
#*Bripda afrila alin aizahra
Pagi ini ia pukul 07.00 ia telah berada diSPN, ia memarkirkan mobilnya lalu pergi melangkah menuju ketempat kegiatan calon bintara polwan berlangsung, dilewatinya beberapa ruangan sebelum ahirnya ia masuk kedalam ruangan tempat calon bintara polwan melaksanakan kegiatan, didalam ruangan tersebut sudah ada bripda sofiyan & bripda randito beserta instruktur & para gading lainnya, ia melangkah melawati randito yang berdiri tidak jauh darinya, sekilas ia melihat bripda randito terkaget karena kedatangannya tetapi ia berlalu menghampiri bripda sofiyan.
" hallo semuanya " (kata Bripda Alin kepada calon bintara polwan)
" hai " (kata semuanya)
" hai, Sof " (kata Bripda Alin)
" nama gue Sofiyan Lin bukan Sof, dikira orang nama gue Sofi kalo lo manggilnya singakt gitu " (kata Bripda Sofiyan)
" hahahaha, terus lo mau dipanggil apa? " (kata Bripda Alin)
" panggil gue bang kek " (kata Bripda Sofiyan)
" hahahahaha, apa bangke " (kata Bripda Alin)
" hahaha, sialan lo, bau dong gue " (kata Bripda Sofiyan)
" hahahahah, lo yang bilang loh ya bukan gue " (kata Bripda Alin)
" eh, sttttt, liat tuh Randi ngeliatnya gitu banget ya, gue rasa dia memang cemburu sama gue " (kata Bripda Sofiyan)
" serem juga ya matanya ampe mau keluar, ah udah pura-pura aja gak liat " (kata Bripda Alin)
" lo rese datang-datng bikin rusuh, kemana aja lo? " (kata Bripda Sofiyan)
" hahahah, biarin, kalo gak ada gue paling lo hambar kan bareng Randi?, gue gak masuk ada tugas mendadak diluar " (kata Bripda Alin)
" berasa sayur loh gue hambar " (kata Bripda Sofiyan)
__ADS_1
" bener banget " (kata Bripda Alin)
Bripda Alin sengaja tidak menghiraukan Bripda Randito, ia memang berniat mengejar cinta Randito tapi bukan seperti wanita lainnya dengan cara menempeli kemanapun pria itu.
#*Bripda Randito Dwi Mahendra
" Dasar cewek aneh, berapa hari yang lalu katanya suka sama gue tapi begitu datang cuek sama gue, malah ketawa ketiwi disana sama Sofiyan, dasar biang onar " (gumam Bripda Randito)
Bripda Randito menatap heran kearah Bripda Alin sebisa itu dia bersikap biasa setelah mengungkapkan perasaannya kepada dirinya ia malah mengobrol akrab dengan Bripda Sofiyan, ada rasa kesal didalam hatinya sepertinya Bripda Alin seolah-olah memper mainkan perasaannya.
"segampang itu bilang suka keorang tapi segampang itu juga dia lupa, nih cwie pasti playgirl " (gumam Bripda Randito dalam hati)
" muak banget sih liatnya, gak perasaan banget diliatin, malah nyablak disana, pengen gue jambak tuh rambut " (gumam Bripda Randito)
#*Safitri
Ia mendapatkan giliran pertama tadi saat menghafal kedepan karena ini tidak menggunakan nomer urut melain kan sistem tunjuk atau acak, beruntung ia sudah menghafalnya sebelumnya ia tidak melupakan satu kata & satu nama pun saat menjawab.
" Safitri " (kata Bripda Randito)
" siap saya " (kata Safitri)
" siap iya ka " (kata Safitri)
Safitri membuka catatan berikutnya, ia mulai menghafal, suasana riuh para calon bintara polwan karena membaca & menghafal, begitu bising sehingga membuat konsentrasi siapapun pasti akan buyar, meraka sibuk sendiri-sendiri menghafalkan catatan mereka.
" Fit lo kapan ngapalnya sih?, kok tau-tau hapal aja? " (kata Adilla)
" dia mah gak perlu ngapal, sekilas liat aja langsung hapal " (kata Naya)
" jangan samakan ram otaknya dengan otak kita, ram dia itu sampe mbleber-mbleber " (kata Fira)
__ADS_1
" hahaha, kalo mau hapal dibaca bukan diliatin, yakan Fit? " (kata Widia)
" iya tuh catetan buat dibaca lo ya bukan buat telepati " (kata Safitri)
" hahahaha " (mereka bertiga tertawa)
Saat mereka bertiga tertawa sonta membuat gading & instruktur yang berada disana menatap kearah mereka.
" Safitri "(kata Bripda Sofiyan)
Namanya pun dipanggil oleh Bripda Sofiyan ia sungguh terkejut, ia pasti akan mendapatkan masalah lagi dengan Bripda Sofiyan, lagi & lagi.
" siap saya " (kata Safitri)
" apa fungsi kepolisian? " (kata Bripda Sofiyan)
" siap, untuk mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia " (jawab Safitri)
" ok, yang lain hapalkan jangan ngobrol " (kata Bripda Sofiyan"
" siap bang " (kata mereka semua)
" ah, nyaris gue, gue mulu kena sialnya si, sama bang Sofiyan mulu lagi, ngincer gua banget dia " (kata Safitri pelan)
" lo sih terlalu mencolok " (kata Widia)
" bukan gue kali, tuh sih Fira sama Adilla yang ketawanya nyaring " (kat Safitri)
" ssssttt, udah hapalin dari pada ditunjuk lagi lo " (kata Naya)
" hamsiong gue " (kata Safitri)
__ADS_1
Beruntung Safitri bisa menjawab pertanyaan dari Bripda Sofiyan, pertanyaan yang tidak terduga. Entah nasib sial apa yang menimpanya sehingga ia terus-terusan bermasalah dengan Bripda Sofiyan. Kali Safitri menghapalkan sejumlah nama petinggi di jajaran Polda, ia menghapalkan satu persatu nama & pangkatnya.
"hmmmm, ok gak terlalu sulit, masih sanggup dihapal " (gumam Safitri dalam hati)