanya, ia telah disambut oleh teriakan dari keponakan satu-satunya anak dari mba Reina & mas Bagas.
" om komandan " (kata Rizky sambil berlari meminta gendong)
" aduh sayang jangan lari-lari nanti jatuh, om komandan mu itu capek sayang baru pulang " (kata mba Reina)
" ikiy kangen sama om komandan mami " (kata Rizky)
" om juga kangen sama ikiy " (kata Abimana sambil menggendong & mencium keponakannya)
" dek lo gak usah gendong Ikiy de, turunin aja dia, lo pasti capek baru pulang " (kata mba Reina)
" Ikiy sini sama papi sayang, om komandan capek sayang baru pulng " (kata mas Bagas)
" gak papa ko mas, kan sudah lama gak ketemu Ikiy " (kata Abimana)
" ya lo nya sih sibuk dek gak pernah nyempetin waktu buat pulang " (kata mba Reina)
" ya, gak bisa mba disini tugas Abi banyak gak bisa sembarangan mau main pulang aja " (kata Abimana)
" kalo gak banyak tugas udah terbang tuh dia ke SPN mba, yakin mah gue " (kata Bripda Alin)
" pejuang cinta mah abang lo Lin " (kata mba Reina)
__ADS_1
" berjuang mah berjuang mba tapi jangan ngorbanin anak buah dong " (kata Bripda Alin)
" lo merintah-merintah Alin yah dek? " (kata mba Reina kepa Abimana)
" gue cuman kasih dia tugas kecil mba Reina " (kata Abimana)
" tugas kecil apaan, bang Abi nyuruh Alin macarin instruktur polisi disana tuh mba " (kata Bripda Alin)
" ahhh, tugas lo cerdik Bi, pengertian banget Lo sih Alin jomblonya gak habis-habis, baik banget Lo suruh Alin biar punya pacar, hahaha " (kata mas bagas)
" iya kan mas, gue nugasin dia buat macarin instrukturnya cewek gue biar dia gak jomblo terus, kasian gue sama dia, bisa-bisa masuk ke on the sprot 7 wanita jomblonya gak habis-habis, hahahaha " (kata Abimana)
"mas Bagas sama bang Abi sama aja nih suka banget ngebuli Alin, mba tolong Alin mba " (kata Bripda Alin)
" hahahaha, lo kayanya harus lakuin tugas abang lo kali ini Lin, gue gak mau lo jadi perawan tua " (kata mba Reina memeluk Alin)
" tuh mba Reina aja dukung gue kok " (kata Abimana)
" Aidan mana Bi, kok gak keliatan? " (kata mas Bagas)
" Aidan tadi nelpon gue katanya mau pulang dulu, tadi kan habis antar mama papa " (kata Abimana)
" dek mama papa bawa mobil loh, katanya mau kerumah teman papa yang ada disini pumpung lagi disini katanya " (kata mba Reina)
" pantesan, Abi pikir mama papa dikamar lagi istirahat, Bara ikut mama papa juga mba?" (kata Abimana)
" gak Bi, tuh Bara ada dibelakang katanya nunggu lo " (kata mas Bagas)
Perbincangan yang sangat panjang sebelum Bripka Abimana pergi keteras belakang untuk menemui Bara.
" lo nunggu gue dek " (kata Abimana)
" lo gak jalan lagi kan bang? " (kata Bara)
" iya gue gak jalan kok, lo mau pake motor? " (kata Abimana)
" iya bang, gue nebeng motor lo lagi ya " (kata Bara)
" nih kuncinya, jangan lupa gps lo aktifin dek, nanti papa khawatir lagi sama lo, ribet " (kata Abimana)
" siap bang " (kata Bara)
" jangan buat onar ya " (kata Abimana)
" iya bang tenang aja, gue cuman mau cari cewek semalam kok " (kata Bara)
" emangnya yakin bakal ketemu lagi " (kata Abimana)
" hati gue bilang gitu " (kata Bara)
" ok, gue masuk dulu kalo gitu, mau mandi gue gerah " (kata Abimana)
ini profilnya mas har sama mba juni
ini profilnya mas min sama mba nunik
ini profilnya revi anaknya mas min & mba nunik
__ADS_1
ini profilnya mas bagas & mba reina serta rizky anak mereka