Polwan Cantik

Polwan Cantik
#65


__ADS_3

Saat ini safitri telah berada dimobil menuju asrama SPN bersama mama & papa Bripka Abimana, sekitar dua jam yang lalu setelah pesawat yang ia naiki bersama kekasihnya serta Widia terbang & mendarat tepat pukul 12.00siang & disana sudah ada papa & mama serta bara. Mobil melaju dengan cukup laju mengejar waktu agar tidak terlambat sampai ketempat tujuan, mobil dikemudikan oleh kekasihnya & dia duduk disamping kekasihnya, sedang kan mama & papa duduk dibangku tengah jadi bara & widia duduk dibangku belakang.


" mama sama papa gak capek naik mobil sejauh ini? " (kata Safitri)


" enggak sayang, sudah biasa, yakan pa? " (kata mama)


" iya Fit, mama kan sering ikut papa kalau papa ada pertemuan bisnis di kota lain naik mobil " (kata papa)


" lo gak tanya gue capek atau gak? " (kata Bara)


" lo keliatan sehat ko " (kata Safitri)


" emang lo mabuk perjalanan dek? " (kata Abimana)


" engga bang " (kata Bara singkat)


" Bi kamu pulang kerumah papa kan? " (kata papa)


" iya pa, tapi Abi mau ke apartemen dulu ambil seragam Abi pa " (kata Abimana)


" jadi berapa hari kamu disini sayang? " (kata mama)


" dua sampe tiga hari mungkin ma " (kata Abimana)


Perjalanan demi perjalanan telah dilalui, tidak terasa gerbang SPN telah nampak dari kejauhan.


" ahhhhhhh, gerbang penjara kita sudah nampak " (kata Widia)


" lucu kamu Wid " (kata papa)


" hehehe, iya om " (kata Widia)


" kenapa? " (kata Abimana sambil melihat kearah Widia)


" emmmm, iya komandan? " (kata Widia)


" maksut bang Abi kenapa lo bilang SPN kita penjara Wid? " (kata Safitri menjelaskan)

__ADS_1


" oh, ya soalnya penuh penyiksaan, latihan fisik kaya penyiksaan rasanya, apalagi kita salama disana benar-benar terkurung kaya dipenjara " (kata Widia)


" hahaha, bener juga sih kamu Wid " (kata mama)


" apa adek juga ngerasain di SPN kaya dalam penjara sayang? " (kata Abimana)


" bisa jadi, tapi kalau aku ngerasanya sama kaya waktu dikarantina paskibraka sih, cuman diSPN lebih banyak lagi latihan fisiknya, ya kan Wid? " (kata Safitri)


" bukan lagi Fit, war biasa pokoknya latihan fisiknya, benar-benar banyak, gue malah ngerasa kaya di dalam penjara, hihihi " (kata Widia)


" emang lo pernah dipenjara? " (kata Bara)


" ya gak lah, dasar anak kecil, itu cuman perumpamaan aja, orang didalam penjara kan terkurung " (kata Widia)


" ck, gue bukan anak kecil " (kata Bara)


" terus apa?, lo kan masih sekolah, jelas lo dibawah umur,. dibawah umur sama aja anak kecil, hahahahah " (kata Widia)


" hahahah, Bara sudah 17 tahun Wid, kalo kata bang Aidan baru beberapa bulan dia punya KTP " (kata Safitri)


" lo tau dariman dek kalau cuman beda 10bulan dari Safitri? " (kata Abimana)


" asal tebak aja bang " (kata Bara berbohong)


Mereka telah sampai diasrama SPN, koper Safitri & Widia sudah diturunkan, terlihat sudah mulai banyak calon bintara polwan yang sudah berdatangan, bagi yang diantar keluarga hanya bisa diantar sebatas pintu masuk gerbang saja & tidak boleh masuk kedalam, Safitri mulai berpamitan.


" ma,pa Safitri pamit ya, terimakasih sudah ngantarin sampai disini, oh iya ma Safitri titip cincin tunangan Safitri sama kalung dari mama ya sama mama, disini gak boleh make beginian ma " (kata Safitri sambil menyalami tangan & memeluk)


" oh iya sayang, nanti kalau sudah selesai pendidikan mama sama papa bakal jemput kamu lagi ya sayang " (kata mama)


" iya Fit lima bulan lagi biar papa sama mama yang jemput, kamu nginap dulu dirumah " (kata papa)


" iya pa, terimakasih ya pa " (kata Safitri)


" tante, om, bang Abimana, de Bara, terimakasih ya " (kata Widia)


" ih sok tua lo, panggil-panggil gue dek "(kata Bara)

__ADS_1


" huusttt Bara " (kata papa)


" makasi ya bang sudah jauh-jauh nemanin sampe disini " (kata Safitri sambil memeluk)


" iya sayang, yang semangat ya belajarnya dek, i love so much " (masih memeluk Safitri sambil mengelus punggung Safitri)


" me too sayang, tunggu aku lima bulan lagi ya komandan " (kata Safitri tersenyum sambil melepaskan pelukakannya)


" iya sayang, abang bakal nunggu adek " (kata Abimana tersenyum & mencium kening Safitri)


" hmmm " (kata Safitri tersenyum & menyalami tangannya)


" sehat-sehat ya sayang " (kata Abimana mengelus rambut kekasihnya)


" siap komandan, daa Bara pamit dulu ya sekolah bener-bener jangan suka bolos sama tawuran " (kata Safitri sambil menepuk pundak Bara)


" iya Fit "(kata Bara sambil tersenyum)


Safitri & Widia masuk kedalam asrama bersama, disana sudah ada para instrukur, para gading & pengasuh, juga sudah ada Bripda Alin yang tersenyum melihat kearahnya, ia beruntung ada sepupu tunangannya yang selalu memperhatikannya disini, setidaknya itu akan mengurangi rasa rindunya pada keluarganya.


Mereka segera masuk kedalam barisan meskipun banyak yang belum datang, tetapi teman akrab Safitri selama berada di asrama sudah berkumpul semuanya, Fira, Adila serta Naya. Sebelum keberangkatannya kesini Safitri telah berpesan kepada Widia untuk merahasiakan pertunangannya, mengingat mereka disini masih akan sangat lama.


" ih putihan ya selama dirumah, hahaha " (kata Naya)


" hahaha, iya pasti pada sibuk luluran ya " (kata Fira)


" jelas gue saban hari ke salon " (kata Naya)


" lo juga Fit luluran kaya mereka? " (kata Widia)


" mana ada, gue gak ada perawatan, soalnya gue mikir ntar balik kesini gosong lagi pasti, hahahaha " (kata Safitri)


" kita sepemikiran, hahaha " (kata Widia)


" eitss, stttttt, liat deh Bripda Randito ngeliatin lo lagi " (kata Naya kepada Safitri)


Safitri & keempat temannya ini bersama-sama menoleh kearah Bripda Randito, saat melihat Bripda Randito tersenyum padanya Safitri pun menganggukan kepalanya sambil membalas senyumnya. Tidak tau apa yang dipikirkan pria yang telah menjadi mantan kekasihnya sejak lama ini yang jelas ia hanya menganggapnya sebagai teman & sebagai senior semata.

__ADS_1


__ADS_2